KABAR yang menyebutkan bahwa radiasi handphone menyebabkan kanker bahkan otak mengecil juga mendapatkan jawaban dari ahli medis. Radiasi memang bisa menyebabkan kanker, namun dalam dosis besar. Sedangkan radiasi ponsel tergolong tidak terlalu besar. Salah satu dokter spesialis saraf RS Royal Surabaya dr Bambang Kusnardi SpS mengatakan, berita radiasi telepon genggam yang menyebabkan kanker otak pada anak adalah hoax. (Heboh Otak Mengecil karena Radiasi Ponsel, Hoax atau Bukan?) “Radiasi memang bisa menyebabkan kanker. Namun harus dalam dosis besar,” ucapnya. Selain soal besarnya radiasi, kanker juga akan tumbuh ketika paparan berlangsung lama. Gelombang radiasi pada telepon genggam memang tidak terlalu besar. Sehingga kemungkinan untuk menyebabkan kanker juga sedikit. Bambang mengatakan, kanker merupakan penyakit yang disebabkan banyak faktor. Hingga sekarang para ahli belum bisa memastikan penyebab pasti kanker. Penyebab kanker bisa dari keturunan. Artinya, mereka yang punya riwayat keluarga pengidap kanker bisa memiliki risiko tersebut. Selain itu, faktor lainnya adalah soal makanan yang dikonsumsi. Sampai saat ini juga tidak ada bukti klinis yang kuat. Jurnal ilmiah kedokteran memang sudah ada yang membahas keterkaitan handphone dengan kanker otak. Namun pendapat itu tidak disetujui semua ahli medis. Meski demikian, orang tua tetap diingatkan agar anak kecil lebih baik dijauhkan dari ponsel. Sebab, secara anatomi tengkorak si kecil masih tipis. Selain itu otak bayi dan anak-anak mudah menyerap radiasi. Nah yang berbahaya adalah ketika radiasi tersebut terkumpul dalam waktu yang lama. Selain menyebabkan kanker otak, paparan radiasi telepon genggam juga diduga bisa menyebabkan leukemia dan tumor di saraf pendengaran. Sehingga dia menyarankan agar si kecil tak terlalu sering menggunakan ponsel. (lyn/gun/eko/oki) Fakta: -Pesan anak kecil meninggal karena kanker akibat radiasi ponsel menyebar sejak lama, cuma berganti nama korban -Dokter menyebut kanker penyakit multifaktor -Radiasi ponsel tidak terlalu besar sehingga kecil kemungkinan mengakibatkan kanker, apalagi pengecilan otak, kecuali dalam dosis besar
Kanker Penyakit Multifaktor
Selasa 11-07-2017,05:05 WIB
Reporter : Husain Ali
Editor : Husain Ali
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Rabu 27-05-2026,10:00 WIB
Mobil Bekas Toyota Terlaris Periode 2025-2026, Ini Daftar Favorit dan Harga Terbarunya
Rabu 27-05-2026,14:00 WIB
7 Café Hidden Gem di Cirebon yang Estetik dan Adem, Cocok untuk Nongkrong hingga WFC
Rabu 27-05-2026,16:00 WIB
Toyota Yaris Bekas Terbaik Keluaran Tahun Berapa? Ini Pilihan Paling Worth It di 2026
Rabu 27-05-2026,05:06 WIB
Brigjen TNI Agus Bhakti Tinjau Yonif TP 839 Kuningan, Inilah Pesan Penting ke Prajurit
Rabu 27-05-2026,04:03 WIB
Jelang Iduladha 2026, KAI Cirebon Pastikan Jalur Kereta Aman dan Andal
Terkini
Rabu 27-05-2026,22:03 WIB
Pesan Iduladha 1447 H dari Teh Rinna: Saatnya Perkuat Kepedulian Sosial di Kota Cirebon
Rabu 27-05-2026,22:02 WIB
Semangat Berbagi dalam Rangka Idul Adha, BRI Group Distribusikan lebih dari 5000 Hewan Kurban
Rabu 27-05-2026,21:29 WIB
Bangun Budaya Belajar, Pertamina Resmikan Perpustakaan Digital di Lingkungan Kerja
Rabu 27-05-2026,21:08 WIB
Skuad Resmi Belanda untuk Piala Dunia 2026 Dirilis, Koeman Bawa Banyak Nama Tak Terduga
Rabu 27-05-2026,20:35 WIB