JAKARTA - Kementerian Luar Negeri (Kemenlu) bersama Panglima TNI saat ini sedang membahas intensif bagaimana teknis pemulangan kembali empat sandera kelompok Abu Sayyaf ke Tanah Air. Belum pasti kapan waktunya. Menteri Luar Negeri (Menlu) Retno Marsudi hanya menegaskan, pemulangan dilakukan segera. ”Sekarang fokusnya memastikan mereka sehat. (Soal pemulangan, red) sedang berembuk bagaimana kita mengembalikan para sandera,” ungkapnya. Disinggung terkait proses pembebasan dan siapa kelompok penyandera, Retno menolak memperinci. Dia mengatakan, hal itu menjadi tidak penting. Sebab, fokus utama pemerintah membebaskan WNI dalam kondisi selamat sudah berhasil. “Alhamdulilah keempat itu sudah dapat. Posisi sudah dengan otoritas Filipina tapi tim Indonesia sudah di sana,” paparnya. Kabarnya, pembebasan para sandera tak lepas dari peran Moro Nasional Liberation Front (MNLF). Informasi yang dihimpun Jawa Pos (radarcirebon.com group) menyebutkan, pemimpin MNLF Nur Misuari terlibat aktif sejak awal upaya pembebasan. Informasinya para pembajak yang dipimpin Alan Bagade dengan nickname Rambo tersebut sempat meminta uang tebusan PHP 50 juta (Rp 15 miliar). Namun, Nur Misuari bersikukuh tak ingin membayarnya. Inilah yang kemudian menjadi penyebab proses negosiasinya menjadi agak alot. Bahkan, kabarnya sempat ada opsi Nur Misuari untuk mengerahkan kekuatan bersenjatanya membebaskan keempat sandera tersebut. Namun, kemudian jalan negosiasi yang tetap menjadi opsi utama upaya pembebasan tersebut. Nur Misuari sendiri belum bisa dikontak. Sebab, dia kini menjadi salah satu buronan pemerintah Filipina terkait kerusuhan berdarah di Zamboanga pada September 2013 lalu. Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo enggan berkomentar banyak terkait bagaimana proses pembebasan dan posisi keempat WNI tersebut saat ini. Begitu juga Kepala Badan Intelijen Negara (BIN), Sutiyoso. “Saya tidak tahu, tanya Menlu (Menteri Luar Negeri),” tutur pria yang biasa disapa Bang Yois itu singkat. (byu/far/mia/JPG)
WNI Bebas karena Tebusan? Ini Penjelasan Menlu
Kamis 12-05-2016,08:30 WIB
Reporter : Husain Ali
Editor : Husain Ali
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Rabu 18-03-2026,14:41 WIB
Pemudik Jadi Sasaran Debt Collector, Polisi Bertindak Cepat di Cirebon: Aksi Perampasan Digagalkan
Rabu 18-03-2026,12:07 WIB
Kecelakaan Beruntun di Simpang Pemuda Cirebon, Pemudik Hamil Luka-luka
Rabu 18-03-2026,17:01 WIB
Motif Pelaku Penyiraman Air Keras Andrie Yunus, Simak Penjelasan TNI
Rabu 18-03-2026,12:33 WIB
Arus Mudik Alami Perlambatan di Tol Cipali KM 129, Ini Penyebabnya
Rabu 18-03-2026,19:52 WIB
Polisi Ungkap Pelaku Penyiraman Air Keras Aktivis KontraS, Pemerintah Beri Apresiasi
Terkini
Kamis 19-03-2026,08:01 WIB
Pria Diduga ODGJ Ngamuk di Tol Palikanci Cirebon, Polisi Bergerak Cepat
Kamis 19-03-2026,05:29 WIB
Pohon Besar Tumbang di Rumah Dinas Walikota Cirebon, Nyaris Timpa Area Sekitar
Kamis 19-03-2026,05:00 WIB
Unik! Polisi Cirebon Bagi Takjil dan Boneka untuk Pemudik di Pos Pam Pemuda
Kamis 19-03-2026,04:30 WIB
Promo Lebaran! Pajak Kendaraan di Jawa Barat Diskon 10 Persen
Kamis 19-03-2026,04:03 WIB