MADRID - Balapan MotoGP musim depan bakal lebih menarik bagi fans. Komisi Grand Prix akan memperkenalkan sistem deteksi tipe ban yang digunakan rider secara otomatis. Sistem informasi ini menjadi jawaban dari kesulitan fans dan juga media dalam mengenali jenis ban rider yang hanya bisa dideteksi dari warna pelipit pada sisi samping ban. Informasi tersebut tak hanya bisa dilihat oleh para fans. Tapi juga rider lain di grid dan tim. Bagi fans yang menonton di televisi, informasi tersebut juga akan tersedia secara real time. \'\'Alat deteksi ban tersebut dibuat dengan teknologi nirkabel. Informasi tersebut kemudian akan dimasukkan ke dalam ECU yang sudah diseragamkan sejak musim 2016, lalu dijalankan dengan sistem penghitungan waktu trek yang di update melalui software,\'\' bunyi keputusan Komisi Grand Prix dilansir Crash. Informasi tersebut akan sangat berguna bagi para fans ketika rider turun di sesi latihan atau kualifikasi. Di sesi tersebut para rider biasanya berganti-ganti jenis ban. Atau ketika balapan terjadi flag to flag atau cuaca berubah-ubah. Selama ini penonton yang menyaksikan siaran langsung di televisi sulit mendeteksi jenis ban saat terjadi pergantian. Keputusan baru lainnya dari Komisi Grand Prix adalah terkait alokasi ban untuk rider yang lolos dari sesi kualifikasi satu (Q1) ke Q2. Seperti diketahui bahwa rider yang tak lolos 10 besar di sesi latihan bebas ketiga (FP3) harus bertarung di Q1 untuk bisa lolos ke Q2. Dari Q1 tersebut akan diambil dua rider tercepat untuk lolos ke Q2. Nah, setelah bertarung di Q1 tentu alokasi dua rider tercepat tersebut tentu berkurang. Dengan aturan baru dua rider yang lolos ke Q2 diberikan pilihan untuk mendapatkan tambahan ban belakang dengan spesifikasi lunak (soft). Meskipun jumlah alokasi ban yang tersedia tidak berubah. Artinya dengan aturan baru ini, dua rider yang lolos ke Q2 bisa menggunakan ban baru sama dengan rider rival lainnya untuk mendapatkan posisi start terbaik. Ada perubahan pasal dalam regulasi teknis ban yang sudah disahkan pada pertemuan Komisi Grand Prix 2 Desember lalu di Madrid. Yakni jumlah maksimal alokasi ban kering dan basah yang tidak berubah dari musim sebelumnya. Setelah dikoreksi hasilnya adalah alokasi ban sepanjang balapan akhir pekan lima set untuk ban depan dan enam set untuk belakang. \'\'Dengan catatan, Race Direction bisa tetap menyetujui alokasi tambahan, yakni masing-masing satu set ban depan dan belakang, ketika seluruh sesi latihan bebas dan kualifikasi berjalan dalam kondisi basah,\'\' bunyi adendum tersebut. (cak)
MotoGP, Lebih Gampang Kenali Ban
Jumat 23-12-2016,21:00 WIB
Reporter : Harry Hidayat
Editor : Harry Hidayat
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Sabtu 31-10-2026,11:50 WIB
Prediksi Susunan Pemain Persija Jakarta vs Dewa United di BRI Super League, Taisei Siap Tantang Rizky Ridho?
Sabtu 31-10-2026,18:29 WIB
Hasil Kualifikasi Moto3 Malaysia 2026: Veda Ega Pratama Start dari Baris Ketiga
Sabtu 31-10-2026,08:43 WIB
Meramal Peluang Rafael Struick Gantikan Ole Romeny di Timnas untuk FIFA Matchday 2026, Bisa?
Sabtu 31-10-2026,14:36 WIB
Tips Praktis Mencairkan Bunga Es Kulkas 1 Pintu Tanpa Merusak Evaporator
Sabtu 31-10-2026,06:48 WIB
Usir Serangga dan Pembuat Kantuk, Ini 4 Rekomendasi Tanaman Hias Pengusir Serangga di Kamar Paling Efektif
Terkini
Minggu 01-11-2026,04:34 WIB
Memori Besar dan Baterai Badak! Ini 4 Hp Xiaomi Budget Pelajar Terbaik di Akhir 2026
Minggu 01-11-2026,04:34 WIB
4 Rekomendasi HP Samsung yang Paling Tahan Lama dengan Budget Pelajar, Mulai Rp1 Jutaan Aja!
Minggu 01-11-2026,04:33 WIB
Timnas Indonesia Kena PHP! 2 Pemain Ini Gagal Naturalisasi, Ada yang Menolak dan Tidak Sesuai Regulasi
Minggu 01-11-2026,02:01 WIB
Bulan Guru Nasional 2026 Bawa Kabar Gembira, 172 Ribu Guru Non-ASN Segera Diangkat ASN
Sabtu 31-10-2026,23:53 WIB