Wisata Dadakan di Indramayu, Tempat Liburan Murah Favorit Keluarga Saat Libur Sekolah
Wisata Dadakan di Indramayu hadir di irigasi Desa Kliwed. Cukup bayar parkir Rp2.000, pengunjung bisa menikmati wisata air sekaligus mendukung UMKM lokal.-Anang Syahroni-Radarcirebon.com
RADARCIREBON.COM – Fenomena unik terjadi di Kabupaten Indramayu. Sebuah saluran irigasi yang selama ini berfungsi sebagai pengairan sawah, kini menjelma menjadi destinasi wisata alternatif yang ramai dikunjungi warga saat musim libur sekolah.
Lokasi tersebut berada di Desa Kliwed, Kecamatan Kertasemaya, Kabupaten Indramayu.
Setiap sore, terutama mulai pukul 14.00 WIB, kawasan irigasi yang berada tidak jauh dari Balai Desa Kliwed dipadati pengunjung.
Anak-anak tampak antusias bermain air, sementara para orang tua menikmati suasana rindang sambil mengawasi buah hati mereka.
BACA JUGA:Kasus Fake GPS Terus Bergulir, Ratusan ASN Kabupaten Cirebon Terancam Sanksi
BACA JUGA:Dana Desa Berkurang, Pembangunan Infrastruktur di Desa Terancam Mandek
Wisata Dadakan di Indramayu ini menjadi pilihan menarik bagi masyarakat yang ingin menghabiskan waktu bersama keluarga tanpa harus mengeluarkan biaya besar.
Pengunjung bahkan tidak dikenakan tiket masuk. Mereka hanya membayar biaya parkir kendaraan sebesar Rp2.000.
Selain menawarkan hiburan murah, keberadaan wisata air tersebut juga memberikan dampak positif bagi perekonomian masyarakat sekitar.
Sejumlah pelaku UMKM memanfaatkan ramainya pengunjung dengan membuka lapak makanan, minuman hingga jajanan khas di sekitar lokasi.
Ketua Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Desa Kliwed, Hery Susanto, menjelaskan bahwa kawasan tersebut pada dasarnya merupakan saluran irigasi yang mengalirkan air dari Sungai Sindupraja menuju area persawahan.
Meski kini dimanfaatkan sebagai tempat rekreasi, fungsi utama saluran irigasi tetap dipertahankan dan tidak terganggu.
Menurut Hery, penataan kawasan tersebut bukan dilakukan secara instan. Persiapan telah dimulai sekitar dua tahun lalu melalui program penghijauan dan penataan lingkungan yang melibatkan para pemuda desa.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:

