Bakar Sampah Picu Kebakaran Rumah Warga Indramayu
Rumah warga di Haurgeulis Indramayu terbakar diduga akibat api pembakaran sampah yang merembet. Kerugian ditaksir mencapai Rp25 juta.-Anang Syahroni-Radarcirebon.com
Kondisi lingkungan yang kering akibat musim kemarau serta hembusan angin cukup kencang membuat api mudah merambat.
BACA JUGA:Tampilan Makin Berani, CRF1100L Africa Twin Siap Temani Petualangan
BACA JUGA:Surat Terbuka, Malaysia vs Singapura Dicurigai, FIFA Diminta Menyelidiki
Api kemudian mencapai bangunan rumah hingga membakar sebagian bagian rumah.
“Diduga api dari pembakaran sampah itu merembet ke rumah dan api membesar hingga membakar bagian rumah,” tuturnya.
Damkar Indramayu Kembali Ingatkan Bahaya Bakar Sampah
Kabid Damkar pada Satpol PP dan Damkar Indramayu, Jajat Wibisono, kembali mengingatkan masyarakat agar tidak membakar sampah atau rumput kering secara sembarangan.
Menurut Jajat, pembakaran tanpa pengawasan dapat menjadi sumber kebakaran, terlebih ketika kondisi lingkungan sedang kering.
Ia meminta warga tidak menganggap sepele aktivitas membakar sampah, terutama di sekitar permukiman.
“Kita sudah sering ingatkan, tapi ya ada lagi, bakar sampah merembet ke rumah. Untuk itu sekali lagi kita imbau dan minta kepada seluruh warga jangan bakar sampah secara sembarangan,” tukasnya.
Warga Diminta Waspada Saat Musim Kemarau
Masyarakat diminta meningkatkan kewaspadaan selama musim kemarau.
Aktivitas yang melibatkan api sebaiknya tidak dilakukan di lokasi yang berdekatan dengan bangunan rumah, lahan kering, maupun material yang mudah terbakar.
Ada beberapa hal yang perlu diperhatikan warga untuk mencegah kebakaran akibat pembakaran sampah:
1. Hindari membakar sampah di dekat rumah.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:

