INDRAMAYU – Lelang ikan di Tempat Pelelangan Ikan (TPI) di Kabupaten Indramayu belakangan ini menurun akibat musim paceklik ikan di laut. Nelayan di Kabupaten Indramayu mengaku sulit memperoleh hasil tangkapan, yang berimbas pada sepinya TPI. Hal ini juga berdampak pada naiknya harga ikan. Seperti yang terjadi di TPI Glayem, Kecamatan Juntinyuat, Kabupaten Indramayu. Penurunan jumlah ikan yang dilelang itu bahkan sudah terjadi sejak Juni 2018. Menurut pengurus TPI Glayem Kecamatan Juntinyuat, Dedi Aryanto, pada Juni 2018, jumlah ikan yang dilelang di TPI Glayem hanya 110.862 kilogram atau senilai Rp443.438.500. Jumlah tersebut menurun drastis dibandingkan bulan sebelumnya, di mana ikan yang dilelang sebanyak 188.347 kilogram atau senilai Rp 753.380.000. “Adapun untuk bulan Juli ini, sampai kemarin ikan yang dilelang baru mencapai senilai Rp 388 jutaan,” tutur Dedi, Rabu (25/7). Dedi mengatakan, kondisi serupa juga terjadi di TPI lainnya. Menurutnya, penurunan pasokan ikan ke TPI memang biasa terjadi di saat musim paceklik ikan di laut seperti sekarang ini. Dedi yang juga menjabat sebagai Ketua DPD Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HNSI) Kabupaten Indramayu itu menyebutkan, saat ini hanya sekitar 30 persen saja nelayan kecil di Kabupaten Indramayu yang melaut. Sementara sisanya lebih memilih menyandarkan perahunya di muara-muara sungai setempat. “Saat ini memang cuaca kurang bersahabat dan sedang musim paceklik sehingga sulit mendapatkan ikan,” tutur Dedi. Dedi menjelaskan, paceklik ikan dikarenakan arus bawah air yang deras dan air yang keruh akibat ombak. Selain itu, ikan juga ada di daerah yang agak jauh dari pantai dan berlindung di daerah yang berkarang. Minimnya ketersediaan ikan di TPI akibat musim paceklik akhirnya membuat harga ikan menjadi naik. Seperti misalnya, cumi yang biasanya di kisaran Rp 35 ribu-Rp 40 ribu per kilogram, sekarang naik menjadi Rp 50 ribu-Rp 55 ribu per kilogram. Kemudian ikan kurisi dari Rp 13 ribu-Rp 18 ribu per kilogram, kini menjadi Rp 22 ribu-Rp 27 ribu per kilogram. Lalu kakap merah dari Rp 50 ribu-Rp 58 ribu per kilogram sekarang menjadi Rp 60 ribu-Rp 70 ribu per kilogram. Salah seorang penjual ikan keliling, Turinah mengatakan, kenaikan harga ikan telah membuat omzet penjualannya menurun. Pasalnya, para ibu rumah tangga yang menjadi pelanggannya rata-rata mengurangi pembelian mereka. “Harga ikan di pelelangannya naik, jadi saya juga terpaksa menaikkan harga supaya tidak rugi,” ujarnya. (oet)
Musim Paceklik, Harga Ikan Naik
Kamis 26-07-2018,17:07 WIB
Reporter : Husain Ali
Editor : Husain Ali
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Selasa 16-06-2026,10:17 WIB
5 Tempat Nongkrong di Cirebon Area Sumber dan Ciperna yang Adem, View Sawah hingga City Light
Selasa 16-06-2026,10:01 WIB
Rekomendasi 6 Tempat Nongkrong Adem di Kota Cirebon, Sejuk Banyak Pohon dan Bikin Betah
Selasa 16-06-2026,11:17 WIB
Mesin Bertenaga, Ini 8 Fitur Canggih Yamaha MX King 150 2026, Raja Jalanan dengan Livery Racing Terbaru
Selasa 16-06-2026,12:06 WIB
Simulasi Kredit Yamaha MX King 150 Terbaru 2026, DP Mulai Rp3 Jutaan, Angsuran Ringan
Selasa 16-06-2026,09:03 WIB
Nana Gerindra Cirebon Dikecam Usai Komentari Mak Denok Demo MBG
Terkini
Rabu 17-06-2026,02:01 WIB
Timnas Futsal Indonesia Umumkan 26 Pemain Pilihan, 16 Nama Akan Dibawa ke Spanyol
Selasa 16-06-2026,22:16 WIB
GMNI Cirebon Kecam Komentar Wakil Ketua DPRD, Desak Minta Maaf ke Publik
Selasa 16-06-2026,21:01 WIB
Terungkap! Kejagung Fokus Usut Jual Beli Titik SPPG dan Pengadaan Barang Program MBG
Selasa 16-06-2026,20:38 WIB
Jadwal Lengkap Piala Dunia 2026 Dini Hari Ini, Ada Prancis vs Senegal dan Argentina vs Aljazair
Selasa 16-06-2026,20:00 WIB