MAJALENGKA-Anggota DPR RI asal Kabupaten Majalengka, H Nurhasan Zaidi bertemu warga Majalengka dalam acara sosialiasi Empat Pilar Kebangsaan di Kelurahan Tonjong Kecamatan Majalengka, Selasa (19/9). Acara tersebut dihadiri masyarakat sekitar yang cukup antusias mengikuti seluruh rangkaian acara hingga tuntas. Dalam kesempatan itu juga tampak hadir Ketua DPD PKS Majalengka Asep Aminudin SHut dan anggota DPRD Majalengka Deden Hardian Narayanto ST (Dehan), yang juga kandidat bakal calon Bupati Majalengka dari Partai Keadilan Sejahtera (PKS). Dalam paparannya, Nurhasan mengajak warga kembali menjadikan Empat Pilar sebagai pondasi untuk menjadi warga Negara yang baik. Empat pilar tersebut adalah Pancasila, UUD 1945, NKRI, dan Bhinneka Tunggal Ika. “Para pendiri bangsa ini telah sangat baik menyusun empat pilar kebangsaan sebagai alat untuk menyatukan rakyat Indonesia. Jadi empat pilar ini merupakan payung bersama dalam berbangsa dan bernegara,” ujarnya. Terkait momen Hari Kesaktian Pancasila, Nurhasan juga mengingatkan warga agar mewaspadai bahaya laten komunisme. Dalam sejarah bangsa Indonesia, memang selalu ada rongrongan terhadap Pancasila dan UUD 1945. Salah satunya ideologi komunisme yang pernah melakukan upaya kudeta terhadap pemerintahan yang sah. “Di bulan September ini kita biasa memperingatinya sebagai pengkhianatan G30S/PKI,” tambahnya. Menanggapi pertanyaan salah satu peserta terkait keberadaan PKI saat ini dan kemungkinan ada pemberontakan lagi, Nurhasan menjawab secara organisasi PKI sudah bubar dan dilarang di Indonesia. Tapi masih ada sebagian kader dan keluarganya yang masih melakukan upaya menumbuhkan kembali ideologi itu. Menyikapi kejadian penangkapan terduga teroris di Cirebon Senin (18/9), Nurhasan mengingatkan terorisme juga bisa menjadi ancaman terhadap Pancasila dan UUD 1945. “Terorisme bukan ajaran Islam dan bertentangan dengan Pancasila, saya setuju jika pelaku teror ditangkap dan diadili. Tentu dengan cara-cara yang tidak bertentangan dengan Undang-undang dan HAM,” pungkasnya. (ara)
Waspada Bahaya Komunisme di Masyarakat
Rabu 20-09-2017,14:15 WIB
Reporter : Dedi Haryadi
Editor : Dedi Haryadi
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Kamis 01-10-2026,10:21 WIB
Skuad Timnas Indonesia Dirombak Lawan Bangladesh, John Herdman Siapkan Pengganti Thom Haye
Kamis 01-10-2026,06:14 WIB
7 Mobil Bekas Rp70 Jutaan dengan Pilihan Mengejutkan, Ada Honda Jazz RS, Freed hingga Suzuki Ertiga 7 Seater
Kamis 01-10-2026,15:08 WIB
Pelajar 14 Tahun Pelaku Pencurian di Toko Gadget di Cirebon, Gondol 3 iPhone, Tutup Kepala Pakai Celana
Kamis 01-10-2026,07:26 WIB
6 Tanaman Hias Tahan Cahaya Minim, Tak Butuh Banyak Air, Mudah Dirawat dan Cocok untuk Ruangan Redup
Kamis 01-10-2026,09:13 WIB
Saya Tidak Lulus SMA (Seri 2)
Terkini
Jumat 02-10-2026,02:00 WIB
Obat Keras Diduga Masuk Kawasan Industri Majalengka, 7 Tersangka Diamankan Polisi
Kamis 01-10-2026,22:51 WIB
Tanaman Hidroponik Indoor Hias yang Bikin Rumah Makin Cantik, Nomor 5 Wajib Dicoba
Kamis 01-10-2026,22:00 WIB
Suyudi Ario Seto Jadi Kapolri, Begini Sosoknya Saat Pimpin Polres Majalengka
Kamis 01-10-2026,21:55 WIB
Hasil Timnas Indonesia vs Bangladesh FIFA ASEAN Cup 2026: Habisi Bangladesh 9-2, Garuda Terbang ke Final!
Kamis 01-10-2026,21:38 WIB