BANDUNG-Rencana besar Pemerintah Provinsi Jawa Barat dalam menciptakan segitiga kawasan pertumbuhan baru di Cirebon, Majalengka (Kertajati) dan Subang (Patimban) atau Segitiga Rebana, mendapat apresiasi dari parlemen. Namun, harus diimbangi dengan kelengkapan dokumen dan tersosialisasi dengan baik kepada masyarakat. Menurut anggota DPRD Provinsi Jawa Barat, Yunandar Eka Perwira, Segitiga Rebana secara aturan sebenarnya masih parsial karena secara keseluruhan belum tertuang dalam Peraturan Daerah (Perda) Provinsi Jawa Barat Nomor 20 Tahun 2010 tentang Tata Ruang dan Tata Wilayah Jawa Barat Tahun 2009-2029. “Kalau untuk Cirebon, ada pengembangan kawasan metropolitan Cirebon Raya. Itu dalam satu dokumen sendiri. Kemudian, untuk Kertajati ada sebagian di RPJMD masuk kedalam kawasan strategis provinsi. Dan, untuk Patimban hanya baru masuk di RPJMD, tapi di dalam rencana tata ruang dan wilayah belum,” tuturnya. Sehingga, lanjut dia, rencana pengembangan kawasan tersebut untuk saat ini masih bersifat imaginer. “Ini baru titik-titik-titik. Tapi bagaimana mempunyai dampak yang luas, tidak hanya sekadar di tiga titik itu,” imbuhnya. Apalagi, sampai dengan saat ini, pria yang juga masuk kedalam Panitia Khusus (Pansus) VII DPRD Provinsi Jawa Barat ini belum menerima draf perubahan dari Perda Tata Ruang dan Wilayah dari Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Provinsi Jawa Barat. “Kami sih siap-siap saja kalau drafnya sudah ada sih,” tegasnya. Kemudian, Pemerintah Provinsi Jawa Barat harus melakukan sharing kepada seluruh elemen masyarakat di Jawa Barat terkait rencana ini. Sehingga, tiap-tiap elemen akan bergerak dan mempunyai kesadaran untuk ikut serta membantu program ini. “Mimpi ini harus di-sharing ke setiap orang. Sehingga, semuanya punya keinginan untuk berkontribusi. Nah, ini yang tidak terjadi di Jawa Barat, seakan-akan dokumen RPJMD itu sudah jadi, disimpan di Pemerintah Jawa Barat, tidak ada satupun orang di pedesaan yang tahu,” ujarnya. Dalam persoalan pengembangan kawasan Segitiga Rebana, dirinya menilai, Pemerintah Provinsi Jawa Barat harus punya komitmen dalam menempatkan posisinya. Sehingga, terlihat peranan dan fungsinya. “Jadi, kalau pusat punya peranan mengelola pelabuhan, kemudian mengelola bandara. Maka, provinsi ini di mana posisinya dalam menyuport kawasan ini. Apakah membangun kawasan perdagangan atau membangun kawasan pertanian terintegrasi atau mengembangkan pariwisata di Cirebon?” paparnya. Dirinya berharap, kehadiran rencana pengembangan kawasan ini adalah sebuah optimisme baru yang tengah coba dibangun dalam masyarakat jawa barat yang secara kolektif untuk maju dan sejahtera. “Kunci keberhasilan visi dan misi yang wah itu, ketika semua orang tahu memahami itu, dan merasa menjadi bagian dari itu, semua akan bergerak ke arah sana,” pungkasnya. (jun)
Segitiga Rebana Masih Imaginer
Selasa 26-02-2019,20:30 WIB
Reporter : Leni Indarti Hasyim
Editor : Leni Indarti Hasyim
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Senin 27-07-2026,18:12 WIB
Anak Mantan Bupati Cirebon Sunjaya Dilaporkan ke Polisi, Ini Dia Kasusnya
Senin 27-07-2026,15:00 WIB
Mobil Bekas Toyota Terlaris Tahun 2026, Masih Jadi Buruan karena Irit dan Harga Stabil
Senin 27-07-2026,13:56 WIB
Tayang Malam Ini, Live Streaming Indonesia vs Kamboja Piala AFF 2026 Bisa Ditonton Gratis! Begini Caranya
Selasa 28-07-2026,03:45 WIB
Hasil Pertandingan Indonesia VS Kamboja Piala AFF 2026, Tim Asuhan John Herdman Raih 3 Poin Penting
Senin 27-07-2026,13:57 WIB
Skenario Indonesia Juara Piala AFF 2026: Laga Kontra Vietnam Jadi Penentu, Persentase Juara Tinggi!
Terkini
Selasa 28-07-2026,11:30 WIB
Miris! 16 dari 25 Kasus Kekerasan Anak di Kota Cirebon Ternyata Kekerasan Seksual
Selasa 28-07-2026,11:28 WIB
Bingung Cari Cafe 24 Jam di Bandung? Ini 5 Tempat Murah yang Bikin Betah Sampai Pagi
Selasa 28-07-2026,11:09 WIB
Rekomendasi Mobil MPV Bekas 50 Jutaan Paling Laris 2026, Kabin Luas, Muat 7 Penumpang, Cocok untuk Keluarga
Selasa 28-07-2026,11:06 WIB
Rekomendasi Laptop untuk Mahasiswa yang Masih Worth It di Tahun 2026, Performa Kencang dan Harga Bersahabat
Selasa 28-07-2026,11:03 WIB