Bina Marga Baru Kerjakan 28 Persen Perbaikan Jalan

Kamis 27-10-2016,18:45 WIB
Reporter : Dian Arief Setiawan
Editor : Dian Arief Setiawan

SUMBER - Memasuki trimester ke empat, pekerjaan infrastruktur jalan masih jauh dari kata beres. Dua bulan jelang akhir tahun ini, Dinas Bina Marga mencatat baru 28,65 persen saja pekerjaan yang sudah digelar. Sisanya belum dilaksanakan, lantaran masih menunggu Surat Perintah Kerja (SPK). Ini mengingat belum selesainya sebagian paket pekerjaan yang dilelangkan melalui Unit Layanan Pengadaan (ULP). Kepala Bidang Peningkatan Jalan dan Jembatan Dinas Bina Marga Kabupaten Cirebon, Gatot Rachmanto mengatakan, faktor cuaca memang tidak bisa diprediksi. Di tahun-tahun sebelumnya, memasuki trimester ke empat ini curah hujan sudah menurun. Namun, tidak di tahun 2016 ini. “Untuk menghadapi cuaca seperti ini, kami melakukan beberapa strategi. Di antaranya mengeluarkan SPK untuk pembetonan jalan sejak awal tahun. Sebab, pembetonan jalan tidak bisa dilakukan secara terburu-buru dan membutuhkan waktu setidaknya enam bulan untuk mengerjakannya. Apalagi, di tahun ini, kami melakukan pembetonan jalan sepanjang 19,6 km,” ujar Gatot, kepada Radar, Kemarin (26/10). Dia mengungkapkan, di 2016, dari anggaran senilai Rp217 miliar yang dikucurkan untuk perbaikan jalan, baru 30 persen saja yang terserap. Dari anggaran tersebut, Dinas Bina Marga akan memperbaiki 297 titik jalan serta 10 jembatan. Anggaran sebesar Rp217 miliar ini berasal dari kucuran Dana Alokasi Khusus senilai Rp110 miliar, bantuan Pemerintah Provinsi Jawa Barat senilai Rp23,9 miliar, serta sisanya berasal dari keuangan Pemerintah Kabupaten Cirebon. “Sejak awal, kepada kontraktor kita memang mewanti-wanti faktor cuaca dan ketersediaan suplai material. Khawatir suplai metarial bahan bangunan tidak cukup tersedia, kita minta kepada para kontraktor untuk melakukan kontrak dengan para supplier atau penyedia bahan bangunan,” ucap Gatot. Karena sudah melakukan kontrak dengan berbagai suplier ini, kata Gatot, maka faktor penyediaan bahan bangunan saat ini dinilai lancar. “Sampai dengan akhir tahun, slot pesanan aman. Sehingga tidak ada cerita bahan bangunan A atau B habis,” katanya. Di 2016 ini juga, Dinas Bina Marga mengerjakan pembetonan jalan sepanjang 2,1 kilometer di ruas Palimanan-Kramat. Pembetonan di ruas ini sudah lama ditunggu masyarakat, sebab termasuk ke dalam titik rusak terparah di Kabupaten Cirebon. Di ruas ini, anggaran dikucurkan senilai Rp9,8 miliar dari anggaran Pemprov Jabar. Namun untuk pembetonan jalan di ruas Panguragan-Klangenan yang perbaikannya juga sangat ditunggu masyarakat, karena kondisinya sudah rusak parah. Dinas Bina Marga akan melaksanakannya di tahun depan dengan anggaran diperkirakan senilai Rp19 miliar. “Sejak lama warga Panguragan-Klangenan memang mengusulkan ruas yang menjadi alternatif dua kecamatan ini diperbaiki. Tapi kita akan mengerjakannya di tahun depan dan akan kita jadikan prioritas,” pungkasnya. (sam)  

Tags :
Kategori :

Terkait