MAJALENGKA – Muspika Maja melakukan penutupan dan penyegelan lokasi galian yang menjalani penambangan emas secara ilegal, di Blok Babakan Desa Nunuk Baru Kecamatan Maja Jumat (9/10). Kapolres Majalengka Yudhi Sulistiannto Wahid SIK melalui Kapolsek Maja AKP Udin Saepudin menjelaskan, informasi tambang emas ilegal di kawasan Desa Nunuk Baru itu berawal dari laporan masyarakat yang curiga dengan aktivitas penggalian tanah dengan cara vertikal di bawah permukaan tanah. Setelah diselidiki, ternyata di tempat itu terdapat aktivitas menambang dan menyaring biji-biji logam mulia. Karena sifatnya liar dan tidak berizin, petugas kemudian berkoordinasi dengan Muspika setempat serta aparatur desa untuk menutupnya. Lubang untuk menggali material yang akan disaring menjadi biji logam mulia di lokasi pertambangan itu disegel dan dipasang police line, berikut menyegel dan memasang police line alat kerja di lokasi pertambangan berupa alat-alat penggali dan penyaring biji-biji logam mulia. Ini diduga liar dan ilegal, karenanya berpotensi menimbulkan kerugian lingkungan dan kerugian pendapatan negara,” ujar kapolsek. Di lokasi penambangan emas ini, lubang yang digali secara vertikal tersebut bahkan sudah mencapai kedalaman 10 meter atau lebih. Sehingga dikhawatirkan bisa merusak kondisi alam dan lingkungan sekitar, karena pihaknya belum mendapat kepastian apakah metode itu merupakan cara standar penambangan logam mulia. Setelah diselidiki lagi, lokasi penambangan emas ilegal itu dikelola dan dijalankan oleh para penambang yang berasal dari Tasikmalaya. Sebab saat dilakukan penutupan, petugas berhasil mengamankan tiga orang operator bernama Suganda (46), Saher (43), dan Iwan (36), ketiganya warga Tasikmalaya. Sayangnya ketika melakukan penutupan dan penyegelan ini, petugas tidak berhasil mengamankan ketua proyek penambangan bernama H Ubad (50). Berdasarkan keterangan para pekerja tambang, ketua proyek penambangan sedang berada di Tasikmalaya. “Ketua rombongannya (proyek penambangan) saat digerebeg tidak ada di tempat, hanya kita amankan tiga orang operatornya saja. Mereka semua berasal dari Tasik, sengaja data ke desa ini karena mereka memperkirakan tanah di sini ada kandungan logam mulianya,” sebutnya. Sehingga petugas berencana memanggil ketua rombongan proyek penambangan emas itu agar bertanggung jawab. Penutupan lokasi penambangan emas ilegal akan dilakukan sampai tim terpadu dari Pemkab Majalengka turun, yang akan menyelidiki kelayakan daerah tersebut menjadi lokasi penambangan emas. (azs)
Tim Gabungan Segel Tambang Emas Ilegal
Sabtu 10-10-2015,15:43 WIB
Reporter : Harry Hidayat
Editor : Harry Hidayat
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Rabu 18-03-2026,14:41 WIB
Pemudik Jadi Sasaran Debt Collector, Polisi Bertindak Cepat di Cirebon: Aksi Perampasan Digagalkan
Rabu 18-03-2026,17:01 WIB
Motif Pelaku Penyiraman Air Keras Andrie Yunus, Simak Penjelasan TNI
Kamis 19-03-2026,03:01 WIB
Moonraker Cirebon Bagi 1.000 Takjil Jelang Lebaran, Ratusan Anggota Turun ke Jalan
Rabu 18-03-2026,19:52 WIB
Polisi Ungkap Pelaku Penyiraman Air Keras Aktivis KontraS, Pemerintah Beri Apresiasi
Rabu 18-03-2026,20:57 WIB
Detik-Detik Motor Pemudik Terbakar Saat Melintasi Cirebon, Satu Keluarga Selamat
Terkini
Kamis 19-03-2026,12:30 WIB
Makna Doa Malaikat Jibril yang Diaminkan Nabi Muhammad: Ada Peringatan Keras
Kamis 19-03-2026,12:01 WIB
Mengakhiri Perang Teluk, Mafuz Sidik: Trump Hadapi Empat Tekanan Berat
Kamis 19-03-2026,11:30 WIB
Ziarah Ramai, Penjualan Sepi: Potret Pedagang di Makam Buyut Trusmi Cirebon
Kamis 19-03-2026,11:03 WIB
Jaga Daya Beli Masyarakat, Pemerintah Tegaskan Tak Ada Kenaikan Tarif Listrik di Kuartal II 2026
Kamis 19-03-2026,10:24 WIB