Keputusan penting lain dalam rapat paripurna tadi malam adalah mengembalikan pembahasan PMN BUMN kepada komisi terkait. Artinya, meski RAPBN 2016 disetujui untuk disahkan menjadi undang-undang, PMN belum bisa dicairkan. Pencairan suntikan modal kepada BUMN akan dibahas dalam APBN perubahan (APBNP) nanti. Terkait penolakan pemberian PMN tersebut, Wakil Ketua Komisi VI (membidangi BUMN) DPR Farid Al Fauzi menyesalkan. Sebab, pada rapat sebelumnya di komisi VI, seluruh fraksi sudah sepakat dengan anggaran itu. “Saya menyayangkan anggaran PMN ini pada sidang paripurna masih ada yang menolak,” katanya dalam rapat paripurna, kemarin. Farid menyatakan, pihaknya juga telah memberikan waktu bagi setiap anggota komisi VI untuk membahas anggaran PMN bersama fraksi masing-masing untuk dikonsultasikan. Rapat paripurna dengan agenda pembahasan RAPBN 2016 kemarin dimulai pukul 10.00 dan diskors hingga pukul 17.00 untuk lobi fraksi karena Fraksi Partai Gerindra masih ngotot menolak RAPBN 2016. Rapat dibuka lagi pukul 20.30. Setelah sidang kembali dibuka, seluruh fraksi menyampaikan persetujuan terhadap RAPBN 2016. Wakil Ketua DPR Taufik Kurniawan yang memimpin sidang mengatakan, ketentuan tentang PMN BUMN tidak akan menjadi masalah dalam pengesahan RAPBN 2016 menjadi undang-undang. Menanggapi hasil sidang paripurna tersebut, Menkeu Bambang Brodjonegoro menyatakan, menerima segala masukan yang disampaikan anggota dewan terkait APBN 2016. Termasuk anggaran PMN yang disepakati untuk ditahan dulu sebelum pembahasan APBNP 2016. “Pokoknya, semua undang-undangnya posturnya tidak berubah. Yang ditahan atau ditunda adalah pelaksanaan PMN, dibahas dulu oleh komisi terkait dan pemerintah,” katanya usai sidang paripurna, tadi malam. Tuntasnya pengesahan APBN 2016 tidak lepas pula dari lobi tingkat tinggi dengan partai politik. Kemarin dini hari, saat rapat pemerintah dengan banggar diskors sekitar pukul 01.00, Bambang bersama Staf Ahli Menkeu yang juga politikus PDIP Arief Budimanta menemui Ketua Umum Gerindra Prabowo Subianto di sebuah lokasi. “Yang penting kita sama-sama sudah sepakat. Ya, saya mau ketemu siapa saja, boleh dong. Hak-hak saya,” ujar Bambang. (ken/jpg)
Modal Bumn Dibahas Di APBNP
Sabtu 31-10-2015,11:46 WIB
Reporter : Harry Hidayat
Editor : Harry Hidayat
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Jumat 30-10-2026,05:09 WIB
Timnas Indonesia Batal Lawan Yordania di FIFA Matchday November 2026, Timur Tengah Tak Kondusif
Jumat 30-10-2026,07:25 WIB
5 Rekomendasi Mobil Bekas Murah untuk Kerja Harian, Mulai dari Sedan hingga City Car Terbaik
Jumat 30-10-2026,04:10 WIB
Tiga Pemain Timnas Indonesia Terancam Dicoret Jelang FIFA Matchday, Herdman Siapkan Skuad Piala Asia 2027
Jumat 30-10-2026,04:01 WIB
Cicil Emas di Pegadaian Bisa Dapat Mobil Listrik BYD Atto 1, Simak Ketentuannya
Jumat 30-10-2026,04:07 WIB
4 Rekomendasi Tanaman Hias Indoor yang Ramah Pemula, Cocok untuk Mempercantik Interior Rumah
Terkini
Jumat 30-10-2026,22:14 WIB
Dekorasi Alami yang Hemat Tempat, 5 Tanaman Minimalis Hias Ini Bisa Jadi Pilihan Menarik
Jumat 30-10-2026,22:11 WIB
Inilah 5 Tanaman Minimalis Hias yang Cocok untuk Hunian Modern dan Ruangan Terbatas, Cocok untuk Pemula
Jumat 30-10-2026,22:05 WIB
Bikin Interior Rumah Lebih Menarik, Ini 6 Tanaman Minimalis Hias yang Tidak Butuh Banyak Tempat
Jumat 30-10-2026,22:02 WIB
Tak Perlu Lahan Luas, 5 Tanaman Minimalis Hias Ini Bisa Mempercantik Sudut Rumah
Jumat 30-10-2026,21:57 WIB