KUNINGAN - Berharap dapat untung malah buntung. Nasib apes itu dialami Gino Umbara (25), warga Kelurahan Ciporang, Kecamatan/Kabupaten Kuningan. Muka pemuda yang dikenal sebagai salahseorang anggota Satpol PP Kecamatan Cilimus itu, Senin (6/9) bonyok dihajar massa di Jalan Siliwangi, tepatnya di depan Toserba Surya. Ganjaran itu didapat Gino karena tertangkap basah melakukan aksi penjambretan dompet milik, Herlina (69), warga Jalan Siliwangi, Kuningan. Peristiwa itu terjadi, pukul 7.30. Saat itu korban berjalan dari Pasar Baru dengan menyusuri gang sebagai jalan pintas untuk tembus ke Jalan Siliwangi. Sesampainya di jalan tujuan, tepat di depan Toserba Surya korban terkejut karena dompet yang dipegangnya mendadak disergap cepat oleh pelaku. Saat itu pelaku menggunakan motor Honda Supra Nopol E 4575 YM. Beruntung tali dompet korban mengikat erat dijempolnya. Sehingga ketika direbut pelaku, dompet tidak bisa lepas. Tetapi mengakibatkan tubuh korban terseret dan terpelanting jatuh membentur tembok di pinggir jalan. Tangan korban terluka cukup parah, termasuk kaki di beberapa bagian mengeluarkan darah. Begitu si pelaku dan motornya terjatuh, puluhan warga yang melihat kejadian tersebut meneriaki pelaku dengan teriakan jambret. Warga yang emosi tidak berhitung. Bogem mentah langsung saja meluncur secara beruntun tepat ke arah muka pelaku. Disusul tendangan liar bertubi-tubi ke arah tubuh pemuda berbadan cukup tegap itu. Teriakan minta ampun dari pelaku tak dihiraukan warga. Untung, di sekitar lokasi banyak aparat Satlantas Polres tengah berbenah menyiapkan tiang rekayasa jalan untuk mengantisipasi kemacetan kota menjelang lebaran. Emosi warga berhasil dibendung polisi. Oleh polisi, pelaku kemudian diangkut ke mobil patroli untuk dijebloskan ke sel Mapolsek Kuningan. Tapi sebelum itu, pelaku terlebih dulu dibawa ke Posko Beringin. Beberapa anggota Satpol PP yang berada di sekitar Pos Beringin saat ditanyai terkait identitas pelaku mengaku tidak mengenalnya. Setelah ditelusuri, pelaku sudah bukan lagi anggota Satpol PP. Tapi masih berstatus aktif sebagai tenaga sukwan di Kantor Kecamatan Cilimus. ”Di kantor (Cilimus, red), saya tidak digaji. Kalau dikasih uang paling kalau piket satu minggu sekali. Itupun cuma Rp20 ribu per sekali piket,” ungkap pelaku, Gino. Kasatpol PP Kabupaten Kuningan, Indra Purwantoro SIP menegaskan, sejak tanggal 3 Agustus 2010 pihaknya sudah melayangkan surat permintaan pencopotan seragam Satpol PP kepada pelaku. Karena, berdasarkan laporan masyarakat pengunjung rumah makan berfasilitas hiburan atau kafé serta hasil pemeriksaan PPNS Satpol PP, pelaku dikenal sebagai anggota Satpol PP yang sering mabuk di kafe tersebut. Dan setelah dilakukan penelitian itu, pelaku tidak tercatat lagi sebagai anggota Satpol PP. ”Kamudian kami meminta kepada pelaku untuk tidak lagi berseragam Satpol PP. Bahkan dikeluarkan dari pegawai sukwan karena sudah merendahkan martabat PNS,” tandasnya, diamini Kabag Humas, Drs Agus Mauludin. (tat)
Pecatan Satpol PP Menjambret
Selasa 07-09-2010,07:00 WIB
Reporter : Dedi Darmawan
Editor : Dedi Darmawan
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Jumat 05-06-2026,09:04 WIB
Bulan Penuh Keberuntungan: Ini 7 Shio yang Diprediksi Kebanjiran Rezeki dari Berbagai Arah
Kamis 04-06-2026,20:28 WIB
KPK Bongkar Dugaan Korupsi Izin Tinggal WNA, 8 Pejabat Jadi Tersangka, Termasuk Wamen Imipas
Jumat 05-06-2026,01:04 WIB
Hendak Menuju ke Cirebon, Truk Pengangkut BBM Ludes Terbakar di Tol Cisumdawu, Diduga Ini Penyebabnya
Kamis 04-06-2026,21:00 WIB
Program MBG Diprioritaskan untuk Ibu Hamil, Balita dan Daerah 3T, BGN Beberkan Strateginya
Kamis 04-06-2026,22:01 WIB
Silmy Karim Jadi Tersangka KPK, Presiden Prabowo Langsung Teken Surat Pemberhentian
Terkini
Jumat 05-06-2026,19:03 WIB
Kota Cirebon Raih Penghargaan Nasional Pengendalian Inflasi, Kantongi Insentif Rp3 Miliar
Jumat 05-06-2026,18:33 WIB
Tiga Petinggi BGN Jadi Tersangka, SPPG Kota Cirebon Pastikan Program MBG Tetap Berjalan
Jumat 05-06-2026,18:00 WIB
Kenapa Jalan di Kuningan Dikelola Cirebon? Simak Penjelasan Resmi Pemkab dan Sejarahnya
Jumat 05-06-2026,17:30 WIB
Warga Lima Desa di Kuningan Utara Keluhkan Jalan Rusak, Akan Bawa Aspirasi ke Pusat
Jumat 05-06-2026,17:08 WIB