STRASOURG - Seorang pria bersenjata melepaskan tembakan di tengah keramaian Pasar Natal, Alun-alun Strasourg bagian timur Prancis, Selasa (11/12) sekitar pukul 20.00 waktu setempat. Dalam kejadian tersebut 3 orang tewas dan 13 pengunjung lainnya mengalami luka-luka. Delapan dari mereka mengalami luka serius. Atas kejadian itu, pihak berwenang menaikkan status kota tersebut ke level waspada. Polisi berhasil mengidentifikasi pelaku penyerangan adalah seorang pria berusia29 tahun. Meski tak menyebutkan nama pelaku, sang eksekutor diketahui buronan kasus perampokan yang kabur saat polisi melakukan penggeladahan di apartemennya, kemarin. Dikutip dari BBC, pihak berwenang belum mengetahui motif penyerangan itu. Sekitar 350 personel polisi diterjunkan memburu sang serigala tunggal (Lone Wolf) tersebut. Menteri Dalam Negeri Christophe Castaner mengatakan, negara kembali mengeluarkan peringatan darurat dan memperluas penjagaan di pintu perbatasan kota. \"Pengawasan perbatasan telah diperkuat dan keamanan di semua pasar Natal akan ditingkatkan,\" katanya. Castaner mengatakan pelaku yang berhasil kabur dari kejaran petugas, sempat menembaki polisi yang tengah berpatroli di Pasar Natal. \"Pelaku mengalami luka tembak saat baku tempak dengan polisi,\" bebernya. Dari laporan stasiun televisi Perancis BFM TV, pelaku sempat membajak sebuah taksi tak jauh dari TKP. Sopir taksi lalu diturunkan tak jauh dari kantor polisi sekitar Neudorf, Strasbourg. Dari penuturan sopir taksi, pelaku mengalami luka tembak di kaki kirinya. Tak lama kemudian, polisi merilis foto pelaku penyerangan di televisi. Sejumlah media Perancis menyebut nama Cherif C. Diduga pria itu memiliki hubungan khusus dengan Amedy Coulibaly, salah seorang teroris yang ikut membantai jurnalis Charlie Hebdo, Januari 2015 silam. Sejumlah granat ditemukan dalam razia di apartemen tersangka. Sejumlah tim kejaksaan anti terorisme Prancis sudah diterjunkan ke TKP. Dalam konferensi pers kemarin, Walikota Strasbourg, Roland Ries, pemerintah akan menutup pasar Natal mulai Rabu (12/12) hingga kondisi di rasa aman. \"Bendera diturunkan menjadi setengah tiang di balai kota setempat,\" katanya. Untuk kedua kalinya, kota ini mengalami level waspada. Seminggu yang lalu, pihak berwenang melakukan patroli malam setelah gelombang protes jaket kuning anti kenaikan BBM menyebar ke seluruh Perancis. (fin/tgr)
Pasar Natal di Prancis Diserang, 3 Tewas, 13 Terluka
Jumat 14-12-2018,02:02 WIB
Reporter : Husain Ali
Editor : Husain Ali
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Sabtu 24-10-2026,18:35 WIB
G-Shock GAC-2500 Lebih Ringan, GMC-2500 Lebih Mewah, Keduanya Punya Jarum Magnetik dan Ketahanan Air 20 Bar
Sabtu 24-10-2026,18:00 WIB
3 Rekomendasi Mobil Keluarga Bekas Irit BBM, Cocok untuk Harian, Tahan Perjalanan Jauh, dan Anti Capek
Sabtu 24-10-2026,15:04 WIB
Oppo Pad Mini Hadir dengan Layar Matte, Sensasi Menulis Mirip Kertas, dan Refresh Rate 144Hz
Sabtu 24-10-2026,12:34 WIB
Mengenal Tenun Gadod: Kain Tradisional Nunukbaru yang Bertahan Ratusan Tahun di Tengah Modernisasi
Sabtu 24-10-2026,19:00 WIB
Kebakaran Truk Ekspedisi di Tol Kanci-Pejagan, Dua Kru Berhasil Selamat
Terkini
Minggu 25-10-2026,11:05 WIB
Naturalisasi Taisei Marukawa Makin Dekat, 5 Pemain Timnas Indonesia Hadapi Ancaman Persaingan Baru
Minggu 25-10-2026,11:03 WIB
Ngopi Sore Sambil Lihat Hamparan Sawah? Ini 5 Tempat Nongkrong di Kuningan yang Bisa Kamu Coba
Minggu 25-10-2026,10:49 WIB
Baterai HP Cepat Habis dan Drop? Ubah 7 Kebiasaan Ini agar Lebih Awet
Minggu 25-10-2026,10:41 WIB
Bosan Nongkrong di Kota? Ini 5 Cafe Bernuansa Sawah dan Pegunungan di Kuningan yang Bikin Betah
Minggu 25-10-2026,10:32 WIB