KESAMBI – Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Cirebon memantau perkembangan persoalan yang ada di SDN Kebon Baru IV. Kedepan, sekolah harus lebih meningkatkan sinergitas dan selalu melibatkan Komite Sekolah dalam setiap pengambilan kebijakan sekolah. Khususnya yang terkait anggaran. Termasuk transaparansi anggaran tersebut. Plt Kepala Disdik Kota Cirebon, Herlien Kristiani SH MSi mengatakan, persoalan di SDN Kebon Baru IV secara umum terjadi karena miskomunikasi. Khususnya antara pihak sekolah dengan Komite Sekolah. Karena itu, hal demikian tidak boleh terulang lagi. Untuk itu, perlu keterbukaan dan keterlibatan aktif komite sekolah dalam setiap pengambilan kebijakan. Meskipun anggaran iuran telah disepakati bersama, akan lebih baik jika membuat laporan secara utuh dan penuh kepada komite sekolah. Pasalnya, kata Herlien Kristiani, Komite Sekolah merupakan perwakilan dari orangtua murid. “Sebenarnya ini hanya miskomunikasi. Kedepan, untuk anggaran pembangunan sarana prasarana pendidikan, dapat dikonsultasikan dengan Dinas Pendidikan,” ujar Herlien, kepada Radar, Kamis (22/9). Dijelaskannya, disdik sebagai induk dari sekolah-sekolah, akan membantu jalan keluar terbaik melalui anggaran yang ada. Adapun jika kebutuhan mendesak, kebutuhan dapat dibicarakan dengan rapat bersama Komite Sekolah maupun pihak terkait lainnya. Setelah persoalan ini mencuat, Herlien langsung meminta kepala UPTD Pendidikan Kecamatan Kejaksan dan pihak sekolah SDN Kebon Baru IV untuk melakukan pertemuan dengan Komite Sekolah dan perwakilan orangtua siswa lainnya. Dalam laporannya, persoalan iuran tersebut sudah selesai dan dapat dipahami bersama. Meskipun demikian, pada prinsipnya sekolah perlu lebih berhati-hati dalam membuat kebijakan anggaran. Sebab, keputusan iuran harus dilakukan atas dasar kesepakatan bersama dalam musyawarah. Kepala Bidang Pendidikan Dasar Disdik Kota Cirebon Drs Adin Imaduddin Nur MSi menambahkan, persoalan SDN Kebon Baru IV telah didalami. Berdasarkan informasi yang dihimpun, keputusan iuran tersebut berasal dari kesepakatan bersama dengan Komite Sekolah dan orangtua siswa. Hanya saja, untuk kebutuhan siswa dan sekolah, perlu ada kejelasan anggaran. Adin Imaduddin menilai, perlu ada komunikasi aktif antara pihak sekolah dengan komite untuk setiap kebijakan yang akan dibuat. “Kami menyarankan untuk diselesaikan secara musyawarah. Agar pihak sekolah bersinergi dengan Komite Sekolah,” ucapnya. (ysf)
Kasus SD Kebon Baru, Sekolah-Komite Diminta Sinergis
Kamis 22-09-2016,23:00 WIB
Reporter : Dian Arief Setiawan
Editor : Dian Arief Setiawan
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Senin 06-04-2026,12:20 WIB
Kecelakaan di Penggung Cirebon, Ada Rombongan Pedagang di Konser Dede April
Senin 06-04-2026,12:03 WIB
Kecelakaan di Jl Jenderal Sudirman Cirebon Hari Ini, Korban Meninggal Terjepit Truk Tangki Air
Senin 06-04-2026,10:07 WIB
SD Negeri di Kota Cirebon Mulai Terapkan KBM 5 Hari, Disdik Uji Coba Pekan Ini
Senin 06-04-2026,05:53 WIB
Muncul Predator Baru! Striker Baru Timnas Indonesia Incaran John Herdman Cetak Hattrick di Eropa
Senin 06-04-2026,00:29 WIB
Rahasia Weton Minggu Pahing 5 April 2026, Benarkah Titisan Pemimpin dan Kaya Raya?
Terkini
Senin 06-04-2026,22:30 WIB
Prabowo Minta Kampus Riset Masalah Perumahan, Target 3 Juta Rumah Dikebut
Senin 06-04-2026,22:03 WIB
Bea Masuk Suku Cadang Pesawat Dihapus, Pemerintah Tekan Biaya Maskapai dan Harga Tiket
Senin 06-04-2026,21:38 WIB
Avtur Melonjak, Pemerintah Gelontorkan Rp2,6 Triliun Agar Tiket Pesawat Tetap Murah
Senin 06-04-2026,21:01 WIB
Menkeu Purbaya Pastikan Harga BBM Subsidi Tak Naik hingga Akhir 2026
Senin 06-04-2026,20:56 WIB