CIREBON-Banjir masih menerjang beberapa kecamatan di Kabupaten Cirebon dan Indramayu. Wilayah yang terdampak pun tambah banyak. Selain rumah-rumah warga yang terendam, juga tempat ibadah dan bangunan sekolah. Ada sekolah yang terpaksa meliburkan siswanya. USBN di beberapa sekolah pun terganggu. Di Kabupaten Cirebon, kemarin, banjir menerjang tiga desa di Kecamatan Pabedilan. Yakni Silih Asih, Pabedilan Kulon, dan Tersana. Selain menggenangi ribuan rumah, banjir juga membuat aktivitas pendidikan lumpuh. SMAN 1 Pabedilan sampai harus meliburkan siswanya karena seluruh bagian sekolah nyaris terendam air setinggi 40 sampai 70 cm. Banjir sendiri terjadi akibat debit Sungai Tersana naik drastis setelah hujan turun dengan intensitas tinggi dan dalam waktu lama. Desa paling parah terdampak banjir adalah Desa Silih Asih. Di desa ini sekitar 1.129 rumah warga dan 1.205 kepala keluarga terdampak kejadian banjir. “Dusun Wage paling parah. Ada 757 rumah yang terdampak, satu SD, satu SMA dan 3 musala. Ketinggian air dari 40 sampai 80 cm,” ujar Komandan Pusdalops BPBD Kabupaten Cirebon Faozan yang ditemui di lokasi banjir, Selasa (9/4).
Banjir Masih Menerjang Kabupaten Cirebon dan Indramayu, Sekolah Libur
Rabu 10-04-2019,09:00 WIB
Editor : Dedi Haryadi
Kategori :