KUNINGAN – Hasil kunjungan lapangan yang dilakukan Komisi III DPRD ditemukan adanya kualitas pembangunan saluran irigasi yang kurang baik. Saat ditinjau, tampak adanya rembesan air di tembok saluran. Ini merupakan hasil temuan di Desa Tajur Buntu Kecamatan Pancalang. Hal itu diakui Ketua Komisi III, H Ujang Kosasih MSi sepulangnya dari kunjungan kerja (kunker), kemarin (4/1). Hari itu merupakan agenda kunjungan ke Kecamatan Pancalang dan Pasawahan. Pada saat di Tajur Buntu, pihaknya menemukan kondisi pembangunan saluran irigasi yang memerlukan perbaikan kembali. “Ada yang kurang bagus di Tajur Buntu. Kami langsung meminta untuk segera diperbaiki. Ada rembesan air di tembok. Cuma dikit sih. Tapi kita kan minta kualitas yang bagus,” ujar politisi yang belum lama ini terpilih kembali jadi ketua DPC PKB Kuningan itu. Sedikitnya empat titik kegiatan pembangunan dan perbaikan irigasi yang ditinjau Komisi III waktu itu. Dari keempat titik tersebut, selebihnya dinilai memenuhi standar kualitas yang baik. Seperti Irigasi Cicerem dan Cikebo di Desa Kaduela Kecamatan Pasawahan. “Malah bagusnya, selain dapat dimanfaatkan sebagai saluran irigasi, temboknya itu bisa digunakan sebagai jalan sawah bagi para petani. Saya kira secara keseluruhan sih pembangunannya terbilang bagus,” ucapnya. Ujang mengakui, dana yang dihabiskan untuk pembangunan irigasi tersebut cukup besar. Tiap titiknya, ada yang mencapai Rp500 juta, Rp600 juta dan ada pula yang berangka Rp700 juta. Anggaran tersebut bersumber dari APBD provinsi. “Sebetulnya agenda kunjungan ini sudah kami rencanakan pada akhir Desember. Tapi karena terpotong masa reses dan juga masa libur pergantian tahun, maka baru kami laksanakan mulai hari ini,” sebut Ujang. Setelah dari Pancalang dan Pasawahan, hari ini (5/1) akan dilanjutkan ke beberapa kecamatan di Dapil V. Hari berikutnya melakukan kunjungan ke Kebun Raya Kuningan (KRK) sekaligus meninjau jalan baru Sampora-Cilimus-Panawuan, beserta irigasinya. “Nah setelah selesai semuanya, baru kita akan melakukan roadshow ke seluruh lokasi galian C, termasuk lokasi galian pasar di Cipancur yang belum lama ini menelan korban jiwa,” ungkapnya. (ded)
Irigasi Tajur Buntu Kurang Berkualitas
Selasa 05-01-2016,09:00 WIB
Reporter : Harry Hidayat
Editor : Harry Hidayat
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Senin 12-10-2026,05:07 WIB
Rekomendasi 7 HP Kamera Bagus 2026, Desain Modern dan Cocok untuk Konten
Senin 12-10-2026,03:21 WIB
Dari Juara Hingga Cedera, Imbas FIFA ASEAN Cup 2026, Ole Romeny Diparkir Oleh Fortuna Sittard
Senin 12-10-2026,02:21 WIB
Kecil-kecil Cabai Rawit, Ini 10 Mobil City Car Bekas Mungil, Kapasitas Mesin 1.5L Gede, Berikut Punya Turbo
Minggu 11-10-2026,18:02 WIB
Timnas Indonesia Naik ke Peringkat 116 Dunia, Juara ASEAN Cup 2026 dan Lewati Lima Negara UEFA
Senin 12-10-2026,05:53 WIB
Tak Perlu HP Mahal! Ini 5 Pilihan Smartphone RAM Besar untuk Multitasking
Terkini
Senin 12-10-2026,17:01 WIB
Timnas Indonesia Bakal Hadapi Dua Negara pada November 2026, Ini Bocoran Lawannya
Senin 12-10-2026,16:46 WIB
Cara Mengetahui Kadar Karat Emas Perhiasan Sebelum Dijual
Senin 12-10-2026,16:31 WIB
Luka Bakar Terasa Perih? Gel Lidah Buaya Bisa Membantu, tetapi Perhatikan Hal Ini
Senin 12-10-2026,16:22 WIB
Jangan Tertipu Angka RAM HP! Ini Bedanya RAM Fisik dan Virtual RAM
Senin 12-10-2026,16:10 WIB