BANDUNG - Ruang ganti Persib Bandung tidak kondusif usai bermain imbang 2-2 di Liga-1 Indonesia 2017 melawan Borneo FC. Kondisi itu tercium saat diketahui adanya ketidaksepahaman baik antara manajemen, pelatih dan pemain. Mulai dari kegagalan eksekusi penalti Michael Essien, hingga kemarahan manajer di bus kendaraan tim saat pulang dari stadion. Hal tersebut dinilai pentolan Viking Persib, Agus Rahmat, tidak diumbar kepada publik. “Semua boleh kecewa dengan hasil imbang. Tapi sebaiknya, pengurus Persib tidak membawa dan membuka kondisi tersebut keluar tim,” ungkap Agus, Selasa (23/5). Dia harap seluruh elemen dalam klub saling suport untuk kemajuan. Tidak kondusifnya dalam internal tim harus segera diselesaikan, mengingat Persib saat ini masih berada di papan atas. Agus khawatir, jika kondisi ini terus berlanjut, Maung Bandung terpeleset di daftar klasemen. “Pelatih, pengurus dan manajemen alangkah bagusnya tidak sampai menjatuhkan mental pemain. Ketika ada yang bermain jelek, harusnya dimotivasi dan dikasih suport biar makin bagus. Bukan malah dijatuhkan,” ujarnya. Pria yang karib disapa Gusdul ini juga berpendapat, Persib tak boleh antipati terhadap kritikan Bobotoh. Bagaimanapun, fans Persib itu sudah menjadi bagian yang tak bisa dipisahkan. Sementara itu, pelatih fisik Persib, Yaya Sunarya menjelaskan bahwa peningkatan fisik Essien dan Carlton Cole tidak bisa dilakukan instan. Ada beberapa fase untuk mendapat peak performance fisik yang prima. Apalagi, kedua pemain tersebut tak mengikuti persiapan Persib di pra musim. Ditambah, sebelum bergabung, mereka berdua tak seaktif pemain lain, misalnya Raphael Maitimo. “Harus ada proses untuk membentuk fisik yang prima. Tapi kan harus step by step. Kecuali kalau dia baru main dan pindah ke klub ini,” ujar Yaya. Adapun beberapa faktor yang membuat fisik kedua pemain itu terhambat, Yaya membeberkan faktor usia, intensitas bermain sebelumnya, dan riwayat cedera. Tim pelatih tak bisa memaksakan menggenjot fisik pemainnya secara penuh. Jika dilakukan terus menerus, pemain bersangkutan akan merasa tak nyaman, bahkan rawan cedera. Makanya, kata dia, maintenance latihan fisik diperlukan dan tak semudah yang dibicarakan. “Bisa dilihat kan bagaimana progresnya. Itu hubungannya dengan kondisifikal ketika saya bikin menu tambahan, ketika dia kecapean, besoknya dia berat untuk latihan lagi,” paparnya. Ditanyai tentang kemampuan Cole bermain setengah babak, dia merasa, striker asal Inggris itu bisa melakukannya. Namun, secara garis besar Cole butuh dukungan dan kepercayaan dari rekan-rekannya di tim. “Bisa (main 45 menit). Lawan Bali bisa Insya Allah. Tapi saya pikir tergantung bagaimana kita memberikan kepercayaan kepada mereka dan dapat suport dari semua pemain. Saya pikir semua pemain termotivasi,” ujarnya. (net/mid)
Essien-Cole Butuh Dukungan
Rabu 24-05-2017,08:05 WIB
Reporter : Dian Arief Setiawan
Editor : Dian Arief Setiawan
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Selasa 31-03-2026,14:12 WIB
Perampokan Rumah Mewah di Cirebon, 4 Residivis Dibekuk di Bandung
Selasa 31-03-2026,13:00 WIB
Realisasi PAD Kabupaten Kuningan 2025 Meleset dari Target, Terungkap dalam Rapat Paripurna
Selasa 31-03-2026,14:30 WIB
Setelah Viral Jalan Rusak Desa Gadingan Indramayu Diperbaiki, Rp3,4 Miliar Disiapkan
Selasa 31-03-2026,16:30 WIB
Tabel Angsuran KUR Mandiri 2026 Lengkap, Simulasi Cicilan Rp100 Juta–Rp500 Juta
Selasa 31-03-2026,14:02 WIB
Tumpukan Sampah di Perempatan Ciledug Cirebon Dibersihkan, 25 Armada Dikerahkan
Terkini
Rabu 01-04-2026,12:00 WIB
Bangunan Liar di Kawasan Bima Cirebon Disegel, Ternyata Ada Tempat Hiburan Juga
Rabu 01-04-2026,11:30 WIB
Lucky Hakim Geram saat Sidak PDAM Indramayu, Begini Reaksinya
Rabu 01-04-2026,11:10 WIB
Daftar HP Xiaomi Terbaru April 2026, Spesifikasi dan Harga Makin Kompetitif dari Entry hingga Flagship
Rabu 01-04-2026,11:00 WIB
ASN Kuningan Naik Pangkat, 5 Pegawai Diskominfo Terima SK Resmi
Rabu 01-04-2026,10:49 WIB