Camat Sukagumiwang Inisiasi Program Bank Sampah di Sekolah untuk Wujudkan Lingkungan Bersih
Camat Sukagumiwang, Moh Mulya Setiawan saat menyampaikan gagasan program Bank Sampah di sekolah saat rakor lintas sektoral tingkat Kecamatan Sukagumiwang, Senin (8/6/2026).-Anang Syahroni-radarcirebon
INDRAMAYU, RADARINDRAMAYU.ID – Sebagai upaya untuk mewujudkan lingkungan yang bersih terbebas dari sampah yang tidak hanya dimulai dari lingkungan keluarga, namun juga dari lingkungan sekolah. Pemerintah Kecamatan (Pemcam) Sukagumiwang inisiasi program Bank Sampah di sekolah.
Hal itu disampaikan Camat Sukagumiwang, Moh Mulya Setiawan, dalam rapat koordinasi lintas sektoral seusai apel tingkat Kecamatan yang bertempat di Desa Gunungsari, Senin (8/6/2026).
Mulya Setiawan mengungkapkan rakor tersebut difokuskan pada pembahasan kondisi sarana dan prasarana di wilayah Kecamatan Sukagumiwang yang memerlukan perbaikan, mulai dari jalan desa hingga jalan kabupaten, serta penguatan program lingkungan melalui inisiasi Bank Sampah di lingkungan sekolah.
“Koordinasi lintas sektor ini sangat penting ya dalam mengidentifikasi dan menyelesaikan berbagai persoalan pembangunan yang dihadapi masyarakat,” ujarnya.
BACA JUGA:Sertifikasi Aset Tanah Pemkab Cirebon Baru 37,6 Persen, Ribuan Bidang Belum Tuntas
Menurut Mulya Setiawan, keberhasilan pembangunan daerah tidak hanya bergantung pada pemerintah kecamatan, tetapi juga memerlukan sinergi antara pemerintah desa, instansi teknis, lembaga pendidikan, dan seluruh pemangku kepentingan.
Salah satu agenda utama yang menjadi pembahasan dalam rapat tersebut adalah kondisi infrastruktur jalan yang menjadi akses utama mobilitas masyarakat. Berbagai usulan dan laporan terkait ruas jalan desa maupun jalan kabupaten yang mengalami kerusakan disampaikan oleh para kuwu dan peserta rapat untuk selanjutnya menjadi bahan koordinasi dengan instansi terkait guna memperoleh penanganan yang tepat.
“Infrastruktur yang memadai memiliki peran strategis dalam mendukung aktivitas ekonomi, pendidikan, pelayanan publik, serta konektivitas antar wilayah. Oleh karena itu, pendataan dan pelaporan kondisi jalan yang membutuhkan perbaikan harus dilakukan secara akurat agar dapat menjadi dasar dalam penyusunan prioritas pembangunan,” jelas dia.
Selain membahas infrastruktur, Mulya Setiawan mengungkapkan pihaknya juga mengangkat isu pengelolaan lingkungan melalui rencana pengembangan program bank sampah di satuan pendidikan. Program tersebut diinisiasi sebagai upaya membangun kesadaran lingkungan sejak dini sekaligus mendorong terciptanya budaya hidup bersih dan pengelolaan sampah yang berkelanjutan di kalangan pelajar.
BACA JUGA:Angkot Cirebon Masih Bertahan, Sopir Keluhkan Sepinya Penumpang
Melalui program ini, dikatakan Mulya Setiawan sekolah diharapkan tidak hanya menjadi pusat pendidikan akademik, tetapi juga menjadi sarana pembentukan karakter peduli lingkungan. Siswa akan didorong untuk memilah sampah sesuai jenisnya, mengelola sampah yang memiliki nilai ekonomi, serta berpartisipasi aktif dalam menjaga kebersihan lingkungan sekolah dan sekitarnya.
“Alhamdulillah tadi pihak sekolah yang hadir menyambut baik gagasan ini, Mereka juga menilai program bank sampah dapat menjadi media pembelajaran praktis yang mengajarkan nilai tanggung jawab, disiplin, serta kepedulian terhadap lingkungan kepada peserta didik,” ujarnya.
Pemerintah Kecamatan Sukagumiwang menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat koordinasi dengan seluruh unsur pemerintahan dan pemangku kepentingan dalam mewujudkan pembangunan yang berkelanjutan, lingkungan yang lebih bersih, serta pelayanan publik yang semakin optimal bagi masyarakat. (oni)
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:

