BANDUNG – Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Barat menjamin semua anak mendapatkan hak pendidikan yang sama. Termasuk siswa Keluarga Ekonomi Tidak Mampu (KETM) yang tidak diterima dalam Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) 2019. Kepala Dinas Pendidikan Jawa Barat, Dewi Sartika menyatakan bahwa siswa KETM yang gagal dalam PPDB akan dibebaskan dari iuran bulanan dan sumbangan pendidikan di sekolah swasta. Keputusan tersebut, kata dia, sesuai dengan instruksi Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil. “Instruksi dari Pak Gubernur, memastikan dan menyampaikan bahwa siswa-siswi yang mendaftar lewat PPDB berasal dari KETM, apabila tidak keterima di SMA negeri, dipastikan bisa bersekolah di swasta,” katanya di kantor Ombudsman Jawa Barat, Bandung, kemarin (28/6). Dewi menyebutkan, ada sekisar 49.000 siswa yang mendaftar PPDB via jalur zonasi KETM. Namun, hanya sekisar 42.000 siswa KETM yang masuk SMA negeri. “Dengan begitu, ada sekisar 7.000 siswa KETM yang bersekolah di SMA swasta,” sebutnya. Data ini, lanjut dia, menjadi acuan Pemerintah Provinsi Jawa Barat dalam merancang anggaran. Dia pun memastikan bahwa anggaran untuk siswa KETM sudah disiapkan. “Siswa KETM yang tidak diterima harus segera daftar ke SMA/SMK/SLB swasta yang disesuaikan dengan domisili serta minatnya. Kita akan menyubsidi biayanya,” imbuhnya. Dijelaskan, mereka waktu daftar harus dibuktikan dengan nomor pendaftaran pada saat PPDB. “Nanti, mereka masuk untuk sekolah diberikan subsidi untuk pemenuhan iuran peserta didik baru. Iuran per bulan juga ditanggung karena sudah di-cover oleh Pemdaprov Jawa Bara,” jelasnya. Selain itu, Dewi Sartika mengatakan bahwa pihaknya telah berkoordinasi dengan Badan Musyawarah Perguruan Swasta (BMPS) jauh-jauh hari soal membebaskan biaya sekolah untuk siswa KETM di SMA/SMK/SLB Swasta. Hal itu dilakukan karena daya tampung SMA/SMK/SLB negeri di Jawa Barat terbatas. “Jadi, kerja sama awalnya sebelum PPDB dilakukan. Sejak pendaftaran kita sudah melakukan koordinasi dengan BMPS. Jika ada siswa KETM tidak tertampung dalam SMA/SMK/SLB negeri, mereka siap menampung dan ingin menyelenggarakan pendidikan bermutu,” katanya. Oleh karena itu, orang tua siswa KETM tidak perlu risau apabila anaknya tak diterima di sekolah negeri dalam PPDB. Sebab, kata dia, Pemdaprov Jawa Barat siap menanggung dan menjamin hak anak untuk mendapatkan pendidikan. \"Anak-anak ekonomi tidak mampu harus sekolah. Inilah yang kita harapkan, yaitu sebanyak mungkin anak-anak harus sekolah dan menjadi juara,” tutupnya. (jun)
Siswa KTEM Tak Lolos PPDB, Dibebaskan SPP Bulanan
Sabtu 29-06-2019,16:00 WIB
Reporter : Leni Indarti Hasyim
Editor : Leni Indarti Hasyim
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Senin 01-06-2026,09:45 WIB
Innalillahi Wainnailaihi Rajiun, KH Adib Rofiuddin Izza Sesepuh Pondok Buntet Pesantren Cirebon Wafat
Senin 01-06-2026,12:47 WIB
Kapolri, Ketua MPR, Ketua PBNU Lepas Jenazah KH Adib Rofiuddin Izza
Senin 01-06-2026,04:47 WIB
6 Shio Paling Cuan Juni 2026, Rezeki Mengalir Deras dan Peluang Usaha Makin Terbuka Lebar
Minggu 31-05-2026,22:00 WIB
Kamera Samsung A07 5G Jadi Sorotan, Ini Alasan HP Murah Samsung Viral di Indonesia
Senin 01-06-2026,15:56 WIB
Suasana Jelang Pemakaman KH Adib Rofiuddin Izza, Kapolda hingga Tokoh Nasional Berdatangan
Terkini
Senin 01-06-2026,20:04 WIB
Hari Lahir Pancasila 2026, Danrem 063 SGJ Tegaskan Pentingnya Menjaga Persatuan Bangsa
Senin 01-06-2026,19:35 WIB
Di Hari Lahir Pancasila, Bupati Imron Tegaskan Pentingnya Menjaga Kerukunan di Tengah Keberagaman
Senin 01-06-2026,19:00 WIB
Ribuan Pelayat Antar KH Adib Rofiuddin Izza ke Peristirahatan Terakhir, Tokoh Nasional Turut Berduka
Senin 01-06-2026,18:34 WIB
Wafatnya KH Adib Rofiuddin Izza, Gus Yahya: Saya Seperti Kehilangan Orang Tua Sendiri
Senin 01-06-2026,18:17 WIB