ANDAIKAN musim panas 2015 silam Sadio Mane tergoda dengan uang besar, mungkin Liverpool sulit menemukan potongan kecil di lini serangnya musim ini. Sebab, ketika itu Manchester United mendatangi Mane yang masih bermain di Southampton dengan uang segepok. Dengan market value-nya yang tidak lebih dari GBP 10 juta (Rp159 miliar), nilai tawaran GBP 25 juta (Rp397,9 miliar) dari United sangat menggiurkan. Dia termasuk di dalam buruan utama nahkoda United kala itu, Louis van Gaal. Namun, apa kata Mane di saat itu? Tidak. \'\'Jujur, banyak klub yang mendatangi saya. Namun, saya rasa masih belum apa-apa di Premier League. Saya tegaskan untuk bertahan di Southampton,\'\' sebut Mane, dikutip The Telegraph. Diboyong dari Red Bull Salzburg, Mane menjadi kekuatan utama Soton di musim 2014-2015. Bersama Graziano Pelle dan Shane Long, Mane jadi top scorer kedua Soton yang di saat itu masih dibesut Ronald Koeman. Bermain sebagai winger kiri, Mane mencetak 10 gol dan empat assist di Premier League. \'\'Tetapi, saya tahu itu masih proses. Saya masih perlu kerja keras lagi, dan saya rasa saya ada dalam jalan yang tepat,\'\' lanjutnya. Bisikan Koeman juga semakin menguatkannya untuk bertahan dari godaan United kala itu. \'\'Dia juga ingin saya bertahan. Saya ingat, dia berkata, saya punya potensi untuk jadi pemain hebat, tapi bukan saat itu,\'\' kenang Mane. Dan ternyata memang benar. Pada musim kedua Mane menjelma menjadi pemain utama. “Dalam pikiran saya, butuh dua tahun untuk membuktikan sesuatu. Sebelum saya pindah ke klub besar, saya perlu banyak belajar, perlu improve lagi. Nah, di tahun kedua itu yang membantu saya lebih bagus lagi. Penting bagi setiap pemain untuk berkembang step by step,\'\' bebernya. Kesabaran Mane itu berbuah manis. United tidak lagi mengincarnya. Liverpool di musim panas lalu datang dengan godaan lebih besar lagi, GBP 34 juta (Rp541,1 miliar). \'\'Saya tidak berpikir dua kali, dan langsung katakan ya. Karena saya rasa inilah saat yang tepat bagi saya untuk bermain di klub besar seperti Liverpool,\'\' katanya. Dengan harga itu, Mane pun menjadi pemain Afrika termahal sepanjang sejarah. Bagi Liverpool, itu nilai yang pantas demi pemain dengan kemampuan versatile-nya itu. Apalagi di Liverpool saat ini Mane menjadi pemain dengan akurasi tembakan terbaik, di atas 90 persen. Jika di Soton dia bermain di sayap kiri maka di Liverpool dia menempati posisi di sayap kanan. Selain tiga gol, Mane juga menyumbangkan satu assist di Premier League. \'\'Kini, saya akan menghadapi United. Saya bakal buktikan jika saya bahagia di sini, dan saya ingin tim ini mengalahkan mereka,\'\' tegasnya. (ren)
Liverpool Datang Lebih Tepat
Senin 17-10-2016,15:08 WIB
Reporter : Harry Hidayat
Editor : Harry Hidayat
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Minggu 01-11-2026,18:30 WIB
Klasemen Moto3 2026 Terbaru Usai Veda Ega Pratama Runner Up di Malaysia
Senin 02-11-2026,06:00 WIB
Harga Terbaru iPhone 15, 16, 17 dan 18 Pro di iBox November 2026
Senin 02-11-2026,06:38 WIB
10 Rekomendasi Mobil Bekas di Bawah 100 Juta, Paling Layak Beli, Irit Bahan Bakar dan Efisien
Minggu 01-11-2026,18:06 WIB
Viral Video Pasien di Teras Puskesmas Bantarujeg, Dinkes Majalengka Buka Suara
Minggu 01-11-2026,17:48 WIB
Kisah Wanadri Menghadapi Kebakaran Hutan di Gunung Gede dan Ciremai
Terkini
Senin 02-11-2026,16:00 WIB
Pemkab Cirebon Raih Penghargaan Pemda Teraktif Penggerak Ekonomi Daerah 2026
Senin 02-11-2026,15:54 WIB
5 Shio Paling Hoki Awal November 2026, Ada yang Panen Rezeki hingga Karier Makin Cerah!
Senin 02-11-2026,15:29 WIB
6 Dekade Menemani! Yamalube Pro Expedition Perdana Ajak Jelajah Panorama Ranah Minang
Senin 02-11-2026,15:29 WIB
Ole Romeny Cedera, Striker Keturunan Bandung Siegert Baartmans Muncul sebagai Opsi Baru Timnas Indonesia
Senin 02-11-2026,15:14 WIB