KESAMBI- Tensi para birokrat Pemkot Cirebon sepertinya bakal naik turun. Walikota Cirebon Nasrudin Azis kembali melontarkan pernyataan soal mutasi. Azis mengatakan segera melakukannya dan bakal menyentuh semua eselon di lingkup Pemkot Cirebon. “Semua eselon akan kena,” kata Azis, kemarin. Azis juga seperti ingin melontarkan warning kepada semua pejabat bahwa mutasi itu akan digelar dalam waktu dekat. Waktunya bisa awal atau akhir Juni. Jika dilakukan di Juni, berarti saat ini Azis sedang menimang-nimang nama-nama yang akan digeser atau yang akan promosi. Mutasi, khususnya untuk eselon III dan IV, kata Azis, dilakukan untuk mengisi kekosongan kursi. Sementara untuk eselon II, dilakukan sebagai langkah penyegaran karena ada pejabat yang sudah cukup lama berada di posisinya saat ini. Hanya saja, walikota yang juga politisi Demokrat ini belum mau membocorkan nama-nama yang bakal digeser. Nama-nama itu sudah dikantongi walikota dari hasil usulan BK-Diklat yang sebelumnya dibahas bersama Sekda Asep Dedi. Sepanjang siang kemarin, sudah beredar nama-nama, terutama beberapa eselon II yang disebut-sebut masuk daftar mutasi alias daftar geser-geser posisi. Ada nama Asisten Pemerintahan Moch Korneli, Kepala Dinas Pendidikan DR H Wahyo MPd, Direktur RSUD Gunung Jati Heru Purwanto, Kepala Dinas Kesehatan Edy Sugiarto, serta Kepala Disperindag Agus Mulyadi. Dari nama-nama itu, Heru Purwanto dan Edy Sugiarto serta Agus Mulyadi yang cukup santer beredar di lingkungan balaikota. Heru disebut-sebut masuk staf ahli. Pertimbangannya, Heru sudah cukup lama menduduki kursi direktur RSUD Gunung Jati. Posisi Heru kemungkinan diganti oleh Edy Sugiarto, dan posisi Edy sendiri digantikan oleh Agus Mulyadi. “Ya, tapi itu tergantung Pak Azis. Harusnya wartawan sudah tahu lah. Udah ah, jangan banyak nanya, nanti bocor,” elak salah satu pejabat saat berbincang dengan Radar, kemarin. Sebelumnya, Sekda Asep Dedi mengatakan BPK telah menyelesaikan tugasnya melakukan audit di Kota Cirebon. Berakhirnya audit BPK, walikota akan fokus untuk mengumumkan pejabat-pejabat yang mendapatkan promosi untuk mengisi kursi eselon III dan eselon IV. “Rencananya akan ada pengumuman mutasi, hanya saja waktunya kapan itu semua terserah beliau (walikota, red),“ ungkap Asep kepada Radar, Rabu lalu (11/5). Asep sendiri tak menyinggung geser-geser eselon II. Menurut dia, fokus mutasi kali ini mengisi posisi eselon III dan IV. Alasannya karena ada yang pensiun dan meninggal dunia sehingga menyebabkan kekosongan di beberapa posisi struktural. (abd)
Eselon II Geser Tempat, Ada yang Bakal Masuk Staf Ahli
Rabu 18-05-2016,15:15 WIB
Reporter : Dian Arief Setiawan
Editor : Dian Arief Setiawan
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Sabtu 14-03-2026,23:15 WIB
Berkah Lebaran 2026, 20 Mobil Andi Rent Car Majalengka Ludes Disewa Pemudik
Sabtu 14-03-2026,20:02 WIB
Heboh! Pria Lansia Ditemukan Meninggal di Trotoar Lampu Merah Rajawali Cirebon
Minggu 15-03-2026,02:01 WIB
Ratusan Tukang Becak dan Sopir Angkot Cirebon Dapat Kompensasi Rp1,4 Juta Jelang Mudik Lebaran
Sabtu 14-03-2026,22:58 WIB
Kecelakaan di Dukupuntang Cirebon, Dua Motor Tabrak Mobil Misterius, Tiga Orang Terluka
Sabtu 14-03-2026,22:01 WIB
Jalan Poros Mundu–Greged Rusak Parah, Ujang Busthomi Turun Tangan Perbaiki
Terkini
Minggu 15-03-2026,16:02 WIB
Wujudkan Kepedulian terhadap Kesehatan Lansia, SANF Berbagi Kebahagiaan Ramadan lewat SANFull of Blessings
Minggu 15-03-2026,15:34 WIB
Gaya Hidup Modern Picu Risiko Penyakit Kronis, Primaya Hospital Bekasi Barat Luncurkan Wellness Center ?
Minggu 15-03-2026,15:02 WIB
Cek Kesehatan Gratis dari PT S2P - PLTU Cilacap Dorong Edukasi Kesehatan Warga
Minggu 15-03-2026,14:35 WIB
Pasar Properti Nasional Bertahan Stabil di Tengah Penyesuaian Daya Beli
Minggu 15-03-2026,14:03 WIB