Daya Motor

5 Wilayah di Indramayu Terancam Kekeringan, BPBD Siapkan Distribusi Air Bersih Hadapi Super El Nino 2026

5 Wilayah di Indramayu Terancam Kekeringan, BPBD Siapkan Distribusi Air Bersih Hadapi Super El Nino 2026

BPBD mengungkap 5 wilayah di Indramayu terancam kekeringan akibat Super El Nino 2026. Distribusi air bersih dan status siaga darurat disiapkan. Ilustrasi foto-Freepik-

RADARCIREBON.COM – Ancaman musim kemarau panjang akibat fenomena Super El Nino mulai menjadi perhatian serius Pemerintah Kabupaten Indramayu

Kondisi cuaca ekstrem yang diperkirakan berlangsung pada 2026 berpotensi memicu krisis air bersih dan mengganggu sektor pertanian di sejumlah wilayah.

Menghadapi situasi tersebut, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Indramayu telah menyiapkan berbagai strategi mitigasi. 

Langkah ini dilakukan sebagai upaya meminimalkan dampak kekeringan yang diperkirakan terjadi pada puncak musim kemarau, terutama pada periode Juli hingga September 2026.

BACA JUGA:Penyelidikan Tunjangan DPRD Kuningan Berlanjut, Dua Pejabat Pemkab Jalani Pemeriksaan

Berdasarkan pemetaan BPBD, terdapat 5 wilayah di Indramayu terancam kekeringan apabila musim kemarau berlangsung lebih lama dari biasanya. 

Daerah-daerah tersebut menjadi prioritas pengawasan sekaligus sasaran utama penanganan apabila kondisi darurat benar-benar terjadi.

Lima Wilayah Rawan Kekeringan

Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Indramayu, Dadang Oce Iskandar, melalui Kepala Bidang Pencegahan dan Kesiapsiagaan (PK), Achmad Hidayat, menjelaskan bahwa pihaknya telah memetakan wilayah yang selama ini paling rentan mengalami kekurangan air saat musim kemarau.

BACA JUGA:Kemarahan Pelatih Mesir Hossam Hassan Pecah, Tuding Piala Dunia 2026 Diatur demi Messi

BACA JUGA:Semester I, Investasi di Kota Cirebon Lampaui Target Tembus Rp3,2 Triliun dari Target Rp2 Triliun

Lima wilayah yang masuk kategori rawan tersebut meliputi:

• Desa Krangkeng

• Desa Terisi

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber:

Berita Terkait