MAJALENGKA–Ketua Badan Koordinasi Antar Desa (BKAD) Kecamatan Jatitujuh Sunata SE membantah wacana pembubaran Unit Pengelola Kegiatan (UPK) Kecamatan Jatitujuh. Hingga saat ini pihaknya tidak akan membubarkan UPK, karena belum ada payung hukum yang menjadi dasar untuk pembubaran tersebut. Saat musyawarah antar desa, memang ada beberapa kepala desa di Kecamatan Jatitujuh yang menginginkan aset UPK dijual untuk ditarik ke BUMDes masing-masing desa. “Tidak benar kalau UPK akan dibubarkan, itu hanya wacana saat musyawarah antar desa saja. Kami tidak berani tiba-tiba menjual aset dan menyerahkan pengelolaan ke masing-masing BUMDes, karena belum ada dasar hukumnya,” ujar Sunata. Pihaknya tidak sewenang-wenang menentukan keputusan, sebab segala sesuatu selalu dibawa ke musyawarah antar desa. Tidak sedikit pengelola UPK di kecamatan lain yang sengaja mematikan peran BKAD, atau tidak difungsikan sebagai mitra pengawasan. “Jika tidak difungsikan, efeknya keuangan UPK bisa semrawut. Sementara di Jatitujuh antara BKAD dan UPK sudah terjalin komunikasi yang baik,” ujarnya. Kalaupun ada beberapa kelompok yang belum menerima dana bergulir, hal itu kata Sunata bukan berarti masalah serius. Sebab menurutnya, setiap ada kelompok yang melunasi dana bergulir dan akan mengambil dana bergulir kembali jumlahnya lebih besar dari pinjaman sebelumnya. “Itu wajar saja, bukan berarti UPK bangkrut tapi hanya masuk daftar tunggu. Sebab tidak mungkin jumlah pinjamannya tetap, pasti bertambah. Sehingga harus menunggu dana masuk dulu dari kelompok lain sebelum dipinjamkan ke kelompok lainnya,” ujar dia. Sebelumnya, Sekretaris Kecamatan Jatitujuh, U Suharto mengaku tidak setuju jika UPK ditarik dan dibagi ke BUMDes masing-masing desa. Selain tidak ada aturan hukum yang menaungi peralihan tersebut, sekcam juga beralasan minimnya pengawasan menjadi dasar. “Biarkan saja UPK berjalan seperti sekarang, kami juga tidak setuju kalau asetnya harus dijual kemudian dibagi dan dialihkan ke masing-masing desa melalui BUMDes,” tandasnya. (bae)
BKAD Jatitujuh Bantah Pembubaran UPK
Selasa 06-03-2018,22:01 WIB
Reporter : Dedi Haryadi
Editor : Dedi Haryadi
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Sabtu 27-06-2026,05:21 WIB
Gelandang Jerman Jebolan VfB Stuttgart Diprediksi Jadi Pemain Naturalisasi Baru Timnas Indonesia, Siapa?
Sabtu 27-06-2026,04:49 WIB
4 Rekomendasi Mobil Sedan Murah Under 50 Jutaan, Punya Desain Timeless, Sparepart Murah, Bisa Lari Kencang
Sabtu 27-06-2026,05:11 WIB
Bukan Piala Ciki Lagi, Timnas Indonesia Serius Tambah 2 Pemain Naturalisasi Baru untuk Piala AFF 2026
Sabtu 27-06-2026,10:00 WIB
Soroti Pemain Naturalisasi Baru, Media Vietnam Sebut Timnas Indonesia Jadi Lawan Berat di Piala AFF 2026
Sabtu 27-06-2026,09:46 WIB
Proses Naturalisasi Dikebut! Timnas Indonesia Dapat 2 Amunisi Baru di Lini Depan, Siap Saingi Ole Romeny?
Terkini
Minggu 28-06-2026,02:02 WIB
Majalengka Dapat Proyek PLTSa Rp1 Triliun, Sampah Akan Disulap Jadi Listrik
Sabtu 27-06-2026,23:09 WIB
Deretan Shio Keberuntungan Akhir Juni 2026, Benarkah Babi Jadi yang Paling Beruntung?
Sabtu 27-06-2026,23:00 WIB
Cicilan Kredit Motor Polytron Fox 350 Terbaru, Angsuran Mulai Rp500 Ribuan, Cocok Buat Mahasiswa!
Sabtu 27-06-2026,22:04 WIB
Dedi Mulyadi Khawatir Perajin Tradisional Hilang, Siapkan Paguron Batik hingga Ukir
Sabtu 27-06-2026,21:01 WIB