INDRAMAYU-Berawal dari keprihatinan akan banyaknya sampah di lingkungan desa, Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Berkah Mandiri Desa Kalensari, Kecamatan Widasari, berinovasi menciptakan alat pengelolah sampah (pembakaran sampah) yang mampu mengubah asap hasil pembakaran sampah menjadi cairan pengendali hama dan sebagai pengawet bahan bangunan. Kuwu Kalensari H Masroni menjelaskan idenya tercetus dari keprihatinan pemerintah desa akan permasalahan sampah yang belum ada solusinya. Ia pun mencoba berinovasi agar sampah yang tidak ada harganya ini menjadi barang yang bernilai ekonomis dan bisa dijadikan salah satu bidang usaha yang dikelola Badan Usaha Milik Desa (BUMDes). “Nanti sampah yang terkumpul dibakar dan menjadi asap cair. Nah cairan yang dihasilkan dibagi menjadi tiga grade. Dan masing-masing grade memiliki kegunaan masing-masing,” ujarnya. Untuk grade tiga, kata dia bisa digunakan sebagai pengawet bahan bangunan, seperti kayu agar tak mudah rapuh. Cairan grade dua bisa dijadikan bahan pengedalian hama di sektor pertanian dan grade satu bisa untuk pengawet makanan. Tapi selama ini yang baru diproduksi adalah grade dua dan grade tiga. Karena sampah yang dibakar masih bercampur. “Nanti yang mengelola BUMDes. Hasil pembakaran sampah ini dijual ke luar dan menjadi produk BUMDes,” tuturnya. Sementara, Raswin sebagai pengelola BUMDes mengatakan dalam sekali pembakaran sampah, dirinya bisa memproduksi satu botol cairan serbaguna itu. Tidak ada bahan tambahan yang digunakan dalam membuat cairan serbaguna itu. Asap dari pembakaran, lanjut dia, terhubung dengan pipa yang sudah diberikan botol penampung cairan. “Ini baru ada satu di Indramayu. Semua macam sampah bisa dibakar di sini. Rencana ke depan BUMDes akan lebih serius mengelola alat pembakaran sampah. Mulai dari sampah yang dibakar dipilah, kemudian alatnya juga diperbanyak,” ujarnya. (oni)
BUMDes Olah Sampah Jadi Obat Pengendali Hama
Kamis 19-10-2017,13:01 WIB
Reporter : Dedi Haryadi
Editor : Dedi Haryadi
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Minggu 22-03-2026,12:30 WIB
Wisata Cirebon Keraton Kasepuhan Ramai Saat Lebaran, Ini Daya Tariknya
Minggu 22-03-2026,21:27 WIB
Geger! Pria Ditemukan Tewas di Dasar Balong Kesenden Cirebon, Begini Kronologinya
Minggu 22-03-2026,19:34 WIB
Tunjangan Guru Skema Baru 2026 Cair Bulanan, Lebih Pasti dan Bikin Tenang
Minggu 22-03-2026,13:30 WIB
Manchester United Siapkan Gebrakan Bursa Transfer 2026, Nasib Casemiro dan Carrick Jadi Sorotan
Minggu 22-03-2026,21:00 WIB
Cara Memilih Laptop untuk Kerja dan Gaming agar Tidak Overbudget
Terkini
Senin 23-03-2026,12:00 WIB
Monitoring Zakat Fitrah 1447 Hijriah, Wali Kota Tekankan Transparansi dan Amanah
Senin 23-03-2026,11:00 WIB
687 Ribu Kendaraan Pemudik Melintas di Kota Cirebon
Senin 23-03-2026,10:30 WIB
Posko THR Kemnaker Terima 1.134 Konsultasi, Hari Ini Layanan Aduan Mulai Dibuka
Senin 23-03-2026,10:00 WIB
Update Cipali Hari Ini: Arus Balik Mulai Terasa, Kendaraan Menuju Cirebon Menurun
Senin 23-03-2026,09:37 WIB