Daya Motor

Warung Kelontong di Haurgeulis Terbakar Akibat Bensin Tersambar Api Kompor, Kerugian Capai Rp30 Juta

Warung Kelontong di Haurgeulis Terbakar Akibat Bensin Tersambar Api Kompor, Kerugian Capai Rp30 Juta

Petugas Damkar Indramayu memastikan tidak ada percikan api di dalam warung setelah kebakaran, Senin (25/5/2026).-Anang Syahroni-radarcirebon

INDRAMAYU, RADARCIREBON.COM – Diduga karena sambaran api kompor saat mengisi bensin kebotol untuk berjualan, sebuah warung kelontong di Jalan Ismaya, Blok 09, Rt008 Rw004, Desa Karangtumaritis, Kecamatan Haurgeulis terbakar, Senin (25/5/2026) akibat insiden tersebut pemilik alami kerugian yang mencapai Rp 30 juta.

Berdasarkan data yang berhasil dihimpun, peristiwa kebakaran tersebut bermula ketika istri pemilik warung kelontong sedang memasak didalam warungnya, sedangkan pemilik warung atas nama Rasa tengah mengisi botol dengan bensin untuk kembali dijual secara eceran.

“Jarak antara aktivitas istri memasak dengan suaminya yange ngisi botol-botol dengan bensin sekitar 5 meteran, saat aktivitas mengisi bensin inilah api langsung menyambar,” terang Kabid Damkar, Jajat Wibisono.

Sambaran api ke bensin yang merupakan cairan mudah terbakar itu, langsung membuat api membesar dan membakar bagunan warung beserta isinya.

BACA JUGA:Pertamina Patra Niaga Klarifikasi Isu Larangan Pertalite untuk Kendaraan Tertentu Mulai 1 Juni 2026 'Hoaks'

BACA JUGA:PT Pertamina Trans Kontinental Catat Prestasi di Ajang Indonesia CSR Brand Equity Awards 2026

Jajat menyebut petugas Damkar Pos Unit Patrol yang menerima laporan sekitar pukul 08.55 WIB langsung bergegas langsung menuju lokasi warung yang terbakar untuk melakukan penanganan cepat memadamkan api.

Sedangkan pemilik warung bersama istrinya berhasil menyelamatkan diri, dan memintanya pertolongan kepada warga. Warga mendengar terikat tersebut segera melakukan upaya pemadaman.

“Alhamdulillah berkat kesigapan warga yang gotong royong membantu pemadaman akhir api bisa padam ke sekitar pukul 09.55 WIB, petugas kami juga pastikan api benar-benar padam, korban jiwa nihil hanya kerugian materil saja diperkirakan capai Rp 30 juta,” terang Jajat. (oni)

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber:

Berita Terkait