JAKARTA - Kasus temuan puluhan pekerja asing yang bekerja secara ilegal sebagai buruh kasar di Serang, Banten, menjadi sorotan pemerintah. Saat ini mereka bersama pekerja asing ilegal lainnya sudah dideportasi. Wakil Presiden Jusuf Kalla menuturkan, keberadaan tenaga kerja asing itu memanfaatkan celah pembebasan visa di lebih dari 70 negara. Padahal, kebijakan tersebut sebenarnya ditujukan untuk mendongkrak jumlah wisatawan mancanegara yang berpotensi pada peningkatan ekonomi dalam negeri. ”Memang ada orang (TKA, red) orang yang masuk atas nama turis,” kata dia. Tapi dia mengklaim, jumlah TKA illegal yang ada di Indonesia itu tidak banyak. Jumlahnya diprediksi hanya puluhan. Tidak sampai pada angka jutaan. Polisi dan imigrasi kini sedang bekerja keras untuk menangkap dan mendeportasi TKA illegal itu. Bahkan, diketahui pula ada TKA ilegal itu yang membuat sindikat kejahatan. Seperti cyber crime. “Double dia punya dosanya, membuat kejahatan kedua memakai visa turis untuk kejahatan itu,” ungkap JK. (tyo)
Soal Pekerja Asing Ilegal, Ini Tanggapan JK
Sabtu 06-08-2016,22:15 WIB
Reporter : Husain Ali
Editor : Husain Ali
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Rabu 18-03-2026,14:41 WIB
Pemudik Jadi Sasaran Debt Collector, Polisi Bertindak Cepat di Cirebon: Aksi Perampasan Digagalkan
Rabu 18-03-2026,17:01 WIB
Motif Pelaku Penyiraman Air Keras Andrie Yunus, Simak Penjelasan TNI
Kamis 19-03-2026,03:01 WIB
Moonraker Cirebon Bagi 1.000 Takjil Jelang Lebaran, Ratusan Anggota Turun ke Jalan
Rabu 18-03-2026,19:52 WIB
Polisi Ungkap Pelaku Penyiraman Air Keras Aktivis KontraS, Pemerintah Beri Apresiasi
Rabu 18-03-2026,20:57 WIB
Detik-Detik Motor Pemudik Terbakar Saat Melintasi Cirebon, Satu Keluarga Selamat
Terkini
Kamis 19-03-2026,12:30 WIB
Makna Doa Malaikat Jibril yang Diaminkan Nabi Muhammad: Ada Peringatan Keras
Kamis 19-03-2026,12:01 WIB
Mengakhiri Perang Teluk, Mafuz Sidik: Trump Hadapi Empat Tekanan Berat
Kamis 19-03-2026,11:30 WIB
Ziarah Ramai, Penjualan Sepi: Potret Pedagang di Makam Buyut Trusmi Cirebon
Kamis 19-03-2026,11:03 WIB
Jaga Daya Beli Masyarakat, Pemerintah Tegaskan Tak Ada Kenaikan Tarif Listrik di Kuartal II 2026
Kamis 19-03-2026,10:24 WIB