Perkembangan Terbaru di Amerika Serikat, Muncul Desakan Anggaran Polisi Dipangkas

Kamis 11-06-2020,05:30 WIB
Reporter : Husain Ali
Editor : Husain Ali

\"Kita perlu melihat bagaimana anggaran itu dipakai dan banyak berinvestasi untuk masyarakat,\" tambah dia.

Namun, wakil rakyat Minnesota dari Partai Demokrat, Ilhan Omar, Minggu lalu (5/6) mendesak agar Kepolisian Minneapolis ditutup.

Lewat unggahannya di Twitter, ia mengatakan langkah itu \"melampaui reformasi\" kepolisian.

Minnesota merupakan negara bagian yang menaungi Kota Minneapolis, lokasi awal aksi massa di AS yang memprotes tewasnya seorang warga kulit hitam, George Floyd, setelah disiksa oleh seorang polisi.

Wali kota Minneapolis, Jacob Frey, menerima cemooh dari pengunjuk rasa, Sabtu (6/6) saat ia menyatakan dirinya menolak permintaan mengurangi anggaran kepolisian setempat.

Presiden AS Donald Trump menggunakan isu anggaran itu untuk menyerang rivalnya dari Partai Demokrat sekaligus mantan wakil presiden, Joe Biden.

\"Joe Biden yang tertidur dan Partai Demokrat yang radikal kiri ingin \'MENGURANGI ANGGARAN KEPOLISIAN\',\" kata Trump lewat status yang diunggah di Twitter.

\"Saya justru menginginkan PENEGAK HUKUM yang digaji dengan cukup. Saya menghendaki adanya HUKUM & KETERTIBAN!\" demikian isi unggahan Trump.

2

Juru bicara kampanye Biden menolak mengomentari cuitan Trump. Biden telah berjanji mereformasi sistem keadilan di AS sebelum adanya gelombang aksi massa.

Janji itu meliputi rencana meningkatkan kapasitas penyelidikan kekerasan yang dilakukan polisi oleh Kementerian Hukum AS dan meningkatkan anggaran untuk mempererat ikatan antara polisi dan anggota masyarakat. (Reuters/antara/jpnn)

Tags :
Kategori :

Terkait