CIREBON-Angin kencang beberapa hari belakangan ini di wilayah III Cirebon menyebabkan banyak pohon bertumbangan. Tidak hanya itu, papan reklame raksasa juga banyak yang mengalami kerusakan. Selain menyebabkan kerugian material, juga sudah memakan korban jiwa pengguna jalan. Badan Metrologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Jatiwangi memprediksi, angin kencang ini masih akan terjadi dalam beberapa hari kedepan. Dilansir dari laman BMKG Jatiwangi, Senin (5/8) kecepatan angin diperkirakan maksimal mencapai 45 kilometer per jam ke arah tenggara. Cuaca juga akan cukup terik dengan temperatur maksimal 34 derajat celcius. Sedangkan di malam hari suhu paling rendah 22 derajat celcius dengan kelembapan udara 35-80 persen. Mengantisipasi kejadian pohon tumbang, Kepala Balai Pengelolaan Jalan Wilayah VI-Dinas Bina Marga dan Penataan Ruang Jawa Barat Aseng Supriatna melalui Kepala Seksi Pemeliharaan Jalan Kustoyo mengaku tengah mengupayakan pemangkasan pohon secara bertahap. Dengan upaya ini, diharapkan masyarakat merasa aman. \"Di jalan provinsi sudah kita lakukan. Kita bertahap, karena banyaknya pohon dan personel terbatas,\" ujar Kustoyo kepada Radar Cirebon. Dia juga meluruskan, pemangkasan pohon bukan berarti ditebang habis. Pemotongan hanya pada bagian dahan dan ranting yang lebat. Di bagian itulah yang menjadi beban pohon dan membuatnya rawan tumbang saat angin kencang. “Kalau terlalu rindang, kena angin kencang, bisa saja roboh,” katanya. Dinas Bina Marga dan Penataan Ruang Jawa Barat juga menurunkan tim survei. Mereka yang menentukan di lokasi mana saja pemangkasan dilakukan. Kemudian menentukan pula skala prioritasnya. Selain itu, pihaknya juga banyak menerima pemangkasan pohon dari instansi pemerintahan maupun swasta. Tetapi, prioritasnya tetap di jalan protokol dan ramai lalu lintas. “Ini demi keamanan masyarakat,” ucapnya. Sementara itu, sebelumnya Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Drs H RM Abdullah Syukur MSi juga akan melakukan upaya serupa. Pihaknya akan berkoordinasi dengan instansi terkait seperti Dinas Pekerjaan Umum Penataan Ruang (DPUPR), Dinas Bina Marga Provinsi Jawa Barat, PT PLN, Telkom dan pihak terkait lainnya. “Kita akan upayakan antisipasi, supaya kejadian pohon tumbang tidak berulang,” katanya. Dari pantauan Radar Cirebon, selain pohon tumbang sejumlah baliho melintir karena diterjang angin. Di Jl Perjuangan misalnya. Baliho berukuran 4x6 meter bergeser dari posisi aslinya. Namun belum ada upaya penanganan terutama dari pemilik. (gus)
Hari Ini Kecepatan Angin Maksimal 45 Kilometer/Jam
Senin 06-08-2018,15:00 WIB
Reporter : Dedi Haryadi
Editor : Dedi Haryadi
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Jumat 25-09-2026,00:30 WIB
Istri Dokter Ditemukan Tewas di Rumah Babakan Cirebon, Polisi Pasang Garis Polisi
Jumat 25-09-2026,08:24 WIB
Istri Dokter Ditemukan Tewas di Rumah, Polisi Temukan Sejumlah Luka di Tubuh Korban
Jumat 25-09-2026,02:01 WIB
Belum Dieksekusi, Kuasa Hukum PT DKI Pertanyakan Sikap JPU Soal Vonis Saadi bin Sanding
Kamis 24-09-2026,21:01 WIB
Guguran Lava dan Awan Panas jadi Potensi Bahaya Gunung Merapi Terkini, Statusnya Siaga
Kamis 24-09-2026,22:01 WIB
Guruh Soekarno Putra Tak Sadarkan Diri, Keluarga Mohon Doa Masyarakat
Terkini
Jumat 25-09-2026,20:49 WIB
Tujuh Saksi Diperiksa, Polisi Bongkar Misteri Kematian Istri Dokter di Cirebon
Jumat 25-09-2026,20:27 WIB
Dari Kampus UGJ ke Nasional, Fajri Fantara Dipercaya Jadi Sekjen DPP PERMAHI
Jumat 25-09-2026,20:03 WIB
Aneh, Api Biru Muncul di Kawah Gunung Papandayan, Gejala Alam Biasa atau Pertanda Lain?
Jumat 25-09-2026,19:30 WIB
Wajib Sertifikasi Halal Mulai 18 Oktober 2026, MUI Minta Pelaku Usaha Segera Bersiap
Jumat 25-09-2026,19:00 WIB