JAKARTA-Sekretaris Jenderal (Sekjen) Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Raja Juli Antoni meyakini Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) akan tetap solid mendukung Joko Widodo (Jokowi) untuk maju kembali sebagai presiden pada Pemilu 2019. \"InsyaAllah. Silakan dikonfirmasi ke temen PKB. Malam kemarin sudah dikonfirmasi Mas Karding (Sekjen PKB) acara di gedung Joang kemarin. Sama sekali tidak ada posisi goyang. Tidak ada posisi labil. Semua komitmen Jokowi,\" kata Antoni di DPP PSI, Jalan Wahid Hasyim, Jakarta Pusat, Minggu (5/8). Soal kabar PKB akan keluar dari koalisi Jokowi dan membentuk poros ketiga, Antoni tidak mempercayai kabar tersebut. Sebab dia menilai sembilan partai yang tergabung dalam koalisi tetap akan mendukung Jokowi untuk dua periode. \"InsyaAllah koalisi ini namanya koalisi istiqomah, koalisi konsisten,\" ucap mantan Ketua PP IPM ini. Antoni yakin, koalisi tersebut akan tetap terbangun hingga kemenangan Jokowi. Konsistensi itu, kata Antoni juga telah ditegaskan oleh masing-masing partai koalisi. Sehingga Antoni meyakini, partai koalisi tetap pada posisinya mendukung Jokowi. Sehingga mantan Wali Kota Surakarta itu bisa menang pada Pemilu 2019, siapa pun pendampingnya. \"Sampai malam tadi semua sekjen partai mengatakan posisinya tetap pada di Pak Jokowi, apa pun yang terjadi, siapa pun cawapresnya. Jadi, insya Allah akan solid,\" ujar Antoni. Justru, lanjut Antoni, partai-partai koalisi Jokowi sudah jauh lebih progresif dalam mempersiapkan pemenangan mantan Gubernur DKI Jakarta itu. Dalam waktu dekat, partai koalisi juga berencana untuk berdialog dengan Komisi Pemilihan Umum (KPU) untuk membahas detil pendaftaran capres-cawapres. Sebelumnya, Wakil Sekjen PKB Jazilul Fawaid menyatakan, pihaknya akan meminta mandat ulang kepada para kiai Nahdlatul Ulama (NU) perihal dukungan ke Jokowi bila ketua umumnya, yaitu Muhaimin Iskandar atau Cak Imin, tak dipilih sebagai cawapres oleh Jokowi. Alasannya, kata Jazilul, keputusan PKB mengusung Cak Imin sebagai cawapres dan mendukung Jokowi sebagai capres selama ini berdasarkan mandat para kiai NU. \"Kalau tidak (Cak Imin) dipilih, nanti kami tanya lagi ke ulama. Kan mereka yang memberi mandat, masih mau terus ke Pak Jokowi atau ke yang lain,\" kata Jazilul di Kompleks DPR, Senayan, Jakarta, Kamis (2/8). Manuver PKB ini merespons sikap Jokowi yang belum memutuskan nama cawapres meski pendaftaran capres-cawapres telah dibuka di KPU RI sejak 4 Agustus kemarin. Sikap PKB yang belum rela bila Cak Imin tidak dipilih sebagai cawapres Jokowi ini memunculkan spekulasi poros ketiga dengan menggandeng PAN dan PKS yang juga belum solid di koalisi pendukung Prabowo. (rdw/JPC)
Isu PKB Hengkang dari Jokowi, Begini Tanggapan PSI
Senin 06-08-2018,05:00 WIB
Reporter : Dedi Haryadi
Editor : Dedi Haryadi
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Minggu 22-03-2026,08:48 WIB
2 Pemuda Curi HP di Kedawung Lalu Motor di Mundu, Berakhir Babak Belur
Minggu 22-03-2026,10:56 WIB
Wisata Cirebon Terbaru! Museum AI Lotus Sajikan Sejarah Pangeran Matangaji dengan Visual Modern
Minggu 22-03-2026,08:18 WIB
HP Dicuri Pagi di Sutawinangun, Malamnya Kapolsek Kedawung Serahkan Kepada Korban
Minggu 22-03-2026,08:28 WIB
Momen Mudik Artis Olivia Jensen di Cirebon, Kunjungi Keraton Kacirebonan dan Keluarga
Minggu 22-03-2026,09:30 WIB
Final Carabao Cup 2026: Arsenal vs Manchester City, Duel Panas Arteta dan Guardiola
Terkini
Minggu 22-03-2026,23:00 WIB
Diskon Tarif Tol Arus Balik Lebaran 2026 Capai 30 Persen, Catat Jadwal dan Rutenya
Minggu 22-03-2026,22:00 WIB
Prabowo Soal Tarif Resiprokal AS: Kepentingan Nasional Jadi Prioritas Utama
Minggu 22-03-2026,21:27 WIB
Geger! Pria Ditemukan Tewas di Dasar Balong Kesenden Cirebon, Begini Kronologinya
Minggu 22-03-2026,21:00 WIB
Cara Memilih Laptop untuk Kerja dan Gaming agar Tidak Overbudget
Minggu 22-03-2026,20:00 WIB