KUNINGAN - Pemerintah daerah melalui Dinas Komunikasi dan Informatikan (Diskominfo) Kabupaten Kuningan bertekad akan mewujudkan Kuningan Smart City. Komitmen ini dilakukan secara bertahap, salah satunya diawali dengan pembangunan ducting (penanaman serat optic) bersama. Pembangunan ducting bersama tentunya dapat meningkatkan potensi pendapatan asli daerah (PAD) dari sektor telekomunikasi. Hal itu didapat dari hasil penyewaan ducting oleh para pengelola operator telekomunikasi, internet service provider (ISP), LCD, dan TV kabel. “Kalau untuk smart city ini tentunya banyak hal yang harus dipersiapkan, salah satunya infrastruktur jaringan. Ini sedang kita persiapkan yakni melalui jalur kabel FO (fiber optic) atau sistem ducting bersama, setelah penguatan jaringan ini diharapkan juga dibangun infrastruktur lain di antaranya penguatan SDM yang mempunyai potensi bidang IT (Information Technology),” kata Kepala Diskominfo Kuningan, Teddy Suminar dalam keterangan persnya. Selain itu, kata Teddy, harus dibangun pula untuk data centre (pusat). Sehingga semua instansi pemerintahan ini terpusat di satu titik yakni siskominfo sebagai centre data, yaitu dengan server yang terintegrasi. “Diharapkan nanti masyarakat akan lebih mudah mengakses informasi, misalnya tentang perizinan, masyarakat tak perlu lagi datang cukup melakukan persyaratan itu secara online. Makanya sedang kita garap ini, juga dapat memudahkan masyarakat apabila ada aduan dengan sistem e-lapor,” terangnya. Oleh sebab itu, lanjutnya, untuk menunjang Kuningan Smart City itu harus dibangun infrastruktur jaringan yang kuat, agar memudahkan masyarakat dalam mengakses semua informasi yang dibutuhkan. Hal itu menjadi harapan pemerintah daerah untuk dapat menambah PAD dari sektor telekomunikasi. Pemda Kuningan akan mendapatkan kontribusi tetap berupa penggunaan kabel serat optic 2 core, yang menghubungkan jaringan antar SKPD untuk menunjang sarana jaringan smart government. \"Adanya pembangunan ducting ini, insfrastruktur komunikasi di Kabupaten Kuningan akan semakin kuat, sekaligus sebagai jawaban dari perkembangan teknologi informasi dan komunikasi dengan harapan agar smart city akan cepat terwujud,” beber Teddy. Dirinya mengaku, dalam mewujudkan smart city ini semua aplikasi (E-Government) baik di dinas-dinas maupun instansi pemerintahan, harus terintegrasi dan memiliki kesamaan platform atau program aplikasi yang dibuat oleh dinas/SKPD tersebut. (ags)
Wujudkan Kuningan Smart City
Sabtu 01-09-2018,22:02 WIB
Reporter : Husain Ali
Editor : Husain Ali
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Jumat 05-06-2026,22:07 WIB
Indonesia vs Oman 3-0: Garuda Perkasa Jelang Hadapi Mozambik
Jumat 05-06-2026,21:00 WIB
Hasil Sementara Indonesia vs Oman: Gol Hubner dan Ole Romeny Antar Garuda Memimpin
Sabtu 06-06-2026,02:04 WIB
Pasca Kasus BGN, Kejari Kuningan Perketat Pengawasan Program MBG
Jumat 05-06-2026,20:02 WIB
FIFA Resmi Luncurkan Legacy Patch, Messi, Ronaldo, dan Ochoa Masuk Daftar Legenda Dunia
Jumat 05-06-2026,19:28 WIB
Ruang Kelas SMAN 1 Ciwaringin Terbakar, Damkar Ungkap Dugaan Penyebabnya
Terkini
Sabtu 06-06-2026,18:27 WIB
Polres Cirebon Kota Gagalkan Distribusi 26 Unit Motor Curian ke Sumatera, Penadah Ditangkap
Sabtu 06-06-2026,18:00 WIB
Satlantas Polres Kuningan Gelar Operasi Patuh Lodaya 2026, Fokus 11 Pelanggaran Lalu Lintas
Sabtu 06-06-2026,17:29 WIB
Dana Desa Rp262 Juta Jadi Sorotan, Warga Japura Kidul Pertanyakan Transparansi APBDes 2025
Sabtu 06-06-2026,17:01 WIB
Status Pengelolaan Tak Jelas, Jalan Desa Koreak Kuningan Rusak Bertahun-tahun Belum Tertangani Optimal
Sabtu 06-06-2026,16:31 WIB