MAJALENGKA - Musim kemarau tahun ini membuat sebagian masyarakat di Kabupaten Majalengka membutuhkan air bersih. Untuk mendapatkan air bersih, masyarakat rela melakukan pencarian mata air melalui pengeboran. Seperti masyarakat di Desa Leuweunghapit, Kecamatan Ligung, Kabupaten Majalengka. Mereka mulai melakukan pencarian sumber mata air melalui jasa pengeboran. “Memasuki musim katiga (kemarau,red) ini saya menyewa jasa pengeboran sumur untuk mencari sumber mata air yang baru. Karena kondisi sumur di sekitar pemukiman sudah mulai surut memasuki kemarau ini,” ucap warga setempat, Asep kepada wartawan koran ini, Jumat (12/10). Meski demikian, Asep mengaku, jika di blok-nya setiap tahun tidak kekurangan air. Namun, upayanya itu sebagai antisipasi karena kondisi sumber mata air sudah mulai menyusut. Sehingga, ketika terjadi kemarau panjang sumur bor sudah bisa dimanfaatkan dan tidak harus mencari air hingga memanfaatkan air galon untuk kebutuhan pokok setiap harinya. “Kalau sekarang memang bayarnya cukup mahal. Tetapi sudah bisa dimanfaatkan seterusnya. Sehingga kalau kemarau panjang sampai terjadi kekeringan nantinya tidak menghabiskan uang banyak. Bahkan kalau tidak dengan cara ini bisa lebih banyak mengeluarkan uang hanya untuk membeli air isi ulang untuk kebutuhan MCK,” paparnya. Sementara itu, salah seorang yang menggeluti jasa pengeboran, Wartadi (49) mengaku, memasuki musim kemarau ini usaha sampingannya mulai dimanfaatkan sejumlah masyarakat. Pria yang biasa bekerja menjadi tukang las besi ini mengatakan, setiap pekannya selalu saja ada yang menggunakan jasanya untuk mencari sumber mata air. Dikatakannya, untuk satu kali mendapatkan sumber air, biayanya tergantung kedalaman pengeboran yang dilakukan bersama rekannya tersebut. “Tergantung kedalaman. Biayanya sendiri bisa mencapai antara Rp700 ribu hingga Rp1,2 juta sekali mendapatkan sumber air,” ungkapnya. Diakuinya, dalam musim kemarau ini, beberapa warga di sejumlah daerah sudah mulai melakukan pencarian air sebagai antisipasi kemarau panjang. Seperti di wilayah Ligung, kata Wahyudi, lebih dari 15 meter atau baru menemukan sumber air dengan kedalaman 18 meter lebih. “Dari delapan batang besi yang digunakan untuk pengeboran mencari sumber mata air ini, menyisakan dua batang besi saja. Satu batang besinya dengan panjang tiga sampai empat meter,” pungkasnya. (ono)
Jasa Pengeboran Sumur Laris
Sabtu 13-10-2018,18:08 WIB
Reporter : Husain Ali
Editor : Husain Ali
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Sabtu 01-08-2026,15:49 WIB
5 Shio Keberuntungan Awal Agustus 2026, Peluang Cuan dan Kesuksesan Semakin Terbuka
Sabtu 01-08-2026,18:00 WIB
Kabin Lega dan Nyaman, Rekomendasi Mobil Keluarga 7 Penumpang Terlaris 2026 yang Layak Beli
Sabtu 01-08-2026,15:56 WIB
Prediksi Shio Terbaru 1-2 Agustus 2026: Karier, Asmara, dan Keuangan 5 Shio Makin Cerah
Minggu 02-08-2026,03:55 WIB
Update Klasemen Piala Presiden 2026: El Clasico Indonesia dan Derbi Jawa Timur Terjadi di Semifinal!
Sabtu 01-08-2026,16:06 WIB
Rekomendasi Mobil Bekas Harga 50 Juta Terbaru 2026, Mesin Bandel, Irit BBM dan Nyaman Dipakai Seharian
Terkini
Minggu 02-08-2026,14:37 WIB
Kabin Lega dan Suspensi Empuk, Deretan Mobil Matic Bekas Rp130 Jutaan Ini Masih Jadi Incaran Banyak Pembeli
Minggu 02-08-2026,14:00 WIB
Rahasia Kerja Lebih Lancar! 3 HP Murah Baterai Jumbo, Sinyal Stabil, 5G, Cocok untuk Petani Pedesaan Modern
Minggu 02-08-2026,13:34 WIB
Ini 5 Rekomendasi Mobil Keluarga 7 Seaters Terbaik & Terlaris di 2026, dengan Harga yang Masih Kompetitif
Minggu 02-08-2026,13:22 WIB
Piala Presiden Langsung Final, Benarkah? Cek Fakta Dulu!
Minggu 02-08-2026,13:00 WIB