CIREBON - Jagakali International Art Festival VII resmi dimulai, Jumat (19/10). Direncanakan berlangsung hingga Minggu (21/10), bertempat di Kali Pecit, Kalijaga Harjamukti Cirebon. Founder Jagakali Art Festival, Nico Broer Permadi mengungkapkan, tahun ini event digelar dengan tema bertajuk tamba. Arti dari tamba ini adalah obat. “Kalau kita melihat lingkungan sekitar banyak yang telah rusak. Jadi ini diharapkan jadi obat. Masyarakat sama-sama membenahi lingkungan,” ujar Nico, kepada Radar Cirebon. (Baca: Mulai Hari Ini, Cirebon Punya Agenda Jagakali International Arts Festival VII) Diharapkan dengan kegiatan ini, masyarakat bersama-sama membenahi lingkungan dan mengembalikan fungsi lingkungan sebagaimana mestinya. Sama seperti tahun-tahun sebelumnya, Jagakali International Art Festival merupakan kegiatan pelestarian sungai dan mengampanyekan isu-isu lingkungan yang dikemas dengan sebuah event menarik. Memberikan pemahaman mengenai pentingnya menjaga alam, air, dan hutan. “Sosialisasi ini tidak mudah. Inilah kenapa kami beri dalam kemasan art festival seperti ini. Supaya masyarakat tertarik dan bisa mengambil pesannya,\" katanya. Kegiatan itu didukung Balai Besar Wilayah Sungai Cimanuk Cisanggarung (BBWS Cimancis), dan berbagai komunitas mulai dari pencinta alam lingkungan dan lainnya. Ada sekitar 195 komunitas dari seluruh Indonesia dan luar negeri yang bergabung untuk memeriahkan kegiatan ini. Berbagai komunitas dari luar negeri pun turut hadir dengan sukarela tanpa diundang mereka berasal dari Amerika, Kroasia, Meksiko, Filipina, dan Korea. \"Mereka yang datang dari luar negeri merupakan aktivis lingkungan, tapi modelnya sama mengampanyekan tentang lingkungan melalui seni,\" jabarnya. Kegiatan JAF (Jagakali Arts Festival) juga dimeriahkan dengan berbagai kegiatan seperti workshop, penampilan seni dan budaya, penampilan jazz dan berbagai stan komunitas juga warga setempat. Wanggi Hoed juga turut memberikan workshop mengenai pantomim. Selain itu Moms Comunity turut melepaskan sejumlah ikan ke dalam Kali Pacit dalam kegiatan tersebut. Kepala BBWS Cimancis, Happy Mulya berterima kasih kepada Komunitas Peduli Sungai yang saat ini turut membantu dalam pelestarian sungai. Dengan adanya acara seperti ini diharapkan komunitas sejenis terus bertambah. Sehingga kesadaran menjaga sungai semakin meningkat. \"BBWS tidak bisa bekerja tanpa dukungan dan bantuan komunitas dan warga semua,\" tukasnya. (apr)
Jagakali, Tamba untuk Sungai
Sabtu 20-10-2018,10:11 WIB
Reporter : Husain Ali
Editor : Husain Ali
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Selasa 26-05-2026,11:00 WIB
Dirut Perumda Tirta Jati Diisi Plt, DPRD Soroti Kesiapan Pemkab Cirebon
Selasa 26-05-2026,11:30 WIB
SPMB 2026 di Kota Cirebon, Ini 3 Poin Krusial yang Jadi Sorotan BMPS Termasuk Sekolah Maung
Selasa 26-05-2026,11:11 WIB
Catat Sejarah! Sajam Cirebon Juara Umum 2 di Jakarta, Bukti Pembinaan Atlet Daerah
Selasa 26-05-2026,16:00 WIB
Investasi Kabupaten Cirebon Tembus Rp1,449 Triliun di Triwulan I 2026, Ini Dia Penyumbang Terbesar
Selasa 26-05-2026,20:31 WIB
Kumpulan Doa Iduladha 2026 yang Dianjurkan Dibaca Setelah Salat Id, Lengkap dengan Artinya
Terkini
Rabu 27-05-2026,10:00 WIB
Mobil Bekas Toyota Terlaris Periode 2025-2026, Ini Daftar Favorit dan Harga Terbarunya
Rabu 27-05-2026,09:38 WIB
Khutbah Idul Adha di Masjid Nurul Ikhlas Angkat Keteladanan Nabi Ibrahim AS
Rabu 27-05-2026,09:31 WIB
Pelindo Group Cirebon Salurkan Hewan Kurban Untuk Masyarakat Sekitar Pelabuhan
Rabu 27-05-2026,09:00 WIB
Final Liga Champions: Misi Bersejarah Arsenal dan Mikel Arteta, Tersimpan Luka Lama!
Rabu 27-05-2026,07:52 WIB