BREMEN- Tanpa Mesut Oezil yang telah hijrah ke Real Madrid, Werder Bremen tetap bertaji. Mereka menekuk Sampdoria 3-1 (0-0) pada first leg playoff Liga Champions, kemarin dini hari (19/8), dan membuka peluang lolos ke fase grup. Bermain di Weserstadion, Werder yang berstatus sebagai tuan rumah bermain dengan enjoy. Sepanjang babak pertama Werder lebih mendominasi penguasaan bola dan memimpin permainan. Hanya saja, tidak ada gol yang tercipta hingga turun minum. Werder memang memiliki sejumlah peluang dari sundulan striker asal Portugal Hugo Almeida atau sepakan striker asal Peru Claudio Pizarro. Gol pemecah kebuntuan baru tercipta pada menit ke-51 melalui sepakan fullback Clemens Fritz. Terciptanya gol itu akibat kesalahan gelandang Sampdoria asal Argentina Fernando Tissone dalam membuang bola di dekat area penalti. Berikutnya, pada menit ke-66 kesalahan kembali dilakukan para pemain Sampdoria. Kali ini fatal. Bek Sampdoria Stefano Lucchini melanggar keras Sebastian Proedl di area terlarang. Akibatnya, bukan hanya menerima kartu kuning kedua saja, tapi Sampdoria juga harus dihukum penalti. Kapten Werder Torsten Frings yang menjadi algojo menjalankan tugas dengan baik di menit 67’. Unggul dua gol dan unggul pemain membuat Werder semakin garang. Hanya berselang dua menit dari gol kedua, tepatnya pada menit ke-69 tim berjuluk Die Grassen alias hijau putih itu kembali menambah skor menjadi 3-0. Kali ini giliran Pizarro yang menaklukkan kiper Gianluca Curci setelah menerima umpan Almeida. Jelang laga berakhir, Sampdoria menjaga peluang lolos ke fase grup dengan satu-satunya gol yang diceploskan Pazzini pada menit ke-90. Dengan satu gol tandang itu, maka Sampdoria masih membutuhkan kemenangan dua gol tanpa balas agar bisa lolos ke fase grup. Sedangkan bagi Werder, hasil seri atau kalah dengan selisih satu gol saja sudah cukup untuk lolos ke fase grup. Mereka akan kembali bertarung di Luigi Ferraris, markas Sampdoria, 24 Agustus nanti. “Sekarang kami harus berkonsentrasi untuk menghadapi mereka di Genoa. Kami harusnya tidak kebobolan di akhir laga, itu membuat mereka bersemangat,” ujar Pizarro, seperti dikutip AP. Di sisi lain, kubu Sampdoria sangat kecewa dengan kekalahan 1-3 yang mereka alami dari Werder. “Kalah 1-3 mendingan ketimbang kalah 0-3. Sejak di lapangan, saya tidak bisa memahami kenapa bisa kebobolan tiga gol,” ketus Pazzini, kepada Tuttosport. “Itu sangat memalukan. Harusnya kami bisa meraih hasil yang lebih baik. Saya hanya berharap agar gol saya di akhir laga bisa menjadi sinyal positif. Kami akan berusaha untuk memperbaiki kesalahan dan bangkit di laga kandang,” lanjut Pazzini. Pazzini kurang beruntung kemarin dini hari. Striker berusia 26 tahun itu sebelumnya sempat menjebol gawang Werder yang dikawal Tim Wiese pada menit ke-14. Sayang, gol itu dianulir wasit Stephane Lannoy lantaran sudah terjebak offside. (ham)
Tetap Bertaji
Jumat 20-08-2010,06:12 WIB
Reporter : Dedi Darmawan
Editor : Dedi Darmawan
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Kamis 23-07-2026,15:30 WIB
Rekomendasi 8 HP Terlaris Juli 2026, Spek Gahar, Kamera Oke dengan Harga Terbaik
Kamis 23-07-2026,08:22 WIB
All Star Piala Dunia 2026 Pilihan FIFA, Posisi Penjaga Gawang Muncul Kejutan
Terkini
Jumat 24-07-2026,05:02 WIB
Resmi! Barcelona Boyong Karim Adeyemi, Nilai Transfernya Bikin Kaget
Jumat 24-07-2026,05:00 WIB
UKW PWI Jabar 2026: Tiga Wartawan Kabupaten Cirebon Raih Predikat Kompeten
Jumat 24-07-2026,04:49 WIB
Prabowo Blak-blakan Ungkap 3 Pemimpin Kancil Indonesia, Cak Imin Tertawa Lepas
Jumat 24-07-2026,04:34 WIB
Animo Luar Biasa dari Bobotoh, Laga Persib Bandung vs Arema FC di Piala Presiden 2026 Full House!
Jumat 24-07-2026,04:18 WIB