Idelanya 5 Persen dari Dana yang Disalurkan KUNINGAN - Meski dana Program Keluarga Harapan (PKH) yang disalurkan kepada 32 kecamatan dan berjumlah puluhan miliar Rupiah, tapi dana pendamping dari APBD Kuningan masih minim. Ini terbukti, dari tahun ke tahun dana yang dialokasikan oleh Pemkab Kuningan tidak sesuai. Dari data yang dimiliki oleh Koordinator PKH, Endi Suhendi, dana pendamping untuk tahun 2016 hanya Rp400 juta. Dana ini masih jauh, bahkan kalau dihitung, baru satu persen dari dana yang disalurkan ke Kuningan. Pihaknya sudah berupaya maksimal untuk mengajukan agar dinaikkan. Tapi selalu tidak direalisasi. “Yang saya dengar Rp400 juta. Meski kecil harus bisa dimanfaatkan. Mudah-mudahan tahuh depan bisa lebih besar lagi dialokasikan,” ucap Endi kepada Radar. Menanggapi belum sesuainya dana pendamping dari daerah untuk program PKH, menurut Direktur Jaminan Sosial Kemensos RI, Dr M Royani, tidak menyalahi aturan. Namun idelanya adalah 5 persen. “Mungkin Kuningan hanya mampu segitu. Maka, biar lah, yang penting ada,” ucap Royani pada acara program Askesos (Asuransi Kesejahteraan Sosial) bagi penerima PKH, akhir pekan lalu. Sekadar mengingatkan, pada tahun ini semua Keluarga Sangat Miskin (KSM) di tiap kecamatan menerima dana PKH. Untuk tahun 2015 ada penurunan jumlah dana bantuan. Di mana, dari semula untuk yang anaknya bersekolah di SMP/MTs Rp1 juta menjadi Rp750 ribu. Andi, salah seorang sarjana pendamping menunjukkan Surat Keputusan Mensos RI Nomor 23/HUK/2015 tanggal 26 Maret tentang Indeks dan Komponen Bantuan PKH yang Terjadi Perubahan. Dalam surat itu diterangkan komponen bantuan yang mengalami penurunan, yaitu alokasi dana untuk SD/MI dari semula Rp500 ribu menjadi Rp450 ribu. Begitu juga untuk bantuan anak peserta pendidikan SMP/MTs, dari semula Rp1 juta menjadi Rp750 ribu. Sedangkan untuk tahun ini, dari semula untuk anak peserta pendidikan SMA/MA tidak teralokasi, tahun ini diberikan anggaran Rp1 juta. “Untuk bantuan yang Rp1 juta belum bisa cair pada tahap pertama, mungkin bisa pada tahap selanjutnya. Dengan begini, dari mulai anak balita hingga SMA, ditanggung oleh negara,” ucap Andi, yang membenarkan pada tahun ini 32 kecamatan semua terbagi. (mus)
Dana Pendamping PKH Minim
Senin 07-12-2015,09:00 WIB
Reporter : Harry Hidayat
Editor : Harry Hidayat
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Kamis 30-07-2026,20:31 WIB
Timnas Indonesia Bawa 23 Pemain ke Thailand, Tiga Bintang Dipastikan Absen Kontra Timor Leste
Jumat 31-07-2026,08:09 WIB
Cocok Jadi Mobil Pertama! Ini 5 Rekomendai City Car Bekas yang Terjangkau dan Masih Nyaman dipakai
Jumat 31-07-2026,06:10 WIB
Entah Kebetulan atau Setingan, Duel Indonesia VS Malaysia Terulang Kembali di Turnamen FIFA ASEAN Cup 2026
Jumat 31-07-2026,07:45 WIB
Kabin Lega dan Mesin Bandel, Toyota Kijang Innova V Diesel 2014 Bekas Masih Diburu dengan Harga Stabil
Jumat 31-07-2026,16:00 WIB
Daftar Mobil Keluarga 7 Penumpang Terlaris 2026, Ini Pilihan MPV dan SUV Terbaik untuk Harian
Terkini
Jumat 31-07-2026,18:32 WIB
Pos Kamling Kembali Aktif, Satpol PP Majalengka Tingkatkan Patroli Demi Lingkungan Aman
Jumat 31-07-2026,18:15 WIB
Cari Mobil Keluarga Murah? Mobil Bekas 60 Jutaan Ini Muat Banyak Penumpang, Irit, Nyaman dan Siap Touring
Jumat 31-07-2026,18:00 WIB
5 Rekomendasi Tablet RAM 8GB Terbaik, dengan Harga Terjangkau Bisa Produktif, Gaming & Nonton Film
Jumat 31-07-2026,17:45 WIB
Harga Bersahabat Bukan Satu-satunya Keunggulan, 6 Mobil Toyota Bekas Ini Punya Kabin Luas dan Mesin Awet
Jumat 31-07-2026,17:30 WIB