MAJALENGKA – Kondisi Taman Makam Pahlawan (TMP) dan monumen perjuangan pahlawan di Kabupaten Majalengka memprihatinkan. Seperti pantauan Radar, kondisinya mencekam ketika melintasi batas gapura atau pintu gerbang. Tidak tampak sama sekali nuansa heroik di lokasi itu. Rumput-rumput dibiarkan tumbuh panjang, serta cat di dinding dan pagar kompleks makam sudah mengelupas. Tulisan pada nisan pusara para pahlawan juga sudah tidak jelas dan tidak terbaca. Bahkan, helm baja yang sebelumnya berada di atas pusara pahlawan sudah tidak ada. Susunan paving block di sepanjang kompleks TMP juga sudah tidak utuh dan rapi. Kondisi tersebut dikeluhkan rombongan Komisi IV DPRD Majalengka, yang melakukan peninjauan TMP, kemarin. Ketua Komisi IV H Nanan Heryana menyayangkan kondisi itu karena TMP merupakan simbol sejarah perjuangan para pahlawan dalam merebut kemerdekaan. “Kebesaran suatu bangsa salah satunya ditunjukkan dengan menghargai pahlawan dan sejarah. Tanpa para pahlawan yang memperjuangkan kemerdekaan, kita belum pasti menjadi bangsa dan Negara yang merdeka seperti sekarang. Jadi jangan dianggap sepele keberadaan kelestarian TMP ini,” ujar dia. Wakil ketua komisi H Sudibyo BO SE MM menyayangkan tidak ada anggaran dari APBD Kabupaten Majalengka untuk sekadar perawatan dan pemeliharaan TMP. Apalagi untuk memugarnya. Sehingga sejauh ini pemeliharaan TMP dilakukan kuncen (penjaga) seadanya. Para penjaga juga hanya mengandalkan sumbangan dari kotak amal yang disediakan di depan gapura TMP. Itupun pengunjung tidak setiap hari ada, karena TMP biasanya ramai dikunjungi peziarah pada momen-momen tertentu seperti Agustus, atau kunjungan siswa dan pelajar saat memperingati momen hari besar nasional. “Gimana mau terawat kalau tidak ada dukungan dari pemerintah. Kita akan usulkan supaya pemeliharaan dan perawatan TMP ini bisa dianggarkan di APBD perubahan,” imbuhnya. (azs)
Tanpa Anggaran, TMP Majalengka Tak Terawat
Jumat 14-07-2017,16:30 WIB
Reporter : Dedi Haryadi
Editor : Dedi Haryadi
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Jumat 02-10-2026,20:35 WIB
Skandal Naturalisasi Timnas Malaysia, FAM Minta Maaf, Diungkit Kembali Suporter Indonesia
Jumat 02-10-2026,15:00 WIB
Kenapa Tambahan Waktu Indonesia vs Bangladesh Berubah dari 2 Jadi 7 Menit? Ini Penjelasannya!
Jumat 02-10-2026,21:00 WIB
AI SIRT Segera Hadir, PANDI Siapkan Pusat Respons Insiden dan Abuse Teknologi AI
Jumat 02-10-2026,19:26 WIB
FAM Malaysia Minta FIFA Usut Tuntas Injury Time Indonesia VS Bangladesh di FIFA ASEAN Cup 2026, Ngga Terima?
Jumat 02-10-2026,19:27 WIB
Respons John Herdman Tentang Laga Kontroversial Malaysia Kontra Singapura: 'Bagaimana Mungkin Bisa 6-0'
Terkini
Sabtu 03-10-2026,14:35 WIB
Belanja Pegawai Capai 48,45 Persen, Gerindra Minta RAPBD Kuningan Dievaluasi
Sabtu 03-10-2026,14:04 WIB
Pemkab Cirebon Subsidi Rp15 Juta per Peserta untuk Program Kerja ke Jepang
Sabtu 03-10-2026,13:36 WIB
Produksi Sampah Cirebon Capai 1.260 Ton per Hari, TPA Gunung Santri Overload
Sabtu 03-10-2026,13:18 WIB
Haurgeulis Kini Punya Toko Mas Pantes, Hadirkan Emas, Berlian hingga Layanan Buyback
Sabtu 03-10-2026,13:02 WIB