KUNINGAN – Kabar dicabutnya moratorium toko modern disesalkan sejumlah kalangan masyarakat. Salah satunya ormas Gasibu (Gabungan Anak Siliwangi Barisan Utama) Macan Putih Kuningan. Untuk memastikan kabar tersebut, Gasibu Macan Putih mendatangi gedung DPRD Kabupaten Kuningan guna mempertanyakan soal pembangunan toko modern yang semakin menjamur. Mereka beraudiensi dengan wakil rakyat, Senin (19/3). Dalam pertemuan tersebut, salah seorang pengurus Gasibu Macan Putih, Enda menyesalkan dicabutnya moratorium toko modern. Enda mengatakan, datang ke gedung dewan untuk menyampaikan soal pencabutan moratorium toko modern. Apakah kajian pemerintah itu pro-rakyat atau pro-pengusaha. Jika pro-pengusaha, menurut Enda, jelas penjajahan ekonomi bagi pedagang kecil. “Lihat saja pembangunan toko modern di mana-mana ada, khususnya di sekitar pasar tradisional dan ini bukti penjajahan kepada para pedagang-pedagang kecil,” tandas Enda saat dimintai keterangan persnya usai audensi bersama anggota DPRD Kabupaten Kuningan. Pengurus Gasibu Macan Putih lainnya, Deki Zaenal Muttaqien menyampaikan, ada beberapa opsi yang ditawarkan saat melakukan audiensi bersama para anggota dewan. Karena baru tahu kalau moratorium yang dikeluarkan pimpinan daerah terdahulu di April 2014, ternyata dicabut Desember 2017. Pihaknya akan mendorong supaya moratorium ini kembali dilayangkan, lalu meminta toko modern yang sudah ada dan jika izinnya sudah habis, untuk dilakukan peninjauan ulang. Apakah itu masih sesuai dengan kebutuhan masyarakat atau tidak. Jika dari hasil kajian itu tidak sesuai kebutuhan masyarakat, dia mendesak supaya toko modern yang sudah berizin tapi sudah habis masa izinnya pada tahun tertentu, untuk dilakukan peninjauan kembali. Bahkan jika perlu ditutup dan diberhentikan. \"Kemudian tidak diberikan izin operasional kembali oleh pemerintah. Yang kami inginkan dari pemerintah daerah adalah sikap tegas. Lalu bagi pasar modern atau toko modern yang akan dibuat diminta agar pemerintah daerah untuk menghentikan dan tidak memberikan izinnya. Sebab sesuai fakta dan kajian di lapangan, masyarakat Kuningan tidak begitu membutuhkan pasar modern,” tegas dia. Sementara itu, Ketua Komisi II DPRD Dede Ismail mengatakan, kedatangan Gasibu Macan Putih ini mempersoalkan terkait maraknya pembangunan toko modern di Kabupaten Kuningan. Para anggota ormas ini merasa keberatan dengan banyaknya toko modern, karena bisa mematikan usaha kecil para pedagang menengah ke bawah. “Keberadaan toko modern ini merupakan salah satu bentuk penjajahan ekonomi, orang-orang kapital yang mempunyai modal besar, kemudian mereka mengambil keuntungan dan hasil keuntungan itu menurut kami tidak berpihak kepada orang-orang kecil. Hasil dari audiensi ini, kami akan melakukan rapat gabungan bersama teman-teman Komisi II bersama mitra kerja terkait misalnya DPMPTSP, yang merupakan tempat keluarnya IUTM (Izin Usaha Toko Modern),” jelasnya. Menurutnya, hasil rapat nanti selanjutnya akan ditindaklanjuti melalui nota komisi untuk disampaikan kepada pimpinan DPRD. Selanjutnya pimpinan DPRD akan menyampaikan nota komisi tersebut kepada pihak eksekutif, dalam hal ini pimpinan kepala daerah yaitu bupati. “Terkait keluarnya kebijakan keputusan bupati yakni tanggal 15 Desember tentang peraturan zonasi berdirinya toko modern, kami akan tinjau kembali. Kita sebagai wakil rakyat mempunyai beban moral yang harus kita kedepankan terkait kelangsungan hajat hidup masyarakat Kuningan,” pungkasnya. (ags)
Pencabutan Moratorium Toko Modern Disesalkan
Rabu 21-03-2018,18:35 WIB
Reporter : Husain Ali
Editor : Husain Ali
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Sabtu 01-08-2026,15:49 WIB
5 Shio Keberuntungan Awal Agustus 2026, Peluang Cuan dan Kesuksesan Semakin Terbuka
Sabtu 01-08-2026,18:00 WIB
Kabin Lega dan Nyaman, Rekomendasi Mobil Keluarga 7 Penumpang Terlaris 2026 yang Layak Beli
Sabtu 01-08-2026,15:56 WIB
Prediksi Shio Terbaru 1-2 Agustus 2026: Karier, Asmara, dan Keuangan 5 Shio Makin Cerah
Minggu 02-08-2026,03:55 WIB
Update Klasemen Piala Presiden 2026: El Clasico Indonesia dan Derbi Jawa Timur Terjadi di Semifinal!
Sabtu 01-08-2026,16:06 WIB
Rekomendasi Mobil Bekas Harga 50 Juta Terbaru 2026, Mesin Bandel, Irit BBM dan Nyaman Dipakai Seharian
Terkini
Minggu 02-08-2026,11:32 WIB
Ketua KAGAMA Cirebon Raya: Efek Jokowi Bisa Dongkrak PSI Jadi Tiga Besar Partai Politik
Minggu 02-08-2026,11:09 WIB
Perawatan Murah & Irit Bensin, Berikut 5 Mobil Seken Bekas Murah dibawah 50 Jutaan yang Masih Layak di 2026
Minggu 02-08-2026,10:38 WIB
RAM 16GB Cocok Untuk Kuliah & Kerja, Berikut 4 Rekomendasi Laptop Murah Mulai dari 5 Jutaan
Minggu 02-08-2026,10:04 WIB
Mobil Listrik Harga Rp184 Jutaan Kini Punya Jarak Tempuh Hingga 395 Km, Ini 6 Pilihan Terbaik Bulan Juli 2026
Minggu 02-08-2026,09:38 WIB