WERU– Kepala Disdukcapil H Surkiyah, SSos MM melalui Kepala Bidang Pengembangan dan Pendataan Kependudukan, Syifa Yuliyanto Abadi mengakui, kesadaran masyarakat untuk melakukan perekaman data kartu tanda penduduk elektronik (E-KTP), masih kurang. Rata-rata masyarakat belum begitu paham akan pentingnya pemberlakukan E-KTP. “Padahal tujuan pemerintah pusat membuat EKTP adalah untuk mencegah terjadinya pemalsuan data kependudukan yang sering kali ditemukan di lingkungan masyarakat,” ujar dia, kepada Radar, Kamis (30/5). Syifa mengungkapkan, dari target 1,4 juta E-KTP baru 1,1 juta warga yang melakukan perekaman. Sedikitnya, sekitar 300 ribu masyarakat belum melakukan perekaman data. Padahal sesuai dengan surat edaran Mentri Dalam Negeri pada tahun 2014 menyatakan bahwa segala sesuatu yang menyangkut identitas kependudukan itu harus berdasarkan EKTP. Bahkan, lanjut Syifa pada bulan Agustus 2013 KTP regular sudah tidak berlaku lagi. “Nah oleh karena itu, kami mengejar target E-KTP,” terang Syifa. Untuk mengejar target tersebut, pihaknya akan melakukan perekaman dengan E-KTP mobile, di mana Disdukcapil menyisir masyarakat yang belum melakukan perekaman data E-KTP. “Sementara ini kami baru terpusat di kecamatan maupun di desa-desa, tetapi nantinya kami akan bekerja sama dengan pihak pendidikan, untuk mengajak siswa membuat E-KTP atau pemilik pemula,” terangnya. Terkait lambannya distribusi E-KTP, Syifa mengusulkan agar pencetakan, dan penggandaan blangko E-KTP ada di daerah. Sehingga, mana kala ada masyarakat yang belum ter-cover, bisa segera diselesaikan. “Kalau sudah di daerah E-KTP dalam sehari juga sudah jadi, tapi kalau masih dipusat sampai kapan pun akan tetap lama,” tandasnya. Meski pun E-KTP ditangani oleh pusat melalui korwil di setiap daerah, lanjut dia, nyatanya tetap saja tidak memberikan solusi. Selain dari target penyelesaian EKTP, ada hal–hal yang kurang dipersiapkan oleh pusat. “Satu E-KTP satu Identitas, dengan kondisi itu maka harus ada alat pembaca yakni card reader, tapi nyatanya pas E-KTP sudah, alat pembacanya belum ada,” tuturnya. (sam)
Agustus, KTP Regular Tak Berlaku
Jumat 31-05-2013,08:09 WIB
Reporter : Dedi Darmawan
Editor : Dedi Darmawan
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Minggu 26-07-2026,05:28 WIB
Toyota Innova Punya Saingan Serius, Ini 5 Mobil Bekas dengan Fitur Premium Kabin Lega & Harga Lebih Bersahabat
Minggu 26-07-2026,02:14 WIB
Retreat Kades di Kuningan: Kanit Tipidkor Polres Bongkar Celah Rawan Korupsi
Minggu 26-07-2026,12:32 WIB
Cari SUV Toyota Murah Ini 7 Fortuner Bekas Rp100 Jutaan yang Masih Gagah, Tangguh, Nyaman dan Siap Harian
Minggu 26-07-2026,16:24 WIB
Daftar Mobil Bekas 50 Juta Terbaru Tahun 2026, Mesin Bandel, Cocok untuk Harian hingga Keluarga Kecil
Minggu 26-07-2026,08:37 WIB
Ramah di Kantong dan Punya Jaringan Servis Luas, Ini 5 Mobil Bekas di Bawah 100 Juta Masih Bagus Layak Beli
Terkini
Minggu 26-07-2026,23:16 WIB
Terkuak! Begini Kronologi Kematian Sutrimo, Penjaga Rumah Eks Jampidsus Febrie
Minggu 26-07-2026,22:00 WIB
Update! HP Rp2-3 Jutaan Tahun 2026 Makin Gahar, Ada yang Layar 144Hz dan Baterai 7.000mAh
Minggu 26-07-2026,21:00 WIB
Ngeri! 104 Orang Tewas, 378 Pengendara Masih Nekat Langgar Aturan di Cirebon Timur
Minggu 26-07-2026,20:12 WIB
300 Lebih Peserta Ambil Bagian di Turnamen Padel Surya Open 2026, Terbesar di Cirebon
Minggu 26-07-2026,20:00 WIB