DEPOK - Berbeda dengan MTQ tahun-tahun sebelumnya, pada pelaksanaan MTQ ke-44 tahun 2017 tingkat Kabupaten Cirebon ini, juga diikuti oleh beberapa narapidana dari Lapas Kesambi. Meskipun hanya sebagai tamu, namun kehadiran napi dalam MTQ ini disambut baik oleh berbagai kalangan. Ketua Dewan Hakim MTQ ke 44, H Abdulatif MM kepada Radar mengatakan, pihaknya sengaja menghadirkan napi untuk mengikuti MTQ. \"Ada dua napi dari LP Kesambi yang ikut serta dalam MTQ kali ini,\" ujarnya kepada Radar, Jumat (24/11). Pria yang juga sekretaris Disdukcapil Kabupaten Cirebon ini mengatakan, kehadiran napi dalam MTQ hanya sebagai tamu. \"Mereka (para napi, red) ini ikut serta dalam lomba tilawah Alquran. Kita beri penilaian sesuai umumnya. Namun penilaian napi ini dipisahkan dari peserta MTQ lainnya,\" bebernya. Abdulatif mengungkapkan, kehadiran napi dalam MTQ ini berawal dari usulan LP Kesambi. Pembina agama Lapas Kesambi, mengusulkan kepada Kalapas untuk mengikutsertakan sejumlah napi yang kompeten untuk ikut MTQ, dan Kalapas menyetujui. Kemudian, Kalapas mengusulkan LPTQ Kabupaten Cirebon. Gayung bersambut, LPTQ menyetuju dan napi diikutsertakan dalam MTQ. Mulanya, pihaknya tidak membatasi hanya napi dari Lapas Kesambi, tetapi juga bisa napi-napi lainnya. \"Tadinya kita ingin napi dari Lapas Narkotik Gintung juga. Namun baru Lapas Kesambi yang mengizinkan napinya ikut MTQ,\" tuturnya. Kehadiran napi ini, disambut baik oleh seluruh kalangan. Karena merupakan hal baru di Kabupaten Cirebon. Pihak panitia pun mengagendakan di tahun-tahun mendatang, napi diikutsertakan dalam pelaksanaan MTQ. Sementara itu, pelaksanaan MTQ secara umum, berjalan lancar. Semua jenis lomba masih diperlombakan. Dan para peserta pun sangat semangat dan antusias mengikuti perlombaan MTQ kali ini. \"Final akan dilaksanakan pada Senin siang dan malam Selasa,\" pungkasnya. (den)
Bang Napi dari LP Kesambi Ikut MTQ
Minggu 26-11-2017,17:05 WIB
Reporter : Dian Arief Setiawan
Editor : Dian Arief Setiawan
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Jumat 02-10-2026,20:35 WIB
Skandal Naturalisasi Timnas Malaysia, FAM Minta Maaf, Diungkit Kembali Suporter Indonesia
Jumat 02-10-2026,13:59 WIB
Malaysia Gagal Ke Final, FAM Tuntut Klarifikasi FIFA Soal Tambahan Waktu Laga Timnas Indonesia vs Bangladesh
Jumat 02-10-2026,14:08 WIB
Prank Paling Dramatis di Grup A, Malaysia Menang Telak tetapi Indonesia Melaju ke Final FIFA Asean Cup 2026
Jumat 02-10-2026,14:00 WIB
Ekonomi Majalengka Tumbuh 6,86 Persen, Akademisi Soroti Kualitas SDM dan Kesejahteraan
Jumat 02-10-2026,15:00 WIB
Kenapa Tambahan Waktu Indonesia vs Bangladesh Berubah dari 2 Jadi 7 Menit? Ini Penjelasannya!
Terkini
Sabtu 03-10-2026,12:50 WIB
Karang Taruna Bersiap Ganti Nahkoda, TKKT VI Digelar 10 Oktober
Sabtu 03-10-2026,12:33 WIB
Kisah Arnengsih, Mantan Spri Suyudi di Majalengka: Dari Trabas hingga Jadi Kapolri
Sabtu 03-10-2026,12:16 WIB
Suporter Singapura Marah, Sebut Timnya ‘Memalukan’ dan ‘Kotor’, Setelah Dibantai Malaysia Setengah Lusin
Sabtu 03-10-2026,12:07 WIB
Mengenal Weton dan Watak Manusia dalam Tradisi Jawa, Sekadar Mitos atau Budaya?
Sabtu 03-10-2026,11:30 WIB