Daya Motor

Kronologi Tukang Becak Meninggal Mendadak di Jalan Kutagara Cirebon, Polisi Bergerak Cepat

Kronologi Tukang Becak Meninggal Mendadak di Jalan Kutagara Cirebon, Polisi Bergerak Cepat

Seorang tukang becak ditemukan meninggal dunia di atas becaknya pada Rabu 24 Juni 2026 sore. Peristiwa ini terjadi di Jalan Kutagara, RT 01 RW 03 Pulasaren Barat sekitar pukul 16.15 WIB.-Humas Polres Cirebon Kota -

CIREBON, RADARCIREBON.COM – Warga Kelurahan Pulasaren, Kecamatan Pekalipan, Kota CIREBON, digegerkan dengan seorang tukang becak yang ditemukan meninggal dunia di atas becaknya pada Rabu 24 Juni 2026 sore. 

Peristiwa tersebut terjadi di Jalan Kutagara, RT 01 RW 03 Pulasaren Barat sekitar pukul 16.15 WIB.

Mendapat laporan dari masyarakat, jajaran Polres Cirebon Kota bersama Polsek Cirebon Selatan Timur, Tim Inafis, dan Tim Medis 119 langsung bergerak ke lokasi untuk melakukan penanganan. 

BACA JUGA:Pria Tenggelam di Sungai Sindupraja Indramayu, Ditemukan Mengambang Sejauh 1,5 Kilometer

Petugas segera mengamankan area kejadian, mengumpulkan keterangan saksi, serta melakukan pemeriksaan awal terhadap korban.

Kapolsek Cirebon Selatan Timur AKP Juntar Hutasoit SH mengatakan pihaknya merespons cepat laporan warga guna memastikan penanganan dilakukan sesuai prosedur. 

Selain mengamankan lokasi, petugas juga melakukan identifikasi korban dan meminta keterangan sejumlah saksi yang berada di sekitar tempat kejadian.

Korban diketahui berinisial M (67), seorang tukang becak asal Desa Garawangi, Kecamatan Garawangi, Kabupaten Kuningan. 

Dari hasil identifikasi awal, korban diduga meninggal dunia akibat riwayat penyakit yang telah lama dideritanya.

BACA JUGA:2 Calon Manajer Kopdes Merah Putih Meninggal Dunia saat Latsarmil, Kemhan Ungkap Penyebab dan Lakukan Evaluasi

Di lokasi kejadian, petugas juga menemukan sejumlah obat-obatan yang disimpan di dalam saku korban. 

Temuan tersebut semakin menguatkan dugaan bahwa korban memiliki riwayat gangguan kesehatan sebelum meninggal dunia.

Salah seorang saksi, Sakir (53), pemilik bengkel tambal ban yang berada tidak jauh dari lokasi, mengaku sempat berbincang dengan korban sekitar pukul 15.45 WIB. Saat itu korban mengeluhkan rasa sakit pada bagian ulu hati.

Menurut Sakir, dirinya sempat menyarankan korban untuk meminum air hangat agar kondisinya membaik. 

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: reportase

Berita Terkait