MAJALENGKA- Indeks kasus tuberculosis (TB) di Kabupaten Majalengka meningkat. Untuk itu penanganan penyakit menular ini harus serius dilakukan baik oleh eksekutif maupun legislatif di daerah. Demikian dikatakan Koordinator Lembaga Kesehatan Nahlatul Ulama (LKNU), Rasidi kepada Radar Majalengka, kemarin. Diakui Rasidi, pemerintahan pusat sudah sangat serius dalam penanggulangan penyakit tuberculosis, salah satunya dengan adanya Permenkes Nomor 67 tahun 2016 tentang Penanggulangan Tuberculosis . Lembaganya, kata Rasidi, terus melakukan program untuk meminimalisir terjadinya penyebaran virus tuberculosis di Majalengka. “Belum lama ini LKNU telah mengadakan pelatihan kader comunity TB gelombang 2 dengan jumlah peserta 25 kader dari wilayah kerja 8 PKM. Kini LKNU sudah mempunyai 50 kader,” ungkapnya. Rasidi menjelaskan, tugas kader ini adalah sebagai pintu awal untuk menginvestigasi masyarakat Majalengka yang terduga terjangkit tuberkulosis untuk di periksa ke PKM setempat. “Memonitor pasien minum obat sampai sembuh dan jangan sampai terjadinya tubercolusis MDR (multi drags resisten),” jelasnya. Sementara itu, tokoh muda NU, Eka Prasetia mengapresiasi langkah LKNU yang telah mengadakan FGD tentang review policy peduli TB. “Kami sangat mengapresiasi terhadap perwakilan steakholder dari pemerintahan daerah dan CSO yang selalu terbuka berkomunikasi, koordinasi, dan hadir dalam kegiatan dalam merumuskan strategi-strategi tercapainya tujuan eliminasi pertumbuhan persebaran virus mikro tuberculosis,” pungkasnya. Sayangnya, lanjut Eka, perwakilan legislatif yang membidangi kesehatan tidak hadir. Padahal, sudah dua kali secara resmi diundang. “Setiap kali kami undang perwakilan legislatif tidak pernah hadir padahal komisi D salah satu yang bertanggung jawab di bidang kesehatan,” pungkasnya. (bae)
Bahas Penanganan Tuberculosis, 2 Kali Legislatif Diundang Tak Pernah Datang
Selasa 02-10-2018,01:01 WIB
Reporter : Husain Ali
Editor : Husain Ali
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Selasa 31-03-2026,12:02 WIB
Cek Fakta Harga BBM Naik 1 April 2026, Pertamina dan Menteri ESDM Buka Suara
Selasa 31-03-2026,09:34 WIB
Tren Menikah di Bulan Syawal: Kota Cirebon Naik, Kabupaten Justru Turun
Selasa 31-03-2026,10:14 WIB
Penculikan di Majalengka Pelaku Warga Kuningan: Korban Dikeroyok, Uang Dirampas
Selasa 31-03-2026,07:03 WIB
Polisi Gerebek Penjual Miras di Kapetakan Cirebon, Sejumlah Botol Disita
Selasa 31-03-2026,14:12 WIB
Perampokan Rumah Mewah di Cirebon, 4 Residivis Dibekuk di Bandung
Terkini
Rabu 01-04-2026,02:04 WIB
Heboh! Sabu Hampir 100 Gram dan 50 Ekstasi Diamankan Polisi di Cirebon
Selasa 31-03-2026,22:37 WIB
Edarkan Sabu, Warga Cirebon Dibekuk Polisi, Ini Barang Buktinya
Selasa 31-03-2026,22:26 WIB
Resmi! ASN WFH Setiap Jumat Mulai 1 April 2026, Ini Aturan Lengkapnya
Selasa 31-03-2026,22:13 WIB
Pengedar Sabu Ditangkap di Palimanan, Polisi Temukan 126 Paket Siap Edar
Selasa 31-03-2026,21:10 WIB