SUMBER- SMAN 1 Sumber mencoba mencegah peredaran dan penggunaan narkoba di kalangan pelajar. SMAN 1 Sumber pun akhirnya menggandeng Badan Narkotika Nasional (BNN) untuk menggelar sosialisasi, kemarin (19/10). Setelah mendapatkan pemaparan tentang bahaya narkoba, dilakukan deklarasi dan penggalangan tanda tangan perangi narkoba. Kegiatan ini secara langsung dihadiri oleh Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Cirebon, Yayat Sosyana. Kepala SMAN 1 Sumber H Kosnadi A SPd MPd, para guru, staf dan dihadiri ribuan pelajar. Dalam sosialisasinya Yayat Sosyana mengatakan, pengetahuan terkait bahaya narkoba dan dampak buruknya di kalangan pelajar wajib disampaikan. Dengan mengetahui dampak buruk, maka pelajar akan berpikir ulang dan bisa menjauhi narkoba. “Kebetulan kali ini saya diundang langsung oleh pihak sekolah untuk memimpin upacara sekaligus memberikan pencerahan terhadap siswa terkait bahaya narkoba. Intinya agar mereka para siswa lebih paham lagi terkait bahaya naroba,” kata Yayat. Lebih lanjut, dijelaskan, narkoba dapat merugikan secara kesehatan dan hukum. Oleh karena itu para pelajar khususnya di SMAN 1 Sumber harus terhindar dari barang haram tersebut. Diakui Yayat, meski belum ada data akurat, namun dari 50 lembaga pendidikan yang diintervensi oleh BNN didapati pelajar yang mengonsumsi obat-obatan terlarang. “Kita belum tahu berapa persen pengguna berdasarkan usia dan status. Tapi di 50 lembaga pendidikan yang kita datangi. Ternyata banyak yang diketahui sudah mengonsumsi obat, meski bukan narkoba obat ini bisa merusak saraf, jantung dan ginjal,”ungkapnya. Sementara, Kepala SMAN 1 Sumber, H Kosnadi A SPd MMPd mengakui, kegiatan sosialisasi narkoba bukan kali pertama dilakukan. “Kita agendakan rutin, karena pertama kita di bawah pembinaan BNN. Kemudian kita juga menjadi sekolah ASBN, jadi kita akan terus gelar kegiatan serupa, supaya siswa dan siswi di lingkungan SMAN 1 terhindar dari narkoba,” terangnya. Guna mencegah penggunaan narkoba, kata Kosnadi, pihaknya sudah membentuk kelompok kerja (pokja) yang menjadi kepanjangan tangan BNN dan sekolah dalam memberikan pemahaman terkait bahaya narkoba. Hasilnya, selama ini belum ada yang terindikasi mengonsumsi narkoba. “Kita sering gelar razia dan menerapkan disiplin siswa. Bahkan kita juga membekali siswa dengan pengetahuan agama serta mewajibkan siswa menghafal dua ayat dalam sehari, hal ini untuk membentengi siswa supaya tidak terjerumus kedalam hal-hal yang negatif,”tuturnya.(via)
Ribuan Pelajar Perangi Narkoba
Selasa 20-10-2015,09:00 WIB
Reporter : Harry Hidayat
Editor : Harry Hidayat
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Selasa 24-03-2026,15:45 WIB
Puncak Arus Balik 2026: Kuningan-Cirebon Macet, Waktu Tempuh 3 Jam
Selasa 24-03-2026,04:01 WIB
Hindari Macet Saat Arus Balik, Kemenhub Minta Pemudik Atur Jadwal Pulang
Selasa 24-03-2026,06:07 WIB
ASEAN Bersinar! Indonesia, Vietnam, dan Singapura Lolos ke Piala Asia 2027
Selasa 24-03-2026,05:02 WIB
Momen Idulfitri, Prabowo Hubungi Mahmoud Abbas hingga Erdogan, Ini Pesan Pentingnya
Selasa 24-03-2026,09:20 WIB
Maarten Paes dan 2 Lainnya OTW Jakarta dan Update Ranking FIFA Indonesia Salip Malaysia
Terkini
Rabu 25-03-2026,03:01 WIB
Halal Bihalal Alumni SMP Muhammadiyah 2 Cirebon, Penuh Nostalgia dan Kehangatan
Rabu 25-03-2026,02:01 WIB
Dubes Arab Saudi Pastikan Haji 2026 Berjalan Normal, Ini Penjelasannya
Selasa 24-03-2026,22:00 WIB
Janji Normalisasi Irigasi Tak Kunjung Terealisasi, Warga Cibogo Cirebon Geram
Selasa 24-03-2026,21:01 WIB
Bangga Masuk Skuad Garuda di FIFA Series 2026, Beckham Putra Siap Buktikan Kualitas
Selasa 24-03-2026,20:46 WIB