INDRAMAYU-Kurikulum menjadi salah satu dasar untuk bisa menghasilkan lulusan yang berkualitas. Mengingat, kurikulum merupakan dasar pembelajaran bagi mahasiswa. Untuk itu, Program Studi Ilmu Kesehatan Masyarakat (PSIKM) STIKes Indramayu meninjau kembali kurikulum yang digunakan, Sabtu (30/7). Hal itu dilakukan agar kurikulum yang diterapkan pada pembelajaran adalah kurikulum yang mutakhir sehingga bisa melahirkan mahasiswa yang bersaing di lingkup lokal, nasional dan internasional. Workshop peninjauan ulang kurikulum ini digelar di ruang rapat STIKes Indramayu, Jl Wirapati, Sindang Indramayu. Kegiatan ini menghadirkan narasumber Ir Suyatno MKes yang merupakan Sekretaris Jenderal Asosisasi Institusi Pendidikan Tinggi Kesehatan Masyarakat Indonesia (AIPTKMI) yang juga sebagai Ketua Divisi Manajemen Panitia Nasional dan Uji Kompetensi Sarjana Kesehatan Masyarakat Indonesia (UKSKMI). Kegiatan ini juga dihadiri user, stakeholder serta alumni STIKes Indramayu. Pemegang program HSE PT Japfa Comfeed Cirebon, Perwakilan Organisasi Profesi Kesehatan Masyarakat (IAKMI), RS MM Indramayu, Dinas Kesehatan Indramayu, Puskesmas Kedungwungu serta Dosen Tetap dan Dosen Tidak Tetap pun hadir pada kegiatan ini. Setelah kegiatan workshop ini, rencananya PSIKM STIKes Indramayu akan menyusun Tim Peninjau untuk memutakhirkan kurikulum yang ada. Sehingga lahirlah kurikulum yang lebih sesuai dengan kebutuhan pengguna lulusan PSIKM STIKes Indramayu. “Jadi acara ini sangat penting untuk peningkatan kualitas Program Studi Ilmu Kesehatan Masyarakat. Semoga setelah ini terbentuk kurikulum yang lebih baik dan mampu menghasilan tenaga kesehatan masyarakat yang profesional, religius, unggul dan mampu bersaing di era global,” tandas Ketua PSIKM STIKes Indramayu, Heri Sugiarto SKM MKes. (kom/rls)
STIKes Indramayu Tinjau Kembali Kurikulum
Senin 01-08-2016,15:00 WIB
Reporter : Dian Arief Setiawan
Editor : Dian Arief Setiawan
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Sabtu 30-05-2026,13:03 WIB
Kios Vermak Jins di Sendang Cirebon Digeruduk Massa, Diduga Pelaku Pelecehan Anak di Bawah Umur
Sabtu 30-05-2026,06:00 WIB
Dedi Mulyadi Terima Replika Rumah Pohon Korowai, Simbol Pesan Jaga Hutan Papua
Sabtu 30-05-2026,04:01 WIB
JAPFA Cirebon Ajak Ibu-Ibu Olah Sampah Jadi Ecoenzyme dan Sabun Organik
Sabtu 30-05-2026,02:01 WIB
Pemutaran Film Dokumenter Pesta Babi di Cirebon Soroti Kerusakan Alam dan Isu Kemanusiaan Papua
Sabtu 30-05-2026,12:00 WIB
Hari Terakhir SPMB Maung, SMAN 2 Cirebon Tembus 600 Lebih Pendaftar
Terkini
Sabtu 30-05-2026,22:03 WIB
Veda Ega Pratama Start Posisi 13 di Moto3 Italia 2026, Siap Kejutkan Rival di Mugello
Sabtu 30-05-2026,21:02 WIB
Daisuke Sato Akhirnya Buka Suara! Ungkap Fakta di Balik Sanksi FIFA untuk Persib Bandung
Sabtu 30-05-2026,20:28 WIB
Jelang Final Liga Champions 2026, Arsenal Bawa Modal Besar Usai Juara Premier League
Sabtu 30-05-2026,20:04 WIB
FIFA Beri Sanksi Berat untuk Persib, Manajemen Ungkap Fakta Sebenarnya
Sabtu 30-05-2026,19:35 WIB