Warung 24 Jam Didatangi Puluhan Warga, Polisi Amankan Pelaku Penganiayaan

Warung 24 Jam Didatangi Puluhan Warga, Polisi Amankan Pelaku Penganiayaan

Sebuah warung di Jalan Lohbener–Indramayu dijaga ketat oleh polisi setelah insiden penganiayaan yang dilakukan penjaga warung terhadap salah satu warga setempat.-Ist-Radarcirebon.com

RADARCIREBON.COM – Puluhan warga Desa Rambatan Kulon, Kecamatan Sindang, mendatangi sebuah warung yang buka selama 24 jam pada Rabu (23/9/2026) sore.

Kedatangan warga dipicu dugaan penganiayaan yang dilakukan penjaga warung terhadap salah seorang warga. Korban disebut mengalami luka pada bagian kaki.

Situasi di sekitar warung masih mendapat pengamanan dari aparat kepolisian hingga Kamis (24/9/2026). 

Polisi tetap berjaga untuk mencegah terjadinya gangguan keamanan sekaligus menjaga situasi tetap kondusif.

BACA JUGA:OPPO Find Series vs HP Flagship Lain, Ini Perbandingan Kamera dan Desainnya

BACA JUGA:Fakta-fakta Istri Dokter Ditemukan Tewas di Cirebon, Polisi Ungkap Temuan Awal

Sementara itu, terduga pelaku telah diamankan. Saat ini, yang bersangkutan menjalani pemeriksaan oleh Satreskrim Polres Indramayu untuk mengungkap secara utuh rangkaian kejadian tersebut.

Kapolres Indramayu Jamin Proses Hukum Transparan

Kapolres Indramayu AKBP Prianggo menegaskan, pihaknya menjamin proses penegakan hukum terhadap perkara tersebut berjalan secara profesional, objektif, dan sesuai ketentuan yang berlaku.

“Berkaitan dengan kejadian di warung itu, saya selaku Kapolres Indramayu menjamin proses penegakan hukum dilaksanakan secara profesional dan sesuai dengan ketentuan hukum,” kata Prianggo, Kamis (24/9/2026).

BACA JUGA:PSI Sebut Gugatan Ijazah Gibran Manuver Tidak Beradab, Singgung Nasib Kaesang dan Jan Ethes

Menurut dia, Satreskrim Polres Indramayu masih memeriksa sejumlah pihak yang berkaitan dengan perkara tersebut. 

Polisi juga mendalami keterangan saksi dan bukti yang telah ditemukan.

Langkah tersebut dilakukan untuk memperoleh gambaran lengkap mengenai kronologi dan rangkaian peristiwa yang terjadi.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber:

Berita Terkait