KUNINGAN - Inspeksi mendadak (sidak) Wakil Bupati Kuningan Acep Purnama ke Pasar Baru Kuningan dan Kepuh Rabu (1/6) siang tadi dilanjut oleh Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) melakukan pemeriksaan ke sejumlah Pasar Swalayan di wilayah Kuningan kota. Sidak yang dipimpin langsung oleh Kepala Disperindag Agus Sadeli tersebut, mengerahkan sebanyak enam petugas yang disebar untuk memeriksa setiap produk makanan yang dijual. Satu persatu petugas mengambil sampel makanan yang dijual dan memeriksa label masa kadaluarsanya. Hasilnya, dari pemeriksaan di Surya Toserba dipastikan makanan yang dijual masih aman. \"Sidak masih berkaitan dengan persiapan menjelang Bulan Ramadhan untuk memastikan setiap produk yang dijual di pasar swalayan juga aman. Ini sebagai bentuk perlindungan kepada konsumen agar mereka merasa aman dan yakin makanan yang mereka beli tidak bermasalah,\" ujar Kadiseperindag Agus Sadeli usai Sidak. Dalam kesempatan tersebut, Agus juga mengimbau kepada masyarakat untuk berhati-hati dalam membeli setiap jenis makanan baik dari pasar tradisional maupun swalayan. Pandailah memilih dan memilah makanan sehat seperti tidak menggunakan pengawet, bahan kimia dan pewarna textil yang sangat berbahaya untuk kesehatan. \"Kepada pihak pengusaha juga diimbau untuk menaati SOP atau standar operasional prosedur dengan tidak menjual produk yang sudah kadaluarsa dan rusak sehingga membahayakan konsumen,\" ujar Agus. Upaya ini, kata Agus, dalam rangka melindungi konsumen agar jangan sampai membeli dan mengonsumsi produk kadaluarsa dan berbahaya bagi kesehatan. Untuk itu, kegiatan serupa juga akan terus dilakukan terhadap seluruh toko modern yang ada di Kabupaten Kuningan secara bertahap ke depannya. Apabila ditemukan produk yang rusak, kadaluarsa dan bermasalah lainnya maka akan ada tindakan tegas mulai dari peringatan hingga penyitaan. \"Sebetulnya kegiatan ini rutin kami lakukan setiap bulannya. Namun momen Ramadhan ini menjadi spesial karena sebagian besar toko swalayan memasang dagangannya dalam jumlah besar sehingga harus ada pengawasan khusus pula,\" katanya. Sementara itu Junior Supervisor Surya Toserba Kuningan Iim Abdurohim memastikan seluruh produk yang dijual di tokonya masih memegang teguh prosedur penjualan produk baik FIFO maupun LIFO-nya. Terutama untuk produk makanan, kata dia, ada petugas yang memegang setiap divisi yang rutin melakukan pengecekan dan memastikan tidak ada produk kadaluarsa yang dipasang di rak pajangan. \"Petugas kami selalu melakukan pengecekan setiap produk makanan agar jangan sampai ada yang rusak dan kadaluarsa masih terpajang. Sistem FIFO/LIFO kami masih dipegang teguh, selain untuk keamanan juga sebagai jaminan kepuasan pelanggan kami,\" ujar Iim. (taufik)
Giliran Pasar Swalayan Disidak, Hasilnya…
Rabu 01-06-2016,17:28 WIB
Reporter : Dian Arief Setiawan
Editor : Dian Arief Setiawan
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Selasa 16-06-2026,10:17 WIB
5 Tempat Nongkrong di Cirebon Area Sumber dan Ciperna yang Adem, View Sawah hingga City Light
Selasa 16-06-2026,10:01 WIB
Rekomendasi 6 Tempat Nongkrong Adem di Kota Cirebon, Sejuk Banyak Pohon dan Bikin Betah
Selasa 16-06-2026,11:17 WIB
Mesin Bertenaga, Ini 8 Fitur Canggih Yamaha MX King 150 2026, Raja Jalanan dengan Livery Racing Terbaru
Selasa 16-06-2026,12:06 WIB
Simulasi Kredit Yamaha MX King 150 Terbaru 2026, DP Mulai Rp3 Jutaan, Angsuran Ringan
Selasa 16-06-2026,09:03 WIB
Nana Gerindra Cirebon Dikecam Usai Komentari Mak Denok Demo MBG
Terkini
Rabu 17-06-2026,06:06 WIB
Sering Sebabkan Kecelakaan, Jalan Mundu–Pamengkang Akhirnya Diperbaiki Warga Secara Swadaya
Rabu 17-06-2026,05:23 WIB
Simulasi Kredit Honda Stylo 160 ABS Series 2026, DP Rp5 Juta Cicilan Mulai Rp900 Ribuan
Rabu 17-06-2026,04:41 WIB
Ngunjung Ki Gede Bakung: Menjaga Akar, Merawat Masa Depan
Rabu 17-06-2026,02:01 WIB