JAKARTA – Salah satu masalah dalam pendaftaran haji adalah akses. Calon jamaah haji (CJH) harus menempuh perjalanan ke kantor Kementerian Agama (Kemenag) di ibukota kabupaten. Padahal Kemenag memiliki jaringan Kantor Urusan Agama (KUA) di kecamatan, yang lebih dekat dengan masyarakat. Kemenag menggulirkan wacana membuka akses pendaftaran haji di tingkat KUA. Jika rencana ini berhasil diterapkan, CJH tentu tidak perlu repot-repot keluar tenaga dan ongkos ke ibukota kabupaten. Kasubdit Pendaftaran Haji Kemenag M. Noer Alya Fitra mengatakan, wacana membuka pendaftaran haji di KUA adalah inovasi yang bagus. Sebab KUA merupakan perwakilan Kemenag di kecamatan. “KUA adalah ujung tombak layanan Kemenag di daerah-daerah,” jelasnya. Dengan inovasi itu, masyarakat sudah tidak perlu lagi repot-repot ke ibukota kabupaten untuk sekedar mendaftarkan haji. Meskipun begitu pejabat yang akrab disapa Nafit itu, mengatakan inovasi membuka pendaftaran haji di KUA perlu penguatan yang maksimal. Misalnya untuk urusan pegawai. Menurutnya rata-rata Kemenag hanya memiliki dua orang pegawai permanen. Jika tidak diperkuat kapasitasnya, bisa kewalahan meladeni pendaftaran haji yang trennya meningkat setiap tahun. Selain itu kelengkapan teknis seperti komputer dan jaringan internet untuk sistem komputerisasi haji terpadu (siskohat) harus tersedia. Pakar haji dari UIN Syarif Hidayatullah Dadi Darmadi mengatakan rencana Kemenag membuka layanan pendaftaran haji di KUA harus diapresiasi. Namun dia mengingatkan Kemenag pusat harus benar-benar mempersiapkan dengan matang implementasi rencana itu. “Persiapan tidak sekedar mengirim perangkat komputer dan sambungan internet saja,” jelasnya. Lebih dari itu Dadi mengatakan Kemenag harus menyiapkan kapasitas pegawai di KUA. Sebab selama ini layanan dominan di KUA hanya pencatatan nikah dan pendidikan madrasah saja. Dia tidak ingin informasi-informasi pendaftaran haji untuk masyarakat justru menurun kualtiasnya ketika disampaikan oleh petugas di KUA. Menurut Dadi pendampingan penyiapan kapasitas petugas haji di KUA memang cukup berat. Pasalnya jumlah KUA nyaris sama dengan jumlah kecamatan di Indonesia. Dia mengusulkan supaya Kemenag di kabupaten/kota menggandeng perguruan tinggi Islam setempat untuk pendampingan petugas haji di KUA. “Sekali lagi untuk inovasi pelayanan publik, rencana Kemenag ini harus kita apresiasi,” pungkasnya. (wan)
Sedang Dibahas, Daftar Haji Boleh di KUA
Rabu 11-05-2016,15:19 WIB
Reporter : Dian Arief Setiawan
Editor : Dian Arief Setiawan
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Sabtu 31-10-2026,18:29 WIB
Hasil Kualifikasi Moto3 Malaysia 2026: Veda Ega Pratama Start dari Baris Ketiga
Sabtu 31-10-2026,14:36 WIB
Tips Praktis Mencairkan Bunga Es Kulkas 1 Pintu Tanpa Merusak Evaporator
Sabtu 31-10-2026,22:00 WIB
Taisei Marukawa Cetak Gol Penentu, Persija Gagal Curi Poin dari Dewa United
Sabtu 31-10-2026,19:01 WIB
Banjir Rendam Jalan Depan SMAN 1 Lemahabang Cirebon, DPUTR Lakukan Normalisasi Saluran
Sabtu 31-10-2026,20:01 WIB
Rekomendasi 9 Mobil Bekas di Bawah 100 Juta, Buat Harian atau Bepergian Jauh, Konsumsi BBM Segini, Irit?
Terkini
Minggu 01-11-2026,12:37 WIB
FIFA ASEAN Cup 2026 Masih Berbuntut, FAM Terus Kejar Kejelasan Tambahan Waktu Indonesia vs Bangladesh
Minggu 01-11-2026,12:31 WIB
Usai Memayu Buyut Trusmi, DLH Turunkan 10 Personel dan Dua Armada
Minggu 01-11-2026,12:07 WIB
Honor X8e Bawa Baterai 7.700mAh, Kamera 108MP dan IP69K, Bisa Bertahan Berapa Hari?
Minggu 01-11-2026,11:33 WIB
5 Rekomendasi Mobil Bekas Murah untuk Keluarga, Pilihan Nyaman dengan Kabin Luas
Minggu 01-11-2026,11:00 WIB