TURIN - Derby della Mole yang digelar nanti malam di Stadion Olimpico Grande Torino, Turin dipastikan berlangsung seru. Pasalnya, laga tersebut menjadi ajang pembuktian sekaligus duel menarik yang melibatkan dua kiper terbaik, yakni Joe Hart dengan Gianluigi Buffon, kiper nomor satu di Italia. Ini menjadi kali pertama Hart bermain melawan Juventus pasca dipinjamkan Manchester City pada September lalu. Bentrok dengan Si Nyonya Tua yang notabene merupakan pemuncak klasemen sekaligus peraih lima kali gelar scudetto, tentu menjadi tantangan terberat yang harus dilalui kiper 29 tahun itu. \'\'Ada perbedaan yang besar dengan derby Manchester yang pernah aku rasakan,\'\' kata Hart kepada Omnisport. \'\'Juve adalah tim yang tangguh, solid dalam pertahanan dan para pemain di lini depan selalu membahayakan,\'\' imbuh dia. Performa Torino memang sedang membaik. Usai finis di peringkat ke-12 klasemen Serie A musim lalu, Il Toro-julukan Torino, kini berada di peringkat ke-7 musim ini. Terpaut 11 poin dengan Juve yang bertengger di puncak klasemen. Hal tersebut tidak lepas dari penampilan apik yang ditunjukkan Hart sejak awal musim. Kendati sempat tampil buruk saat melawan Atalanta pada debutnya di Torino (11/9), pasukan Sinisa Mihajlovic itu tidak terkalahkan dalam lima laga selanjutnya dengan tiga kali kemenangan. Hingga giornata ke-16, Hart telah mencatatkan tiga kali clean sheet, dan 15 kali kebobolan dalam 13 kali penampilannya. Lain halnya dengan Buffon yang lima kali mencatatkan clean sheet dan 13 kali kebobolan di 16 kali penampilannya. \'\'Aku merasa terhormat apabila disandingkan dengan Buffon sebagai seorang kiper. Aku tidak mengenalnya secara personal, tetapi, aku tahu dia adalah pemain yang sangat profesional,\'\' ujar Hart. Juve memang lebih superior dan memiliki materi pemain yang mumpuni. Namun, ketika kedua klub bersua di lapangan, Torino selalu bermain ngotot. Kekalahan melawan Sampdoria (4/12) 2-0 tampaknya tidak terlalu mempengaruhi performa Torino. Kali ini, Giuseppe Vives dkk bakal lebih pede melawan Juve. Pasalnya, mereka bakal bermain di kandang sendiri. Sebagaimana diketahui, Il Toro tidak terkalahkan selama tujuh kali menjadi tuan rumah musim ini. Apalagi Juve juga memiliki catatan buruk bermain di laga tandang. Bianconeri sudah menelan tiga kali kekalahan ketika melawat ke markas Inter Milan, AC Milan, dan Genoa. Buffon juga kebobolan tujuh gol pada waktu itu. Selain itu, mepetnya jadwal pertandingan yang dialami Juve membuat sejumlah pemain penting mereka tidak memiliki waktu yang cukup untuk beristirahat. Sebagaimana diketahui, tim besutan Massimiliano Allegri itu baru saja mengalahkan Zagreb 2-1 pada laga pemungkas Liga Champions (8/12). Ditambah, Sinisa Mihajlovic bisa menurunkan skuad terbaiknya. Minus Cristian Molianaro dan Joel Obi yang sedang dalam pemulihan cedera. Penampilan gemilang Andrea Belotti yang baru saja memperpanjang kontrak dengan Torino hingga 2021 juga tampaknya bakal menambah konfidensi Torino. Striker 22 tahun itu sudah mengoleksi 11 gol dalam 15 kali penampilannya. \'\'Saya berharap ini akan menjadi derby yang menghibur, baik di lapangan juga di tribun.. Tidak hanya beradu kekuatan fisik, tetapi juga dengan kualitas,\'\' ujar pelatih Torino Sinisa Mihajlovic sebagaimana dilansir Sky Sports Italia. Dia meminta pemainnya untuk tetap bermain seperti ketika sukses mengalahkan tim-tim sebelumnya. Sekaligus, tidak boleh ada rasa takut melawan tim sekelas Juve yang apabila di atas kertas jauh lebih unggul ketimbang Torino. \'\'Apabila kami bermain seperti II Toro, seperti yang telah kami lakukan berkali-kali musim ini, maka kami bisa mengalahkan mereka,\'\' tegas Mihajlovic. Torino bisa mengambil keuntungan dengan absennya duet bek andalan Juve Leonardo Bonucci dan Andrea Barzagli yang cedera. Begitu pula dengan Marko Pjaca dan Dani Alves. \'\'Kami tahu bahwa kami difavoritkan untuk juara, tetapi, kami tidak bisa begitu saja meremehkan kekuatan mereka,\'\' kata Marchisio kepada Mediaset Premium. (okt) Perkiraan Pemain Torino (4-3-3): 21-Hart (g); 7-Zappacosta, 13-Rossettini, 4-Castan, 23-Barreca; 15-Benassi, 18-Valdifiori, 8-Baselli; 10-Llajic, 9-Belotti, 14-Falque. Pelatih: Sinisa Mihajlovic Juventus (3-5-2): 1-Buffon (g) (c); 24-Rugani, 4-Benatia, 3-Chiellini; 26-Lichtsteiner, 6-Khedira, 8-Marchisio, 5-Pjanic, 12-Sandro; 17-Mandzukic, 9-Higuain Pelatih: Massimiliano Allegri Stadion: Olimpico Grande Torino Wasit: Gianluca Rocchi Asian Handicap: 1/2:0
Torino vs Juventus, Duel Kiper Dunia
Minggu 11-12-2016,17:56 WIB
Reporter : Harry Hidayat
Editor : Harry Hidayat
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Sabtu 31-10-2026,18:29 WIB
Hasil Kualifikasi Moto3 Malaysia 2026: Veda Ega Pratama Start dari Baris Ketiga
Sabtu 31-10-2026,22:00 WIB
Taisei Marukawa Cetak Gol Penentu, Persija Gagal Curi Poin dari Dewa United
Sabtu 31-10-2026,14:36 WIB
Tips Praktis Mencairkan Bunga Es Kulkas 1 Pintu Tanpa Merusak Evaporator
Minggu 01-11-2026,04:34 WIB
4 Rekomendasi HP Samsung yang Paling Tahan Lama dengan Budget Pelajar, Mulai Rp1 Jutaan Aja!
Sabtu 31-10-2026,20:01 WIB
Rekomendasi 9 Mobil Bekas di Bawah 100 Juta, Buat Harian atau Bepergian Jauh, Konsumsi BBM Segini, Irit?
Terkini
Minggu 01-11-2026,13:47 WIB
Persiapan 2 Minggu Proses Naturalisasi Taisei Marukawa, Ancang-ancang Main di FIFA Matchday 2026?
Minggu 01-11-2026,13:47 WIB
Setelah Kontroversi Meme 'Mao Zedong Ditaktor', 3 Gol Mbappe Didedikasikan untuk Rakyat Tiongkok
Minggu 01-11-2026,13:05 WIB
Singapura Monopoli Selat Malaka, Indonesia Gigit Jari, Mirip Hubungan Irak - Kuwait Sebelum 1990
Minggu 01-11-2026,12:53 WIB
Kapolresta Cirebon Pantau Pengamanan Memayu Buyut Trusmi, Kegiatan Berlangsung Lancar
Minggu 01-11-2026,12:37 WIB