CIREBON - Kabar datangnya blanko kartu tanda penduduk elektronik (e-KTP), membuat masyarakat punya ekspektasi lebih. Berharap dapat e-KTP, eh malah dapat surat keterangan (suket). Sampai Selasa (18/4), sistem di server Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) masih error. Imbasnya, enam ribu blanko yang sudah diterima Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kota Cirebon masih nganggur. Petugas yang biasanya bertugas mencetak e-KTP justru sibuk mencetak suket. Karena banyak permintaan dari masyarakat yang sudah melakukan perekaman. “Sampai hari ini, yang kami cetak suket. Kami belum bisa cetak E-KTP,” ujar salah seorang petugas Disdukcapil, Meidi, kepada Radar Cirebon. Pencetakan suket, kata dia, merupakan konsekuensi akibat sistem Kemendagri yang belum normal. Di lain pihak, pelayanan masyarakat harus tetap berjalan. Dia juga berharap, masyarakat tidak kecewa karena sebetulnya suket fungsinya sama dengan e-KTP. Pria yang juga anggota komunitas motor Byson ini tak bisa memastikan, kapan server dari pusat bisa diakses. Persoalan serupa juga terjadi di daerah lain, karena gangguannya bersifat nasional. “Ya cuma bisa nunggu,” tuturnya. Kepala Disdukcapil Kota Cirebon, Sanusi menambahkan, jumlah warga yang sudah mengukuti perekaman e-KTP terus bertambah. Setiap harinya, rata-rata 100 orang. Bila dikalkulasi, dengan sebulan efektif hari kerja 20 hari, ada sekitar dua ribu orang. Kekosongan blangko e-KTP terjadi sejak bulan Oktober tahun 2017 hingga Awal April 2017. Setidaknya, ada 12-15 ribu warga yang belum mendapat fisik kartu tanda penduduk. “Kalau masalah blanko, server, itu kan dari pusat semua. Kita nggak bisa berbuat banyak,” tuturnya Sanusi. Karena tidak ada kepastian kapan bisa dicetak, kata dia, disdukcapil tetap menerbitkan surat keterangan kependudukan untuk warga yang membutuhkan. Fungsinya sebagai pengganti KTP sementara yang di dalamnya berisikan biodata kependudukan warga disertakan foto. Kemudian ada barcode di bagian kiri bawah. “Kita upayakan optimal memberi pelayanan. Tapi kadang masyarakat nggak mau tahu, mereka sering complain karena terlalu lama nunggu e-KTP-nya dicetak,” katanya. (abd)
Berharap E-KTP, Dapatnya Surat Keterangan
Selasa 18-04-2017,23:05 WIB
Reporter : Husain Ali
Editor : Husain Ali
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Kamis 29-10-2026,17:26 WIB
3 Pemuda Cirebon Meninggal Dunia, Diduga setelah Pesta Miras Oplosan
Kamis 29-10-2026,11:45 WIB
Kepala Desa Paniis Kuningan Terancam 20 Tahun Penjara, Kerugian Negara Rp530 Juta
Kamis 29-10-2026,11:20 WIB
2 Skenario Persib Lolos 16 Besar ACL 2, Kemenangan atas Melbourne Victory Jadi Modal
Kamis 29-10-2026,13:52 WIB
Ada Bek hingga Striker, Ini 4 Pemain Keturunan yang Bisa Jadi Amunisi Baru Timnas Indonesia
Kamis 29-10-2026,16:28 WIB
Intip Kecanggihan Vivo V80, Andalkan Kamera Portrait ZEISS dan Lensa Telefoto 50 MP
Terkini
Jumat 30-10-2026,10:31 WIB
244 Kebakaran Terjadi di Majalengka, Hanya Dua dari Enam Mobil Damkar Siap Beroperasi
Jumat 30-10-2026,10:06 WIB
Viral Pakai Almamater Undira di Deklarasi Sumpah Pemuda, Bayu Akui Dibayar dan Bukan Mahasiswa
Jumat 30-10-2026,09:25 WIB
HUT ke-76 Polairud, Nyaris 300 Personel Dikerahkan Bersihkan Pantai Kesenden Cirebon
Jumat 30-10-2026,09:18 WIB
Free Fire Jadi Andalan! ESI Kabupaten Cirebon Incar Sejarah di Porprov Jabar
Jumat 30-10-2026,09:12 WIB