MAJALENGKA–DPRD Kabupaten Majalengka berencana memanggil Dinas Kesehatan. Anggota Komisi IV DPRD H Sudibyo BO SSos SE MM mengatakan, pemanggilan tersebut terkait pabrik pengolahan nata de coco yang diduga dalam proses pembuatannya menggunakan pupuk urea. Hal itu sudah jelas kecolongan sebab ada peredaran makanan yang mengandung zat berbahaya, yang menyebar dan menjadi konsumsi masyarakat. Kondisi tersebut harus ditindaklanjuti agar jelas, dan pihaknya bisa mengetahui sejauh mana peredaran produk tersebut. Selain itu harus ada upaya yang dilakukan dinas terkait mengantisipasi dampak yang ditimbulkan di masyarakat, terlebih bagi yang sudah mengkonsumsi produk tersebut. “Apakah ada unsur pelanggaran, apakah membahayakan masyarakat, terus tindaklanjutnya seperti apa. Maka secepat mungkin kita akan memanggil beberapa dinas terkait,” ujarnya. Selain itu, pihaknya juga mengaku terkejut ketika mengetahui pabrik pengolahan tersebut merupakan binaan Dinas Kesehatan Kabupaten Majalengka. Pihaknya mempertanyakan istilah binaan tersebut. “Binaan itu maksudnya apa, kalau binaan artinya mereka (pengelola pabrik, red) tidak melakukan pelanggaran. Tetapi setelah dibina mereka melakukan pelanggaran. Atau dari dulu juga sudah melakukan pelanggaran tetapi tidak terdeteksi. Hal ini yang perlu kita tahu,” tandasnya. Sudibyo menegaskan pihaknya ingin agar kesehatan masyarakat bisa terjaga dengan baik. Jangan sampai ada korban yang diakibatkan kelalaian pengelola sebuah industri rumahan seperti sekarang ini. “Saya juga akan memerintahkan dinas terkait untuk menarik peredaran produk yang sudah menyebar kalau memang produk tersebut dinilai berbahaya bagi kesehatan. Semua ini dilakukan agar kesehatan masyarakat Majalengka bisa terjaga dengan baik,” ungkapnya. Sebelumnya, Kepala Seksi Perizinan dan Pengawasan obat-obatan, Makanan dan Minuman Dinas kesehatan kabupaten Majalengka, Diceu Hamidah SKep Ners MKep mengatakan pihaknya mengakui kalau industri tersebut memang terdaftar di Dinas Kesehatan. Malah mereka mempunyai izin perdagangan. Tetapi sejak tahun 2009 pihak pengelola tidak lagi memperpanjang izin tersebut. “Industri nata de coco ini merupakan salah satu industri rumah tangga binaaan dinas kesehatan, namun izin perdagangan sudah tidak diperpanjang sejak tahun 2009 silam,” ujarnya. (bae)
Kasus Nata De Coco, DPRD Segera Panggil Dinas Kesehatan
Rabu 04-10-2017,17:02 WIB
Reporter : Dedi Haryadi
Editor : Dedi Haryadi
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Sabtu 01-08-2026,05:20 WIB
Rekomendasi Laptop Murah RAM 16GB, Siap Buat Kerja, Kuliah, Multitasking, dan Gaming Tipis-Tipis
Jumat 31-07-2026,16:50 WIB
Ayah dan Bayi 6 Bulan Tewas dalam Kebakaran Rumah di Cirebon, Polisi Selidiki Penyebabnya
Sabtu 01-08-2026,06:20 WIB
Rekomendasi Mobil Keluarga Terlaris 2026, 5 Pilihan 7 Seaters untuk Perjalanan Nyaman dan Harga Kompetitif
Sabtu 01-08-2026,04:45 WIB
Deretan 8 Mobil Kecil Bekas di Bawah 50 Juta, Cocok untuk Manuver Lincah di Perkotaan Padat
Terkini
Sabtu 01-08-2026,16:09 WIB
APPSI Cirebon Ingatkan Dewas dan Direksi Kinerja Nyata dan Solusi Konkret Bagi Pedagang Pasar
Sabtu 01-08-2026,16:06 WIB
Rekomendasi Mobil Bekas Harga 50 Juta Terbaru 2026, Mesin Bandel, Irit BBM dan Nyaman Dipakai Seharian
Sabtu 01-08-2026,15:56 WIB
Prediksi Shio Terbaru 1-2 Agustus 2026: Karier, Asmara, dan Keuangan 5 Shio Makin Cerah
Sabtu 01-08-2026,15:49 WIB
5 Shio Keberuntungan Awal Agustus 2026, Peluang Cuan dan Kesuksesan Semakin Terbuka
Sabtu 01-08-2026,15:36 WIB