BANDUNG – Menjelang Pekan Olah Raga Nasional (PON) XIX/2016, Pemprov Jawa Barat melaui Komite Olah Raga Nasional Indonesia (KONI) Jabar, terus berupaya melakukan pembenahan baik. Di antaranya pembentukan karakter atlet maupun memberikan latihan tambahan bagi atlet yang akan bertanding di setiap cabang olah raga (Cabor). Ketua Koni Jabar Akmad Syaifudin mengatakan, guna mewujudkan impian Jabar Kahiji, pihaknya menggagas acara Sambung Rasa. Harapannya, bisa lebih mempererat masyarakat Jabar dalam mendukung atlet yang akan bertarung dan mewujudkan keinginan masyarakat menjadi juara umum pada PON XIX/2016. ”Untuk mewujudkan Jabar Kahiji, saya sangat mengharapkan adanya dukungan dari semua masyarakat Jabar,” tegas Akmadusai Sambung Rasa di Hotel Savoy Homan, Jalan Asia Afrika, Kota Bandung, kemarin (16/5) malam. Akhmad memaparkan, saat ini pihaknya sedang melakukan pembenahan dan memberikan latihan bagi para atlet di setiap cabor. Menurut dia, ada 44 cabor dengan jumlah atlet 1.166 atlet. Berkaca dari itu, Akhmad berharap, selain dukungan moral, juga dibutuhkan adanya doa restu dari semua. ”Sehingga semua bisa lancar, mudah dan selamat. Dengan doa dan dengan petuah orang tua, pasti apa pun yang dicita-citakan bisa tercapai,” ujarnya. Akhmad menegaskan, Koni Jabar terdiri atas lima komponen. Di antaranya, akademisi, doktor, politisi, aktifis, hingga tentara. Berlandaskan itu, maka tujuan Jabar Kahiji harus bisa tercapai. Sebab, itu merupakan pertaruhan Jabar sebagai tuan rumah pelaksanaan PON XIX/2016. ”Persiapan dalam meraih Jabar Kahiji sudah kami siapkan sejak empat tahun lalu,” jelasnya. Pada kesempatan yang sama, Gubernur Jabar Ahmad Heryawan dalam sambutannya yang dibacakan Sekda Jabar Iwa Karniwa memaparkan, setelah 55 tahun menunggu akhirnya Jabar menjadi tuan rumah. Untuk itu, kesempatan ini harus bisa dimanfaatkan dengan baik: target Jabar Kahiji tercapai. ”Kami sebagai pemerintah, sangat berharap dukungan dari semua masyarakat Jabar,” paparnya. Terpisah, Ketua Umum Paguyuban Pasundan Didi Turmudji menegaskan, kegiatan yang dihelat kemarin sesuai dengan visi dan misi Yayasan Pasundan. Salah satunya dengan memberikan beasisiswa bagi para atlet yang berprestasi di Jabar. ”Kami akan memberikan beasiswa bagi atlet yang berprestasi. Baik tingkat SMP, SMU, D3, S1,S2, maupun untuk S3,” tegas Didi. Rifanty Dwi Kahfiani, salah seorang atlet tenis lapang memaparkan, dalam menghadapi PON nanti, pihaknya telah bersiap diri baik dengan latihan rutin. Dia bahkan mengklaim, menghabiskan waktu 36 jam seminggu hanya untuk berlatih. ”Lawan yang paling berat menurut saya dari Jakarta dan Jawa Timur,” ungkap atlet yang telah berhasil meraih prestasi juara 1 ganda jnternasional junior grate B1 ini. (dn/rie)
55 Tahun Menunggu Jabar Kahiji
Selasa 17-05-2016,12:19 WIB
Reporter : Dian Arief Setiawan
Editor : Dian Arief Setiawan
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Selasa 29-09-2026,09:19 WIB
Suzuki Ertiga Gen-1 Bekas Masih Layak Dibeli? Simak Kelebihan dan Kekurangannya
Selasa 29-09-2026,09:08 WIB
Suzuki Ertiga Bekas vs Avanza dan Xpander, Ini Kelebihan dan Kekurangannya
Selasa 29-09-2026,05:03 WIB
Yaya Carya Warga Cirebon Teridentifikasi, Ini Daftar 16 Korban KM Virgo Transport 8
Selasa 29-09-2026,05:45 WIB
Tips Membeli Mobil Mitsubishi Xpander Exceed Bekas, Rilisan Tahun Muda, Spek 7 Seater Pas Buat Keluarga
Selasa 29-09-2026,08:49 WIB
Syarat Timnas Indonesia Lolos ke Final FIFA ASEAN Cup 2026, Ini 3 Skenario Terbaik
Terkini
Rabu 30-09-2026,02:01 WIB
Batuk Pilek Meningkat di Kuningan, Anak-anak Jadi Kelompok yang Diwaspadai
Rabu 30-09-2026,00:00 WIB
Tanaman Minimalis Hias yang Sedang Jadi Favorit, Nomor 6 Cocok untuk Ruangan Sempit
Selasa 29-09-2026,23:02 WIB
Tanaman Minimalis Hias Ini Cocok untuk Rumah Kecil, Nomor 4 Paling Menarik dan Banyak Dicari
Selasa 29-09-2026,22:40 WIB
7 Tanaman Minimalis Hias yang Mudah Dirawat, Cocok untuk Pemula di Rumah, Yuk Simak
Selasa 29-09-2026,22:00 WIB