BANDUNG – Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan menargetkan, PNS yang belum melaksanakan LHKPN beres dalam dua pekan. Dia berharap, semua pejabat di Pemprov Jabar bisa patuh pada aturan tersebut. Untuk diketahui, sebelumnya mencuat keterangan dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), jika masih ada pejabat pemprov yang belum melaksanakan kewajiban Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN). Tercatat, dari jumlah wajib Pemprov Jabar sebanyak 188 orang, masih ada 79 orang atau 42,2 persen yang belum melapor. Heryawan mengaku, menyambut positif imbauan dari KPK itu. Menurutnya, seluruh pejabat Pemprov baik Esellon I, II, dan III harus patuh atas perintah ini. ”Saya instruksikan ini harus segera dilaporkan jangan sampai tidak ada yang melapor ya. Maksimal beres dua minggu,” jelas pria yang akrab disapa Aher itu, kemarin (6/11). Dia menegaskan, LKPHN harus segera disetorkan dan diperbaharui tepat waktu setiap dua tahun sekali. Hal ini mengacu pada amanat Undang-Undang Nomor 28 Tahun 1999 tentang Penyelenggara Negara Yang Bersih, Bebas dari Korupsi, Kolusi dan Nepotisme. ”Ini juga diperkuat dengan Undang-Undang Nomor 30 Tahun 2002 tentang Komisi Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi,” ucap Aher. Tidak hanya menegur pejabat Pemprov Jabar, nyatanya KPK juga menyindir anggota DPRD Provinsi Jawa Barat yang belum menyampaikan LHKPN kepada Komisi Pemberantasa Korupsi. KPK melansir, jumlah legislator yang melaporkan LHKPN-nya tergolong rendah. Menyikapi hal itu, Ketua DPRD Provinsi Jabar Ineu Purwadewi Sundari mengaku, mendukung rencana pelaporan ini. Dia menegaskan, sudah berkomunikasi kepada seluruh pimpinan fraksi agar segera melaporkannya. ”Kami semua pimpinan fraksi sudah sepakat akan mengisi dan meminta pendampingan dari KPK,” kata Ineu Dia mengaku, pada 2015 lalu para anggota DPRD berniat mengisi LHKPN. Namun, ini tertunda karena masih ragu akan kejelasan status penyelenggara Negara. Sebab, dalam undang-undang tidak dijelaskan secara rinci. Dia menegaskan, masih rendahnya pelaporan bukan berarti pihaknya tidak mendukung pencegahan korupsi. Malah, kata dia, KPK dengan DPRD Jabar sudah sepakat untuk bekerjasama dan mendukung dalam pengawasan pembahasan anggaran. ”Mereka ingin di dalam pembahasan APBD agar tidak ada unsur korupsi,” pungkasnya. (yan/rie)
Targetkan LKHPN Selesai Dalam 2 Minggu
Senin 07-11-2016,11:39 WIB
Reporter : Harry Hidayat
Editor : Harry Hidayat
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Selasa 26-05-2026,20:31 WIB
Kumpulan Doa Iduladha 2026 yang Dianjurkan Dibaca Setelah Salat Id, Lengkap dengan Artinya
Selasa 26-05-2026,21:44 WIB
Juli, Jokowi ke Cirebon, Disambut Parade Gajah
Rabu 27-05-2026,02:05 WIB
Niat dan Tata Cara Salat Iduladha 2026 Lengkap dengan Waktu Pelaksanaannya
Selasa 26-05-2026,21:06 WIB
Wow! Sapi Bantuan Presiden Prabowo di Cirebon Tembus 1.062 Kg Jelang Iduladha 2026
Selasa 26-05-2026,22:06 WIB
Puncak Haji 2026 di Arafah, Jemaah dari Seluruh Dunia Panjatkan Doa Pengampunan
Terkini
Rabu 27-05-2026,20:14 WIB
Bojan Hodak Resmi Tinggalkan Kursi Pelatih Persib, Ini Pesan Menyentuh untuk Bobotoh
Rabu 27-05-2026,19:48 WIB
Iduladha 2026: Pembayaran Dam Haji di RI Tembus 32 Ribu Ekor Kambing
Rabu 27-05-2026,19:01 WIB
Momen Iduladha, Yayasan Al Mumtaz Distribusikan 8 Hewan Kurban
Rabu 27-05-2026,18:30 WIB
Semangat Berbagi Iduladha, Masjid Al Husna GSP Cirebon Catat Kenaikan Hewan Kurban
Rabu 27-05-2026,18:00 WIB